Home / Uncategorized

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:03 WIB

Bahas Masa Depan Luwu Raya, Bupati Luwu dan Legislator DPR RI Gelar Pertemuan Strategis di Jakarta

​JAKARTA – Arus dukungan terhadap pemekaran wilayah di Tana Luwu semakin menguat. Hal ini terlihat dari pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung di Jakarta pada Rabu, 4 Februari 2026.

Pertemuan ini mempertemukan pucuk pimpinan eksekutif Luwu dan Palopo dengan para wakil rakyat dari Senayan.
​Hadir dalam diskusi tersebut Bupati Luwu, H. Patahuddin, bersama Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, serta Wakil Walikota Palopo, Akhmad Syarifuddin.

Mereka duduk satu meja dengan dua legislator andalan Dapil III Sulawesi Selatan, yakni Capt. Unru Baso, S.M., Mar. (Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi Gerindra) dan Irjen Pol (Purn) Drs. Frederik Kalalembang (Anggota DPR RI Komisi III Fraksi Demokrat).

Baca juga 

​Sinergi Eksekutif dan Legislatif
Melalui unggahan resminya, Wakil Bupati Luwu, Dhevy Bijak, mengonfirmasi bahwa pertemuan tersebut merupakan ajang silaturahmi sekaligus diskusi strategis.

Kehadiran figur dari komisi-komisi vital di DPR RI ini menjadi angin segar bagi aspirasi masyarakat Luwu.
​”Bersilaturahmi sekaligus berdiskusi,” tulis Dhevy Bijak dalam takarir unggahannya, mempertegas adanya agenda penting yang dibicarakan lintas instansi tersebut.

Fokus pada Pemekaran Luwu Tengah
Meski dibalut dalam suasana makan malam yang akrab, penggunaan tagar #luwutengah dalam informasi yang beredar memberikan sinyalemen kuat bahwa topik utama pembicaraan adalah percepatan terbentuknya Kabupaten Luwu Tengah.

Pemekaran ini dianggap sebagai syarat mutlak dan langkah awal menuju terbentuknya Provinsi Luwu Raya.
​Kehadiran Capt. Unru Baso (Gerindra) yang berada di partai penguasa serta Frederik Kalalembang (Demokrat) yang memiliki latar belakang hukum kuat, dipandang sebagai kombinasi tepat untuk mengawal lobi politik di tingkat pusat, terutama terkait pembukaan moratorium pemekaran daerah.

Baca juga  Menanggalkan Helm Merah, Memungut Sampah: Misi Baru Rachmad di DLH Palopo"

Harapan Masyarakat
Pertemuan yang berlangsung pasca-Agenda Rakornas di Sentul ini diharapkan menghasilkan langkah konkret.

Dengan terlibatnya Kepala Bapenda Luwu, Sofyan Thamrin, dalam rombongan tersebut, diskusi diyakini juga menyentuh aspek kesiapan administrasi dan kemandirian ekonomi daerah calon pemekaran.

Bagi masyarakat di Bumi Sawerigading, pertemuan di Jakarta ini bukan sekadar jamuan makan malam biasa, melainkan simbol persatuan para elit politik untuk mewujudkan cita-cita besar: Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Hari Ibu ke-97, Wabup Morowali Apresiasi Kreativitas Perempuan Lewat Fashion Show
Upacara Harkitnas Ke-117: Teguhkan Semangat Kebangkitan Nasional Yang Berkelanjutan

Uncategorized

Upacara Harkitnas Ke-117 Teguhkan Semangat Kebangkitan Nasional Yang Berkelanjutan

Uncategorized

BERKOMITMEN MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT SEKITAR, MINAMAS PLANTATION KEMBALI SALURKAN BANTUAN DI KECAMATAN WITA PONDA SULTENG

Uncategorized

Drama APBD-P Palopo: Ketika “Sunat” Rp 5M Jadi Pemicu “Perang Dingin” Legislatif-Eksekutif

Uncategorized

Inovasi Unanda Palopo, Bayar Kuliah Pakai Sampah

Uncategorized

PT BTIIG Siap Ubah Morowali Jadi Raksasa Nikel Dunia

Uncategorized

Luwu Siap Punya Sentra Penggilingan Padi Modern Terbesar di Luar Jawa

Uncategorized

Palopo Teguhkan Komitmen Kebangsaan: Hari Kesaktian Pancasila Diperingati Penuh Khidmat