Home / KALIMANTAN TIMUR / Kutai Timur

Jumat, 6 Desember 2024 - 09:43 WIB

Kolaborasi dan Inovasi Jadi Kunci, Mendes PDT dan Bupati Kutim Puji Potensi Desa Tepian Langsat

BENGALON– Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, menjadi sorotan nasional sebagai model pembangunan berbasis inovasi dan kolaborasi. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDT) Yandri Susanto bersama Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, dalam kunjungan ramah tamah pada Jumat (6/12/2024), memuji terobosan yang dilakukan desa ini dalam mengembangkan potensi lokal.

Bupati Ardiansyah memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala Desa Tepian Langsat, Zeky Hamzah, atas langkah-langkah inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Terobosan Kepala Desa Tepian Langsat telah memberikan dampak positif yang luar biasa. Pemerintah mendukung penuh, termasuk dalam membangun industri hilir untuk sawit. Selain itu, kami mendorong wilayah lain, seperti Karangan untuk fokus pada produksi cokelat, dan Desa Himba Lestari untuk budidaya nanas,” ujar Ardiansyah.

Baca juga  Dorong Digitalisasi, Diskop UKM Kutai Timur Latih Koperasi Gunakan Aplikasi Akuntansi

Ardiansyah juga menyoroti bantuan dari kementerian yang akan memperkuat kolaborasi dengan pelaku UMKM setempat, sejalan dengan visi Kabupaten Kutai Timur dalam mewujudkan masyarakat tangguh dan mandiri.

Mendes PDT Yandri Susanto menyebut Desa Tepian Langsat sebagai contoh nyata keberhasilan sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan perusahaan. “Tepian Langsat adalah bukti bahwa kolaborasi bisa mendorong kesejahteraan masyarakat. Kepedulian perusahaan di sini sangat baik, dan ini harus terus dikembangkan, terutama karena Kalimantan Timur akan menjadi pusat perhatian sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN),” jelas Yandri.

Baca juga  Pemkab Kutim Berikan Penghargaan kepada Guru dan Kepala Sekolah Berprestasi di HGN

Ia juga menekankan pentingnya kepala desa di seluruh Indonesia untuk menggali potensi lokal dan mendukung program nasional, termasuk swasembada pangan. “Dengan 75.000 desa di Indonesia, peluang kita sangat besar untuk membangun bangsa dari akar rumput. Mari wujudkan astacita keenam Prabowo: membangun desa sebagai pondasi kemajuan bangsa,” tegas Yandri.

Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen lintas sektor untuk membangun desa secara berkelanjutan. Dukungan pemerintah pusat, daerah, dan swasta diharapkan dapat mendorong inovasi serupa di desa-desa lain di Kutai Timur, menjadikan wilayah ini sebagai model pembangunan berbasis potensi lokal di era IKN. (adv)

Share :

Baca Juga

Kutai Timur

Investasi Rp2,47 Triliun di Kutai Timur, Ciptakan Lapangan Kerja

KALIMANTAN TIMUR

Insentif Guru PAUD dan TK di Kutai Timur Akan Ditingkatkan

KALIMANTAN TIMUR

Pemkab Kutim Tingkatkan Profesionalisme ASN dalam Pengelolaan Hibah dan Bansos

KALIMANTAN TIMUR

Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Menyongsong Pilkada Serentak 2024

KALIMANTAN TIMUR

Senam Sehat Buka Hari Kedua Bimtek DPPPA Kutim, Bangun Kebersamaan di Lombok

KALIMANTAN TIMUR

Porprov III Korpri Kaltim 2024: Ajang Unjuk Prestasi dan Persiapan Menuju Pornas 2025

KALIMANTAN TIMUR

STIPER Kutim Fokus Tingkatkan Kualitas Lulusan, Wisuda ke-XIX Jadi Tonggak Pengembangan Perguruan Tinggi
Visi dan Misi Paslon ARMY Sejaterahkan Masyarakat

KALIMANTAN TIMUR

Visi dan Misi Paslon ARMY Sejaterahkan Masyarakat, 25 Juta Bakal Didapatkan Para Ibu