Home / Luwu Utara

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:58 WIB

Luwu Utara – Pondok Pesantren As’Adiyah Belawa Baru Kecamatan Malangke turut menjadi bagian dari tonggak sejarah dengan mengikuti peluncuran (launching) Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (RANA) untuk Pesantren dan Madrasah Ramah Anak.

Kegiatan yang digelar secara virtual ini dirangkaikan dengan Penandatanganan Deklarasi Pesantren dan Madrasah Ramah Anak. Momentum penting ini turut dihadiri Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kementerian Agama Luwu Utara, Amiruddin, S.Pd.I., M.Pd.I.

Kasi Pendis Kemenag, Amiruddin, mengatakan bahwa anak-anak tumbuh dan belajar di berbagai ruang kehidupan, mulai dari rumah, sekolah, lingkungan bermain, hingga ruang digital.

Oleh karena itu, kata dia, Gerakan Nasional RANA ini hadir sebagai komitmen bersama untuk memastikan perlindungan anak hadir di setiap aktivitas mereka, tanpa terkecuali

Baca juga  Perkuat Sektor Pertanian dan Perkebunan, Bupati Luwu Utara Temui Mentan Andi Amran Sulaiman

“Melalui gerakan ini, seluruh elemen di Ponpes As’Adiyah Belawa Baru Malangke berkomitmen untuk bergotong-royong menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang santri secara optimal,” kata Amiruddin.

Fokus utama dari gerakan ini adalah mencegah segala bentuk kekerasan terhadap anak, baik kekerasan fisik, seksual, psikis, maupun perundungan (bullying) di ruang digital.

“Ruang yang aman bagi anak tidak bisa terwujud secara instan, melainkan melalui peran kita bersama. Mulai dari keluarga, sekolah/pesantren, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media, hingga setiap individu harus berkolaborasi agar anak dapat tumbuh, belajar, bermain, dan meraih cita-citanya dengan bahagia,” terang Amiruddin.

Baca juga  Meriahkan Hari Jadi ke-27 Luwu Utara, Pemda Imbau Warga Kibarkan Semangat Lewat Umbul-Umbul

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memulainya dari hal-hal sederhana, namun berdampak besar, seperti mau mendengarkan keluh kesah anak, peduli pada lingkungan sekitar, serta berani melindungi mereka.

Selain itu, lanjut dia, berani bertindak dan melapor jika melihat atau mengetahui adanya tindakan kekerasan menjadi langkah nyata yang sangat ditekankan demi menjaga masa depan generasi penerus bangsa.

Dengan suksesnya peluncuran dan penandatanganan deklarasi ini, Ponpes As’Adiyah Belawa Baru siap menjadi garda terdepan dalam menghadirkan ruang pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan penuh kasih sayang bagi setiap anak Indonesia.

“Mari jadikan pesantren dan madrasah kita sebagai rumah kedua yang paling dirindukan oleh anak-anak kita kelak,” tandasnya. (LHr)

Share :

Baca Juga

Pondok Pesantren DDI Masamba: Sekolah Agama yang Menyimpan Banyak Prestasi

Luwu Utara

Pondok Pesantren DDI Masamba: Sekolah Agama yang Menyimpan Banyak Prestasi

Luwu Utara

Gubernur Kucurkan Rp21 Miliar untuk Pembangunan Pelabuhan Palopo

Luwu Utara

Menjemput Berkah di Tana Pao: Ikhtiar Lintas Generasi Menjaga Marwah Petta Pao

Luwu Utara

H+2 Iduladha, Pengunjung Padati Wisata Permandian Air Panas Pincara Masamba 

Luwu Utara

Tampil Perdana, Aulia Nurul Qalbi Wakili Luwu Utara di Cabang Tilawah Anak-anak Putri MTO XXXIV Sulsel

Luwu Utara

Sentuhan Motivasi Kepala MTs DDI Masamba, Siswa Siap Hadapi TKA dengan Percaya Diri

Luwu Utara

Penuh Kehangatan, Intip Keseruan Disporapar Luwu Utara Ber-Halalbihalal dengan Bupati Andi Rahim

Luwu Utara

Apel Pagi Perdana Pascalibur Lebaran, Sekda Luwu Utara Apresiasi Tingginya Kehadiran ASN