Home / Kota Palopo

Jumat, 18 Juli 2025 - 14:08 WIB

Pengabdian Masyarakat Prodi S3 Kesmas UMB, Beri Edukasi Kesehatan Anak SLB dan Nelayan

PALOPO, PAMORNEWS –Program Studi (Prodi) S3 Kesehatan Masyarakat (Kesmas) menginisiasi kegiatan Edukasi Kesehatan bagi anak berkebutuhan khusus di SLB dan masyarakat yang berprofesi nelayan di Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, Jumat 18 Juli 2025. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat berkolaborasi dengan Komda PGPKT Palopo (Komite Nasional Penanggulangan Gangguan Pendengaran & Ketulian).

Diketahui Komda PGPKT Palopo sebagai leading sector dalam penanganan penyakit pendengaran ini untuk membantu WHO dalam penurunan angka gangguan pendengaran pada masyarakat. Agar kegiatan ini bisa lebih besar lagi maka dibangunlah kolaborasi dengan semua pihak seperti Pemerintah Kota Palopo, TP-PKK, Dinas Perikanan, BPJS Tenaga Kerja, Bank Muamalat serta sejumlah Dokter Spesialis. Selain penyuluhan pencegahan gangguan ketulian dan perilaku hidup sehat juga dilakukan skrining kesehatan bagi anak berkebutuhan khusus yang dipusatkan di SLB serta kelompok nelayan di Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, Jumat 18 Juli 2025. Disela sela kegiatan ini juga dilakukan pembagian bingkisan sembako kepada masyarakat.

Ketua KOMDA PGPKT Kota Palopo, Ny. Hj. Isnada Firmanza, memberikan apresiasi kepada Universitas Mega Buana Kota Palopo terkait diinisiasinya kegiatan ini. UMB Palopo tidak hanya sebagai inisiator namun juga mendukung kehadiran tenaga medis. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Universitas Mega Buana Palopo atas inisiasinya. Kehadiran UMB Palopo disini, tentu harapan kami kolaborasi ini akan terus terjalin kedepan dan memberikan manfaat yang besar,”ujarnya.

Baca juga  Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 h

Sementara itu, Rektor Universitas Mega Buana Palopo melalui Ketua Program Studi S3 Kesehatan Masyarakat, Prof. Dr. Azniah, SKM., M.Kes menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bagian dari perwujudan visi misi serta upaya Universitas Mega Buana Palopo dalam memberikan dampak yang lebih luas kepada masyarakat. Dimana selain mahasiswa Prodi S3 kesehatan masyarakat, turut dalam pelaksanaan kegiatan ini juga dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mega Buana Palopo.

Kegiatan ini menurut Prof Azniah Syam diharapkan terus berlanjut yang tidak hanya menitik beratkan satu komunitas tertentu saja, namun juga menyasar komunitas lainnya, dan tentunya Universitas Mega Buana Palopo melalui Program Studi S3 Kesehatan Masyarakat siap berkolaborasi dengan semua pihak dengan harapan akan memberikan manfaat yang lebih besar lagi. “Dan khusus pada hari ini, harapan kita semoga kegiatan ini dapat mengubah perilaku masyarakat dalam upaya mencegah terjadinya gangguan kesehatan,”ucapnya.

Baca juga  Semua Camat se Kota Palopo Dikumpul di Saokotae, Ada Apa?

Pada kesempatan ini juga diberikan bantuan semacam alat pendengaran, serta modul atau buku saku sebagai panduan, “dan karena hari ini sasarannya adalah nelayan jadi tadi itu diberikan juga semacam alat pendengaran,selain itu kita juga memberikan modul atau buku saku sebagai panduan,”ucap Prof Azniah Syam. Ditambahkan dr. Hj. Iin Fatimah Hanis,Sp.,THT, salah seorang mahasiswa Program S3 Kesehatan Masyarakat, hadirnya buku saku ini atas bimbingan dari program studi  sebagai panduan kesehatan pendengaran berbasis kearifan lokal untuk nelayan dan dikeluarkan oleh KOMDA PGPKT KOta Palopo, “Didalamnya ini memuat bagaimana cara nelayan mengenali potensi dan mencegah gangguan yang akan timbul kemudian dan memberikan panduan bagaimana caranya merawat, khususnya dalam merawat telinga untuk mencegah gangguan,”ucapnya.

Diketahui, intervensi program ini dilakukan sebagai upaya kita bersama, sebagaimana kita ketahui sebahagian besar nelayan di palopo menggunakan perahu dengan mesin tempel, “dan jika kita ukur tingkat kebisingannya itu sampai 100 desibel yang tentunya sangat mengganggu pendengaran mereka secara lanjut,”tandasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Kota Palopo

FKJ NUR For Palopo 2024

Kota Palopo

Staf Ahli Kesra menghadiri Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan
- Pj. Wali Kota Palopo, Asrul Sani, SH, M.Si., menghadiri kegiatan latihan bersama panahan Merah Putih se-Kota Palopo, yang diselenggarakan oleh Palopo Horsebow Community (PHC). Kegiatan ini digelar di Islamic Center Archery, Jl. Jendral Sudirman, Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan Kota Palopo, Sabtu (24/08/2024). Adapun tujuan kegiatan ini, untuk memupuk semangat nasionalisme dan mempererat silaturahmi di kalangan masyarakat Kota Palopo, sekaligus memperingati dan memeriahkan HUT ke-79 RI. Dalam sambutannya, Asrul Sani, mengatakan, bahwa olahraga panahan saat ini mulai mendapatkan sambutan yang positif dari semua kalangan masyarakat dan mulai menggeliat perkembangannya, serta mulai digemari oleh banyak anak muda. "Untuk kegiatan panahan bisa dimasukan dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dan para panitia panahan kiranya juga bisa membuat event skala pejabat," kata Asrul Sani. Sementara itu, Ketua PHC, Muchlis Zainuddin, mengatakan, kiranya kegiatan ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet berbakat yang memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan dan pembuktian diri terhadap pembinaan yang telah dilakukan. "Serta mengikuti ajang untuk meraih prestasi ke jenjang yang lebih tinggi. Panahan dapat menjadi hobi yang menyenangkan dan menantang bagi orang-orang dari berbagai latar belakang usia," Ucap Muchlis. Oleh karena itu, Muchlis berharap pelaksanaan latihan bersama panahan yang dilaksanakan ini menjadi magnet atau daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk ikut menggeluti olahraga panahan. "Untuk itu, pengurus klub dan pelatih panahan dan kita semua agar lebih fokus melakukan pembinaan mencari bakat-bakat dan kemampuan dari bibit-bibit unggul daerah yang ada saat ini," pungkasnya. Muchlis menambahkan, PHC merupakan salah satu klub panahan tertua di Kota Palopo yang didirikan pada tahun 2019, dan belum memiliki sarana dan prasarana latihan. "Kami pada saat itu hanya bermodalkan semangat dan berkeyakinan bahwa panahan akan menjadi salah satu olahraga masyarakat di Kota Palopo," lebih lanjut Muchlis. Adapun tempat latihan pertama kali olahraga panahan, diantaranya di Benteng Raya, di Belakang Gedung Kesenian, dan di Lapangan Stadion Lagaligo. "Setelah stadion lagaligo di rehabilitasi, tempat latihan berpindah ke Jl. Dahlia dan Islamic Center yang semuanya masih menumpang di lahan masyarakat," tutup Muchlis. Untuk kategori dan peserta Latber sendiri terdiri dari Junior U-12 sebanyak 23 orang, Junior U-18 sebanyak 15 orang, Senior sebanyak 21 orang, dan beginner sebanyak 24 orang. Peserta tersebut bukan hanya dari Kota Palopo, melainkan juga dari Kabupaten Luwu, dan sejauh ini peserta yang mendaftar mencapai 67 orang . Untuk diketahui, bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, dimulai Sabtu 24 hingga Minggu 25 Agustus 2024. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara dan panahan secara seremonial oleh Pj. Wali Kota Palopo. Turut hadir Kapolres Palopo, Kepala BNN, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palopo, Kabid Dispora dan perwakilan Kampus UMB.

Kota Palopo

Olahraga Memanah Eksis Digemari, PHC Gelar Latber Panahan Merah Putih
Baksos UMB, Operasi Celah Bibir dan Lelangit

Kota Palopo

Baksos UMB, Operasi Celah Bibir dan Lelangit
Hari Terakhir Sebagai Wali Kota Palopo, Asrul Sani Minta ASN Menjaga Netralitas

Kota Palopo

Hari Terakhir Sebagai Wali Kota Palopo, Asrul Sani Minta ASN Menjaga Netralitas

Kota Palopo

Selamat & Sukses Atas Pelantikan Naili Trisal dan Akhmad Syarifuddin sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo

Kota Palopo

Perpecahan Pasca-Pilkada di Palopo: Seruan untuk Rekonsiliasi

Kota Palopo

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Hj.Nurlaili Kaso Nur, S.TP.MP