Home / Kota Palopo

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Bukan Daerah Penghasil, DBH Kota Palopo Hanya Rp178 Juta

PALOPO — Pemerintah Kota Palopo menyoroti kondisi anggaran Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima daerah tahun ini. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palopo, Abdul Waris, mengungkapkan bahwa alokasi DBH yang diterima sangat minim, yakni hanya sebesar Rp178 juta.
​Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Abdul Waris saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (5/8/2026). Ia menjelaskan bahwa rendahnya angka tersebut tidak terlepas dari posisi Kota Palopo yang bukanlah merupakan daerah penghasil sumber daya alam.
“Untuk Kota Palopo, anggaran DBH-nya kecil, hanya Rp178 juta. Karena memang Palopo bukan daerah penghasil. Pendapatannya hanya bersumber dari pajak dan retribusi,” ujar Abdul Waris.
Lebih lanjut, Abdul Waris menambahkan bahwa faktor geografis juga turut berperan. Kota Palopo yang berfungsi sebagai daerah lintasan dinilai memengaruhi besaran pendapatan asli daerah (PAD) yang kemudian berimplikasi langsung terhadap formulasi perhitungan Dana Bagi Hasil yang diterima dari pusat.
​Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kota Palopo dalam mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah dari sektor pajak dan retribusi agar pembangunan daerah dapat tetap berjalan maksimal, meskipun ketergantungan pada dana bagi hasil pusat tergolong rendah.(***/

Share :

Baca Juga

Kota Palopo

PEMKAB MOROWALI IKUTI PENILAIAN KINERJA 8 AKSI PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING TAHUN 2025

Kota Palopo

Jelang HUT RI Ke-79, Pemkot Palopo Bagikan Bendera Merah Putih

Kota Palopo

Dihadiri Pemkot Palopo, Kejari Palopo Gelar Pemusnahan Barang Bukti yang Sudah Inkrah

Kota Palopo

Pj Wali Kota Palopo Hadiri Pelantikan Pengurus IKA UNANDA 2025–2029
Tahap Awal Persiapan PSU, Pj Wali Kota Teken NPHD

Kota Palopo

Tahap Awal Persiapan PSU, Pj Wali Kota Teken NPHD
Bulog & Pemkot Palopo Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan

Kota Palopo

Bulog & Pemkot Palopo Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan
- Pj. Wali Kota Palopo, Asrul Sani, SH, M.Si., menghadiri kegiatan latihan bersama panahan Merah Putih se-Kota Palopo, yang diselenggarakan oleh Palopo Horsebow Community (PHC). Kegiatan ini digelar di Islamic Center Archery, Jl. Jendral Sudirman, Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan Kota Palopo, Sabtu (24/08/2024). Adapun tujuan kegiatan ini, untuk memupuk semangat nasionalisme dan mempererat silaturahmi di kalangan masyarakat Kota Palopo, sekaligus memperingati dan memeriahkan HUT ke-79 RI. Dalam sambutannya, Asrul Sani, mengatakan, bahwa olahraga panahan saat ini mulai mendapatkan sambutan yang positif dari semua kalangan masyarakat dan mulai menggeliat perkembangannya, serta mulai digemari oleh banyak anak muda. "Untuk kegiatan panahan bisa dimasukan dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dan para panitia panahan kiranya juga bisa membuat event skala pejabat," kata Asrul Sani. Sementara itu, Ketua PHC, Muchlis Zainuddin, mengatakan, kiranya kegiatan ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet berbakat yang memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan dan pembuktian diri terhadap pembinaan yang telah dilakukan. "Serta mengikuti ajang untuk meraih prestasi ke jenjang yang lebih tinggi. Panahan dapat menjadi hobi yang menyenangkan dan menantang bagi orang-orang dari berbagai latar belakang usia," Ucap Muchlis. Oleh karena itu, Muchlis berharap pelaksanaan latihan bersama panahan yang dilaksanakan ini menjadi magnet atau daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk ikut menggeluti olahraga panahan. "Untuk itu, pengurus klub dan pelatih panahan dan kita semua agar lebih fokus melakukan pembinaan mencari bakat-bakat dan kemampuan dari bibit-bibit unggul daerah yang ada saat ini," pungkasnya. Muchlis menambahkan, PHC merupakan salah satu klub panahan tertua di Kota Palopo yang didirikan pada tahun 2019, dan belum memiliki sarana dan prasarana latihan. "Kami pada saat itu hanya bermodalkan semangat dan berkeyakinan bahwa panahan akan menjadi salah satu olahraga masyarakat di Kota Palopo," lebih lanjut Muchlis. Adapun tempat latihan pertama kali olahraga panahan, diantaranya di Benteng Raya, di Belakang Gedung Kesenian, dan di Lapangan Stadion Lagaligo. "Setelah stadion lagaligo di rehabilitasi, tempat latihan berpindah ke Jl. Dahlia dan Islamic Center yang semuanya masih menumpang di lahan masyarakat," tutup Muchlis. Untuk kategori dan peserta Latber sendiri terdiri dari Junior U-12 sebanyak 23 orang, Junior U-18 sebanyak 15 orang, Senior sebanyak 21 orang, dan beginner sebanyak 24 orang. Peserta tersebut bukan hanya dari Kota Palopo, melainkan juga dari Kabupaten Luwu, dan sejauh ini peserta yang mendaftar mencapai 67 orang . Untuk diketahui, bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, dimulai Sabtu 24 hingga Minggu 25 Agustus 2024. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara dan panahan secara seremonial oleh Pj. Wali Kota Palopo. Turut hadir Kapolres Palopo, Kepala BNN, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palopo, Kabid Dispora dan perwakilan Kampus UMB.

Kota Palopo

Olahraga Memanah Eksis Digemari, PHC Gelar Latber Panahan Merah Putih
Ketua DPRD Tak Setuju Pergantian RT- RW

Kota Palopo

Ketua DPRD Tak Setuju Pergantian RT- RW