Home / Uncategorized

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:23 WIB

[​Pena di Tengah Bara] Catatan Hari Pers Nasional dari Tana Luwu

Oleh : [Baso Akhmad]

​HARI ini, saat insan pers di seluruh penjuru negeri merayakan dedikasinya, Tana Luwu tidak sedang dalam suasana yang tenang.
Di tengah deru mesin kendaraan yang terhenti akibat blokade jalan Trans-Sulawesi dan kepulan asap ban yang terbakar dalam aksi tuntutan Provinsi Luwu Raya, peran jurnalisme lokal sedang diuji oleh sejarah.
​

Pers sebagai Penjernih di Tengah Tensi Tinggi
​Gejolak pemekaran bukan sekadar isu birokrasi, melainkan manifestasi harga diri dan harapan masyarakat Luwu.

Namun, di tengah tensi tinggi ini, risiko disinformasi dan provokasi sangatlah besar.
​Verifikasi di Garis Depan: Saat jalanan memanas, tugas pers bukan sekadar melaporkan “siapa yang menutup jalan,” tapi menjelaskan “mengapa mereka berjuang” tanpa harus membakar emosi lebih jauh.

Baca juga  Hj Nurhaenih Hadiri Pengajian Majelis Taklim Kampung Qurani Temmalebba

Menjaga Nalar Publik: Pers harus menjadi pendingin (cooler) ketika narasi di media sosial mulai kehilangan arah dan cenderung memecah belah.

Menjaga Marwah Wija To LuwuPeringatan HPN tahun ini di Tana yang berjuluk Wanua Mappatuo Naewai Alena adalah momentum untuk menegaskan bahwa pena tidak boleh tunduk pada tekanan, namun tidak boleh pula lepas dari etika.

Jurnalis di Luwu Raya memiliki tanggung jawab ganda:
​Menyuarakan aspirasi rakyat terkait pemekaran secara objektif.

​Memastikan informasi yang disampaikan tetap menjaga persatuan dan keamanan warga di sepanjang jalur Trans-Sulawesi.

Baca juga  Beredar Video Pendek, Koh Dennis Ajak Warga Hadiri Tabligh Akbar di Masjid Agung Syuhada Masamba

​”Pers yang bebas bukan berarti pers yang liar. Di Tana Luwu, kebebasan pers adalah keberanian untuk menuliskan kebenaran demi kemaslahatan bersama, bahkan saat situasi sedang mencekam.”

​Seruan untuk Hari Ini
​Mari jadikan peringatan ini sebagai pengingat bagi seluruh pihak—baik demonstran, pemerintah, maupun aparat—bahwa jurnalis adalah mitra demokrasi.

Biarkan kamera dan pena bekerja memotret realita apa adanya, agar pesan dari Luwu terdengar sampai ke pusat tanpa terdistorsi oleh amarah.
​Selamat Hari Pers Nasional. Teruslah berkarya, Wija To Luwu. Jaga nyala api kebenaran tanpa harus menghanguskan persaudaraan.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Polres Morowali Tangani Kasus Penganiayaan di Bahoruru yang Mengakibatkan Dua Korban Alami Luka

Uncategorized

Rencana Mutasi Akbar Pemkot Palopo Riskan : Bayang-bayang Demo dan Protes DPRD

Uncategorized

Pemkab Morowali Jamu Makan Siang Pangdam XXIII/Palaka Wira

Uncategorized

Selamat Atas Pelantikan Bapak Prabowo Subianto Sebagai Presiden Republik Indonesia

Uncategorized

Momen HUT ke-80 RI, Pemkab Morowali Salurkan Puluhan Ton Beras Bantuan Cadangan Pangan untuk Masyarakat
Gelar Maulid Nabi, Bupati Iksan Sebut Ini Momentum Tingkatkan Ukhuwah Islamiah

Uncategorized

Gelar Maulid Nabi, Bupati Iksan Sebut Ini Momentum Tingkatkan Ukhuwah Islamiah

Uncategorized

Poros Battang-Jaya Sepanjang 3 KM Teraspal, Gerbang Kemajuan Warga Terbuka Lebar

Uncategorized

Srikandi PP Palopo Kritik Gaya Kepemimpinan Gubernur Sulsel: Dinilai Gagal Serap Aspirasi Rakyat