PALOPO — Tindakan kurang menyenangkan dialami oleh seorang warga Kelurahan Balandai, Kota Palopo, bernama Ita. Niat hati ingin segera mendapatkan pertolongan medis karena mengalami keluhan sakit, ia justru harus menelan kekecewaan setelah perawat di RS Mujaisyah memintanya untuk berobat ke Puskesmas saja dengan alasan keluhannya hanya sebatas pusing.
Padahal, lokasi rumah RS Mujaisyah yang berada di Jalan Dr. Ratulangi tergolong sangat dekat dari kediamannya, yakni berkisar 500 meter saja. Keputusan mendatangi rumah sakit tersebut bukan tanpa alasan; selain faktor jarak yang dekat, fasilitas Puskesmas setempat diketahui sedang tutup pada saat kejadian ,sabtu pagi tadi.
Dinilai Mengabaikan Aspek Kedaruratan Pasien
Peristiwa ini menuai kritik tajam karena dinilai mencederai esensi pelayanan kesehatan dasar. Sebagai fasilitas kesehatan yang berada di tengah-tengah permukiman warga Balandai, pihak rumah sakit seharusnya sigap dan kooperatif menerima siapa pun pasien yang datang mencari pengobatan, terlebih ketika fasilitas tingkat pertama tidak beroperasi.
”Orang datang berobat ke rumah sakit karena butuh pertolongan dan rasa nyaman, apalagi jarak rumah hanya sekitar 500 meter dan Puskesmas sedang tutup. Kok malah disuruh ke Puskesmas? Direktur RS Mujaisyah harus bertindak tegas mengevaluasi anak buahnya yang tidak profesional,” ungkap pihak keluarga
dengan nada geram.
Desakan Evaluasi untuk Manajemen RS Mujaisyah
Kasus yang dialami Ibu Ita ini , sejatinya menjadi sorotan serius bagi kepemimpinan Direktur RS Mujaisyah, dr. H. Muh. Jamil Jalias. Publik mendesak pihak manajemen agar segera memberikan pembinaan kepada tenaga medis dan perawat di lapangan agar lebih mengedepankan empati serta standar pelayanan prima (service excellence).
Keluhan ringan seperti pusing tidak boleh serta-merta diabaikan atau ditolak secara halus tanpa pemeriksaan awal yang memadai, mengingat gejala sekecil apapun bisa jadi merupakan indikasi dari gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan medis profesional secepatnya.(***/Red)
#RsMujaisyahPalopo
#KeluhanLayananPublik
#KanalAkhmadBaso
#Pamornews



