Home / Uncategorized

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:20 WIB

DP2KUKM Diminta Jadikan Pasar Rakyat Luwu Utara sebagai Pusat Ekonomi yang Bersih dan Berdaya Saing

LUWU UTARA – Bupati Andi Abdullah Rahim kembali menegaskan komitmennya untuk melakukan revitalisasi menyeluruh terhadap sektor tata kelola pasar tradisional di wilayah Kabupaten Luwu Utara. Hal ini ia tegaskan pada setiap kesempatan bertemuan dengan para pedagang di pasar-pasar tradisional atau pasar rakyat.

Di mana ia menekankan bahwa pasar rakyat bukan lagi sekadar tempat transaksi, tetapi juga sebagai urat nadi ekonomi masyarakat yang harus bertransformasi.

Apa yang ditegaskan Bupati Luwu Utara ini rupanya disambut baik Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (DP2KUKM), Akram Risa, saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Peningkatan Pengelolaan Pasar Rakyat, Senin (9/3/2026), di Ruang Rapat Kantor DP2KUKM.

Rakor ini dihadiri seluruh jajaran DP2KUKM. Pelaksana rakor adalah Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi DP2KUKM.

Baca juga  Rapat Paripurna DPRD Morowali, Sekda Yusman Mahhbub Wakili Bupati Terima Laporan Reses

Kepala DP2KUKM, Akram Risa, menyebutkan bahwa rakor yang dilaksanakan kali ini merupakan forum evaluasi terhadap pengelolaan pasar yang selama ini berjalan.

Sekaligus juga merumuskan langkah-langkah peningkatan dari sisi sarana-prasarana, ketertiban, kebersihan, sistem distribusi, hingga penguatan koordinasi antara pengelola pasar dan pelaku distribusi.

“Melalui rakor ini, DP2KUKM Luwu Utara terus mendorong optimalisasi pengelolaan pasar rakyat sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat ekonomi di daerah kita ini. Sekaligus juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Luwu Utara,” ucap Akram dalam arahannya.

Akram berharap, ada sinergi yang terus terbangun antara stakeholder terkait dalam rangka untuk mewujudkan pasar rakyat yang lebih tertata, bersih, dan berdaya saing.

Baca juga  Safari Ramadan Perdana Jadi Ajang Silaturahmi dan Refleksi Pembangunan Morowali

“Sinergi yang solid antara pemda, pengelola pasar, dan pelaku distribusi diharapkan mampu mewujudkan pasar rakyat yang lebih tertata, bersih, dan berdaya saing,” harapnya.

Sementara Kabid Sarana dan Pelaku Distribusi, Andi Dwifo, Kresna, mengatakan bahwa pihaknya akan terus menjaga kelancaran distribusi dan ketertiban pasar demi kenyamanan pedagang dan masyarakat Luwu Utara.

“Bulan Ramadan ini menjadi momentum terbaik untuk kita terus bekerja maksimal, utamanya dalam menjaga kelancaran distribusi dan ketertiban pasar,” ucap Dwifo.

Diketahui, untuk mewujudkan apa yang diharapkan Bupati, maka DP2KUKM terus berkomitmen untuk membangun kerja sama, sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap para pedagang yang ada di pasar-pasar tradisonal. (LHr)

 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Tingkatkan Kesiapan Pengamanan, Satpol PP Palopo Gelar Pelatihan Anti Huru Hara di Polres Palopo

Uncategorized

Duka di Saluran Irigasi: Kisah Alfarizky, Balita Dua Tahun yang Hilang dan Ditemukan Tak Bernyawa

Uncategorized

Pemkab Lutim Targetkan Pendapatan Daerah Rp 2,3 Triliun pada 2026, Terbesar di Luwu Raya

Uncategorized

Izin Prinsip Tak Kunjung Terbit, Pertamina Sulselbar Dituding Abaikan Rekomendasi KKP RI Terkait SPBUN Bonepute

Uncategorized

Palopo Diguncang Polemik SP2D: Ketika Niat Baik Kebijakan Berbentur Aturan Hukum

Uncategorized

INFORMASI HARI LIBUR NASIONAL DAN PELAYANAN PERUMDA TIRTA MANGKALUKU KOTA PALOPO

Uncategorized

Wakil Bupati Morowali Iriane, Buka Sosialisasi Pembentukan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Uncategorized

Evaluasi Triwulan I dan II, Pemkab Morowali Komitmen Percepat Kinerja dan Penyerapan Anggaran