Home / Uncategorized

Senin, 5 Mei 2025 - 16:09 WIB

Sekda Yusman Mahbub Buka Kegiatan Penilaian Dokumen Persyaratan Administratif BLUD Puskesmas se Kabupaten Morowali

Morowali — Bungku. Pemerintah Kabupaten Mroowali melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Daerah menggelar Kegiatan Penilaian Dokumen Persyaratan Administratif BLUD Puskesmas se Kabupaten Morowali, Selasa (22/04) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Soldadu Hotel, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah dibuka secara resmi Bupati Morowali diwakili Sekda Morowali, Drs. Yusman Mahbub, M.Si. Turut dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Abd.Mutaqqin Sonaru, SP, Kaban Ortal, Husni Rais, Inspektur Inspektorat Morowali, Afridin, SH.,M.Sa, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Morowali, Ashar Ma’aruf dan Para Kepala Puskesmas se Kabupaten Morowali.

Baca juga  Warga Palopo Tolak THM Labombo, Dorong Keamanan dan Ketertiban

Pada kesempatan itu, Sekda Morowali membacakan sambutan tertulis Bupati Morowali, menyampaikan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, Puskesmas menjadi salah satu fasilitas tingkat pertama perlu mendapat dukungan dalam hal akses dan penguatan kualitas pelayanan melalui pemenuhan sarana dan prasarana, alat kesehatan dan sumber daya lain yang memadai.

“peluang bagi puskesmas untuk menerapkan Badan Layanan Umum Daerah, yaitu sebuah sistem yang diterapkan oleh Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Dinas/Badan Daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibiltas dalam pengelolaan keuangan dengan menerapkan praktik bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.” Ujarnya.

Baca juga  IPMIL Raya Balikpapan Soroti Ancaman "Pasal Karet" KUHP Baru dalam Diskusi SOTOMI

Yusman Mahbub juga mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah dalam mempersiapkan puskesmas menjadi BLUD dan mendorong percepatan penilaian dokumen.

“secara khusus saya berpesan dan berharap kepada tim penilai bisa memberikan penilaian secara objektif pada faktor dan indikator yang menjadi sasaran penilaian, dan jika masih ada yang kurang diharapkan ada catatan yang diberikan agar bisa mewujudkan dan meningkatkan kualitas BLUD menjadi lebih baik.” Jelasnya. (h/rls)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Palopo Darurat Reklame Ilegal: Wajah Kota Terancam, Wakil Wali Kota Ambil Tindakan Tegas

Uncategorized

Ir. H. Tawakkal: Pemimpin Visioner di Balik Transformasi Perumda Tirta Mangkaluku

Uncategorized

Nasib Victory Billiard di Ujung Tanduk: DPMPTSP Tegaskan Segel, Owner Minta Usaha Tak Dimatikan

Uncategorized

PT BTIIG Siap Ubah Morowali Jadi Raksasa Nikel Dunia

Uncategorized

LSM GMBI Desak Kepastian Hukum Terkait Tambang Pasir Ilegal di Sungai Kandilo

Uncategorized

Dua Terdakwa Pencurian di Kawasan IMIP Terancam 7 Tahun Penjara

Uncategorized

Palu Kini Sejajar Makassar dan Manado

Uncategorized

Bupati Kutim Ajak Warga Jaga Kondusivitas Pasca Pilkada 2024