Home / KALIMANTAN TIMUR / Kutai Timur

Senin, 11 November 2024 - 09:53 WIB

Perluas Dukungan, Disdikbud Kutim Alokasikan BOSDA 2024 untuk Sekolah di Bawah Kemenag

KUTIM – Disdikbud Kutai Timur memperluas penerima BOSDA untuk mendukung pendidikan di sekolah di bawah naungan Kementerian Agama, disertai peningkatan anggaran yang signifikan.

Memperluas bantuan operasional pendidikan dengan cara memasukkan madrasah di bawah Kementerian Agama ke dalam penerima Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) 2024. Kebijakan ini bertujuan menciptakan pemerataan mutu pendidikan di seluruh wilayah Kutai Timur.

Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan yang merata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) memperluas jangkauan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) pada tahun 2024. Tidak hanya untuk sekolah umum, bantuan ini kini juga menyasar sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama, seperti Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Baca juga  Pemkab Kutim Berikan Penghargaan kepada Guru dan Kepala Sekolah Berprestasi di HGN

Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono, menyatakan bahwa keputusan ini merupakan langkah penting untuk memastikan sekolah-sekolah di bawah Kementerian Agama mendapatkan akses dukungan yang sama dalam operasional dan peningkatan kualitas pendidikan.

“Tahun ini, BOSDA kita berikan juga kepada MTs dan MI karena aturan membolehkan. Ini adalah upaya kami untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Kutai Timur agar semakin merata, tanpa memandang apakah sekolah tersebut berada di bawah Disdikbud atau Kementerian Agama,” ungkap Mulyono.

Langkah ini sekaligus menjadi respons terhadap kebutuhan dana operasional yang cukup tinggi di berbagai sekolah, termasuk madrasah, yang berperan penting dalam membentuk generasi penerus bangsa.

“Kami percaya bahwa semua sekolah, baik umum maupun madrasah, memiliki peran penting dalam membentuk generasi penerus bangsa yang cerdas dan berakhlak. Maka, penting bagi kami untuk menyediakan bantuan operasional ini agar sekolah-sekolah tersebut dapat berjalan maksimal,” tambahnya.

Baca juga  HUT ke-53 Korpri: Momentum Penguatan Kebersamaan dan Dedikasi Pelayanan Publik di Kutim

Tak hanya memperluas cakupan penerima, anggaran BOSDA di Kutai Timur untuk tahun 2024 juga mengalami peningkatan signifikan, hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Dari Rp 8,7 miliar di tahun 2023, anggaran ini naik menjadi Rp 15,58 miliar di tahun 2024.

“Peningkatan anggaran ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan bahwa semua sekolah di Kutai Timur memiliki sumber daya yang cukup untuk operasionalnya,” kata Mulyono.

Dengan peningkatan ini, Disdikbud Kutim berharap lebih banyak sekolah yang mendapatkan manfaat, terutama madrasah yang sebelumnya tidak terjangkau oleh BOSDA. (adv)

Share :

Baca Juga

KALIMANTAN TIMUR

Investasi PMDN di Kutim Serap 10 Ribu Tenaga Kerja Lokal

KALIMANTAN TIMUR

Dinkes Kutim Kerahkan Tenaga Kesehatan untuk Amankan Pelaksanaan Pilkada 2024

KALIMANTAN TIMUR

Komitmen Kutim dalam Peningkatan Layanan Kesehatan Melalui HKN ke-60

KALIMANTAN TIMUR

Cegah Ancaman Siber, Diskominfo Kutim Dorong OPD Gunakan Server Terpusat

KALIMANTAN TIMUR

Dishub Kutim Luncurkan Tilang Elektronik untuk Tingkatkan Kepatuhan Lalu Lintas

KALIMANTAN TIMUR

Kasus TBC di Kutim Meningkat, Dinkes Imbau Warga Terapkan Hidup Sehat

KALIMANTAN TIMUR

Bupati Kutai Timur Hadiri Rakornas di Bogor

KALIMANTAN TIMUR

Wabup Kutim Berpesan Pilkada Bukan Ajang Persaingan, Tapi Persatuan