Home / Uncategorized

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:27 WIB

Kadisporapar Luwu Utara Lepas Anak Panah Pertama, BOTTA 2026 Resmi Dibuka

Luwu Utara – Plt. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Luwu Utara, Saleh, resmi membuka perhelatan olahraga panahan tradisional, Bosara Open Turnamen Tradisional Archery (BOTTA) 2026, Jumat (1/5/2026).

Acara yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Kecamatan Tanalili, dan diikuti ratusan pemanah tradisional dari berbagai wilayah di Luwu Utara. Pembukaannya secara resmi ditandai dengan pelepasan anak panah pertama oleh Kepala Disporapar sebagai simbol dimulainya kompetisi.

Dalam sambutannya, Kepala Disporapar, Saleh, menekankan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi olahraga biasa, melainkan upaya strategis untuk melestarikan warisan budaya melalui panahan tradisional.

Baca juga  Terapkan Konsep Zero Waste, IMIP Olah 182 Ton Sampah Jadi Kompos dan Pakan Ikan

Saleh juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak penyelenggara yang kembali menghidupkan olahraga yang berada di bawah naungan KORMI ini. “Kami mengapresiasi panitia Bosara Archery yang konsisten menghidupkan olahraga ini,” ucap Saleh.

Dikatakannya, Pemda Luwu Utara akan terus mendukung olahraga tradisonal seperti ini. “Pemda berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang memadukan unsur olahraga, disiplin, dan pelestarian nilai-nilai tradisional,” tutur Saleh.

Untuk diketahui, Turnamen BOTTA 2026 kali ini mempertandingkan beberapa kategori, mulai dari kategori Pelajar, Umum Putra/Putri, hingga kategori Dewasa.

Uniknya, sebagian peserta tampil mengenakan atribut daerah, yang makin menambah kekentalan nuansa budaya dalam kompetisi tersebut.

Baca juga  Kejari Luwu Utara Tingkatkan Kasus Dugaan Korupsi P3-TGAI ke Tahap Penyidikan

Sebelumnya, penyelenggara kegiatan BOTTA 2026 melaporkan bahwa jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap olahraga ini makin meningkat.

Sekadar diketahui, olahraga panahan tradisional ini merupakan upaya untuk melestarikan budaya melalui olahraga yang melatih konsentrasi dan ketangkasan murni tanpa bantuan alat modern.

BOTTA 2026 ini dilaksanakan selain sebagai ajang silaturahim antarkomunitas penggiat panahan, juga sebagai upaya untuk menghidupkan sektor UMKM lokal. (LHr)

 

 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Harumkan Nama Daerah, Bupati Andi Rahim Beri Apresiasi Pelajar Peraih Emas Kejuaraan Pencak Silat Nasional

Uncategorized

Jago Merah Mengamuk di Kampung Baru Tengah, 8 Unit Armada Damkar Berhasil Taklukkan Api

Uncategorized

Jaga Kamtibmas Selama Ramadhan, Sat Samapta Polres Morowali Intensifkan Patroli Malam Hingga Menjelang Sahur

Uncategorized

Waris Halid Tetap Jadi Pimpinan Komite Dua

Uncategorized

Dari Lubang PETI Menuju Legalitas PERA: Jalan Keluar APRI untuk Warga Bajo Barat

Uncategorized

Polresta Balikpapan Gencarkan Program ‘Police Go To School’ di SMPN 3, Perkuat Benteng Cegah Kenakalan Remaja

Uncategorized

ETIKA PEJABAT VS LEGALITAS GEDUNG: Sorotan Tajam atas Alfamart “Ilegal” di Tanah Milik Kadis 

Uncategorized

Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1446 Hijriah