Home / News

Senin, 8 Juli 2024 - 13:41 WIB

Iksan Baharudin Abdul Rauf Usung Program Green dan Blue Economy, Maju Pilkada 2024

Iksan Baharudin Abdul Rauf Usung Program Green dan Blue Economy, Maju Pilkada 2024

Iksan Baharudin Abdul Rauf Usung Program Green dan Blue Economy, Maju Pilkada 2024

PALU, Pamornews – Iksan Baharudin Abdul Rauf alias IBR menyatakan maju sebagai kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Morowali pada November 2024.

“Simpati dan dukungan masyarakat menjadi penyemangat bagi kamu dalam upaya melakukan perbaikan lebih baik bagi Kabupaten Morowali,” ujarnya kepada TribunPalu.com, Selasa (19/3/2024) pagi.

Iksan menilai, ada beberapa persoalan di Kabupaten Morowali.

Menurutnya, kemiskinan masih menjadi satu hal yang patut dikhawatirkan di daerahnya itu.

Ia menawarkan konsep ekonomi hijau (green economy) dan ekonomi biru (blue economy) untuk pembangunan berkelanjutan.

Green economy merupakan konsep dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan dan kesetaraan sosial masyarakat.
Disertai dengan mengurangi risiko kerusakan lingkungan.

Baca juga  Purnawirawan Polri Cabang Palopo, Berkiprah Untuk Pemerintah dan Masyarakat

Sementara itu, blue economy menekankan pada penggunaan sumber daya laut secara berkelanjutan demi pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga kesehatan ekosistem laut.

“Kekuatan kita ada pada matra laut, darat, dan pertambangan. Sehingga melalui pengembangan green economy dan blue economy menjadi langkah strategis kita bersama mewujudkan Morowali lebih baik,” ucap Iksan Baharudin Abdul Rauf.

Baca juga: SINOPSIS Film Dua Hati Biru! Kelanjutan Kisah Dua Garis Biru, Bakal Tayang 17 April 2024

Selain itu, Iksan memastikan dirinya akan melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan strategis dan perencanaan pembangunan.

Baca juga  Sosialisasi Penyusunan PP dan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Kota Palopo 2024

Menurutnya, perencanaan dengan melibatkan masyarakat kecil harus menjadi cara dalam bekerja.

Sehingga dapat mengetahui secara langsung keinginan dan harapan masyarakat.

“Kekuatan kita ada pada bekerja sama. Olehnya pemimpin harus hadir untuk memberikan kesejahteraan dan kepastian pembangunan bagu warganya,” ujar Iksan Baharudin Abdul Rauf.

Dia menilai, dukungan masyarakat dan keyakinannya untuk maju semakin meningkat setiap hari. “Jangan ada lagi ketimpangan kemiskinan,” kata Iksan.

Ia mengungkapkan beberapa strategi akan diterapkan untuk memajukan Morowali jika terpilih menjadi bupati. (*)

Share :

Baca Juga

News

Program MBG: Mesin Baru Ekonomi Desa dan Benteng Perut Keroncongan

News

Perubahan Anggaran Palopo: Pendapatan dan Belanja Menurun di APBD-P 2025
MAKASSAR-- Pj. Wali Kota Palopo Drs. H. Firmanza DP., SH., M. Si didampingi Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palopo, Ny. Hj. Isnada Firmanza menghadiri Launching Aksi Stop Stunting (ASS) di Aula Asta Cita Rujab Gubernur Sulawesi Selatan, Jl. Sungai Tangka No.31,Makassar Jumat, 25 Juli 2025. Selain itu, juga dilaunching Program Pendampingan Gizi di 504 Desa Lokus Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025 serta dirangkaikan dengan Penandatanganan MoU Komitmen Pemerintah Daerah 24 Kab/Kota Dalam Mendukung Pelaksanaan Program Aksi Stop Stunting (ASS) 2025. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan A. Sudirman Sulaiman, S.T. yang dihadiri oleh seluruh Kabupaten/ Kota se-Sulsel. Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan komitmen kolektif dalam menangani masalah stunting, yang kini telah menjadi persoalan nasional. “Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Butuh kerja sama dari semua pihak, terutama peran aktif desa dan PKK sebagai garda terdepan,” tegasnya. Sebagai wujud komitmen nyata, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU komitmen bersama Pemerintah Daerah dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel dalam mendukung pelaksanaan Program Aksi Stop Stunting (ASS) 2025. Tak hanya itu, pada acara ini, Gubernur Sulsel juga melaunching sejumlah program pendukung lainnya seperti Ambulans Mini ICU RSUD, Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB), serta program Sulsel Melayani Andalan Hati, yang kesemuanya dirancang untuk memperkuat pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa. Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi Sulawesi Selatan dalam upaya kolektif mencegah dan mengurangi angka stunting. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat desa, diharapkan generasi masa depan tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.

News

Launching Aksi Stop Stunting (ASS)

News

Baso Akhmad Didaulat Jadi Penasihat SMSI Palopo: Perpaduan Pengalaman Pers dan Pemerintahan

News

Memahami Perbedaan Karakteristik Bidang dan UPT Perangkat Daerah dalam Pemberitaan

News

Praktisi Hukum Pertanyakan SOP Polisi Membakar Barang di Lokasi Dugaan Tambang Emas Ilegal

News

Tokoh Sasak Lombok Mahrip dukung IBAS-PUSPA pimpin Luwu Timur

News

Lailatul Ijtima’ di PCNU Kota Palopo