Home / Uncategorized

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:53 WIB

Sensasi Berendam Air Panas, Prof Nurliah Nurdin Nikmati “Filosofi Kehidupan” di Pincara Masamba 

LUWU UTARA – Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) Permandian Air Panas Pincara Masamba, Luwu Utara, kedatangan salah satu tamu istimewa, Prof Nurliah Nurdin, belum lama ini.

Kedatangan mantan Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta ke Pincara adalah untuk mendampingi salah satu tokoh nasional, sekaligus pakar otonomi daerah, Prof. Ryaas Rasyid,

Kehadiran mereka untuk menikmati keindahan alam dan sensasi kehangatan air panas Pincara Masamba yang konon kabarnya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Selain Prof Ryaas Rasyid dan Prof Nurliah Nurdin, turut pula hadir dalam momen hangat tersebut, Bupati pertama Kabupaten Luwu Utara, yaitu Luthfi Andi Mutty (Opu LAM).

Mereka tidak sekadar rekreasi, tetapi juga sebagai momen relaksasi mendalam, sekaligus ruang kontemplasi bagi ketiganya di salah satu ikon pariwisata di Bumi La Maranginang.

Prof. Nurliah sendiri mengaku sangat takjub dengan keunikan alam Pincara yang menyuguhkan dua sensasi sekaligus, yakni dinginnya sungai alami dan hangatnya kolam belerang.

Bagi Prof. Nurliah, keunikan geografis dan alam Desa Pincara memiliki makna filosofis yang sangat erat dengan dinamika kehidupan manusia yang mungkin tidak dimiliki daerah lain.

Baca juga  Parkir Liar Siswa SMAN 4 Balikpapan Menjamur, Keselamatan Pengguna Jalan Terancam

Di satu sisi, kata dia, ada aliran sungai yang dingin dan segar yang mengalir dari gunung, dan di sisi yang lain, terdapat kolam air panas alami untuk menghangatkan tubuh atau badan.

“Seperti kehidupan, ada dingin, ada panas. Kita merasakan kehidupan sesungguhnya di sini. Setelah berendam di sungai, kita hangatkan badan di kolam air panas,” ucapnya tersenyum.

Sejak menghabiskan waktu akhir pekan sejak Sabtu di Pincara, Prof Nurliah merasakan kedekatan yang sangat luar biasa dengan alam, termasuk dengan Sang Pencipta itu sendiri.

Ia mengingatkan pentingnya bersyukur atas segala nikmat, sekecil apa pun itu, termasuk helaan napas panjang yang sampai saat ini masih diberikan oleh Sang Pencipta, Allah SWT.

“Setiap hela napas, harus syukuri. Kita mesti berterima kasih. Nikmat apa pun itu, pasti nikmat, karena kita masih punya napas. Dan dua hari ini, kita ada di sini. Sungguh nikmat yang luar biasa,” tuturnya penuh khidmat.

Baca juga  Taptu dan Pawai Obor: Palopo Menyala dalam Semangat Kemerdekaan ke-80 RI

Sebelum beranjak meninggalkan Pincara, ia mengutip sebuah hadist Rasulullah SAW yang sangat menyentuh tentang pentingnya lingkungan dan lingkaran pertemanan yang positif.

 

Beliau mengibaratkan perjalanannya mendampingi Prof. Ryaas Rasyid dan Luthfi Andi Mutty ke Pincara seperti berjalan dengan para penjual minyak wangi yang harum semerbak.

“Ada pesan Rasulullah bahwa bergaullah dengan penjual parfum supaya kita juga ikut harumnya. Kami antar Prof. Ryaas ke sini, dan kami juga ikut merasakan kebahagiaannya,” imbuhnya.

“Masya Allah! Semoga kita semua yang ada di tempat ini yang sementara menikmati suasana yang begitu bahagia, dapat diberikan kesehatan oleh Allah SWT,” pungkas Prof. Nurliah.

Perjalanan ke Pincara ini menjadi bukti nyata bahwa Luwu Utara tidak hanya kaya potensi wisata yang memukau, tetapi juga mampu menghadirkan kedamaian jiwa bagi pengunjung. (LHr)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Bupati Morut Apresiasi Bupati Iksan di Penerbangan Perdana Sriwijaya Air

Uncategorized

Resmi Dilantik, Kapolresta Balikpapan Siap Bersinergi Demi Keamanan dan Kondusifitas Kota 

Uncategorized

Waspada! ‘Jual Beli Jabatan’ Ancam Anggaran Daerah  

Uncategorized

Dari Lubang PETI Menuju Legalitas PERA: Jalan Keluar APRI untuk Warga Bajo Barat

Uncategorized

Info Gangguan Layanan Distribusi Air

Uncategorized

Bupati Morowali Iksan, Lantik Kepala Desa PAW Laroue, Simon Abd Rasyid

Uncategorized

Program Rachmansyah-Harsono Disenangi Emak-emak Morowali 

Uncategorized

Rusdi Masse Resmi Gantikan Ahmad Sahroni sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI