Home / KALIMANTAN TIMUR / Kutai Timur

Selasa, 5 November 2024 - 22:18 WIB

Peran Trias UKS dalam Meningkatkan Kualitas Kesehatan dan Kecerdasan Pelajar di Kutim

Kutim – Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) atau Trias UKS, yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur, menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesehatan dan kecerdasan peserta didik.

Pada 31 Oktober 2024, program ini digelar di Hotel Victory, Jalan AW Syahrani, Sangatta, dengan dihadiri 88 peserta. Mereka terdiri dari 21 Penanggung Jawab (PJ) UKS di Puskesmas dan 67 guru UKS dari berbagai sekolah tingkat SD/MI, SMP/MTS, hingga SMA/sederajat di seluruh Kabupaten Kutai Timur.

Trias UKS mengacu pada tiga pilar utama, yaitu Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, dan Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat. Program ini dianggap esensial untuk menciptakan generasi pelajar yang tidak hanya sehat tetapi juga cerdas.

Baca juga  Pemkab Kutim Rayakan Hari Guru

“Pembinaan dan pengembangan UKS adalah upaya Pendidikan dan Kesehatan yang dilaksanakan secara terpadu, terarah, dan bertanggungjawab dalam menanamkan, menumbuhkan, dan melaksanakan prinsip hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bahrani Hasanal, Kepala Dinkes Kutim, Jumat (01/10/2024).

Meski begitu, Bahrani mengungkapkan bahwa implementasi Trias UKS di lapangan masih belum optimal. Saat ini, kegiatan pendidikan kesehatan cenderung bersifat teoritis dan lebih banyak menekankan pada penambahan pengetahuan tanpa penekanan yang cukup pada aspek praktis yang bisa diterapkan.

Pelayanan kesehatan kepada siswa mencakup aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Sementara itu, pembinaan lingkungan sekolah sehat berfokus pada penguatan lingkungan fisik, mental, dan sosial.

Baca juga  Kolaborasi Lintas OPD untuk Tingkatkan Investasi di Kutai Timur

Demi kesuksesan Trias UKS, peran aktif antara sektor kesehatan dan pendidikan harus terus dijaga. Tak hanya para pemangku kepentingan, peran guru UKS di sekolah juga dianggap penting dalam menjalankan program ini.

“Guru juga harus mengerti program ini, kalau belum tahu atau belum pernah mengikuti sosialisasi nantinya bisa menjadi faktor penghambat terwujudnya Trias UKS di sekolah,” tambah Bahrani.

Untuk itu, Dinkes Kutim bekerja sama dengan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Kalimantan Timur mengadakan Orientasi Guru UKS guna meningkatkan pembinaan dan penerapan model sekolah sehat di tahun 2024. (*)

Share :

Baca Juga

Visi dan Misi Paslon ARMY Sejaterahkan Masyarakat

KALIMANTAN TIMUR

Visi dan Misi Paslon ARMY Sejaterahkan Masyarakat, 25 Juta Bakal Didapatkan Para Ibu

KALIMANTAN TIMUR

Dinkes Kutim Menyerahkan 5 Unit Ambulans untuk Puskesmas dalam Peringatan HKN 2024

KALIMANTAN TIMUR

Porprov Korpri Kaltim: Bupati Kutim Tekankan Sportivitas dan Kekompakan Atlet

KALIMANTAN TIMUR

Upaya Diskominfo Kutim Perkuat Keamanan Data OPD dengan Sentralisasi Server

KALIMANTAN TIMUR

Pemkab Kutim Tingkatkan Profesionalisme ASN dalam Pengelolaan Hibah dan Bansos

KALIMANTAN TIMUR

Tim Penilai Verlap Provinsi Ke Kelurahan Tomarundung

KALIMANTAN TIMUR

Pemkab Kutim Berikan Penghargaan kepada Guru dan Kepala Sekolah Berprestasi di HGN

KALIMANTAN TIMUR

Kenaikan Investasi PMA di Kutim Mencapai 58,77% pada Triwulan III