Home / KALIMANTAN TIMUR / Kutai Timur

Jumat, 29 November 2024 - 08:45 WIB

Kutim Targetkan Status “Informatif” dalam Keterbukaan Informasi Publik

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper), berkomitmen untuk meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik. Saat ini, Kutai Timur telah mencapai status “Cukup Informatif” dengan skor 80, dan menargetkan peningkatan ke tahap “Informatif” pada tahun mendatang.

Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar Hamonangan Siburian, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan langkah penting dalam memberikan akses informasi yang transparan dan akuntabel kepada masyarakat. “Saat ini, Kutai Timur berada di tahap Cukup Informatif dengan nilai 80. Target kami tahun ini adalah naik ke level Informatif dengan nilai di atas 90,” ujarnya, Jumat (29/11/2024).

Baca juga  Putra Luwu Jadi Pjs Walikota Balikpapan

Beberapa kanal informasi publik telah dioptimalkan untuk mendukung keterbukaan ini, seperti SP4N Lapor (Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional) dan website resmi kutaitimur.kab.go.id. Kedua platform ini menjadi jembatan utama bagi masyarakat dalam mengakses informasi dan menyampaikan pengaduan secara transparan.

Namun, Ronny menegaskan bahwa upaya meningkatkan status keterbukaan informasi bukan hanya tanggung jawab Diskominfo Staper semata, tetapi melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tingkat desa. “Indikator penilaian mencakup kontribusi dari semua OPD dan organisasi tingkat desa. Kolaborasi ini sangat penting untuk meningkatkan nilai keterbukaan informasi publik di Kutim,” tambahnya.

Dalam penilaian keterbukaan informasi publik, terdapat lima kategori:

Baca juga  Dishub Kutim Siagakan 2 Pos Penjagaan untuk Kendalikan Operasional Alat Berat

Informatif (nilai 90-100)
Menuju Informatif (80-90)
Cukup Informatif (70-80)
Belum Informatif (60-70)
Tidak Informatif (di bawah 60)
Saat ini, hanya Kota Bontang yang telah mencapai status Informatif di Kalimantan Timur, sementara daerah lain, termasuk Samarinda dan Balikpapan, masih berjuang untuk mencapai kategori tersebut. Kutai Timur optimis dapat mengikuti jejak Bontang dengan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kami berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas layanan informasi publik. Dengan kerja sama yang solid, Kutim akan mampu mencapai status Informatif dan memberikan layanan yang lebih transparan dan responsif kepada masyarakat,” tutup Ronny. (adv)

Share :

Baca Juga

KALIMANTAN TIMUR

Kolaborasi Lintas OPD untuk Tingkatkan Investasi di Kutai Timur
Visi dan Misi Paslon ARMY Sejaterahkan Masyarakat

KALIMANTAN TIMUR

Visi dan Misi Paslon ARMY Sejaterahkan Masyarakat, 25 Juta Bakal Didapatkan Para Ibu

KALIMANTAN TIMUR

Senam Sehat Buka Hari Kedua Bimtek DPPPA Kutim, Bangun Kebersamaan di Lombok

KALIMANTAN TIMUR

Cegah Ancaman Siber, Diskominfo Kutim Dorong OPD Gunakan Server Terpusat

KALIMANTAN TIMUR

Dinkes Kutim Siapkan Pusban untuk Integrasi Layanan Kesehatan

KALIMANTAN TIMUR

Dorong Digitalisasi, Diskop UKM Kutai Timur Latih Koperasi Gunakan Aplikasi Akuntansi

KALIMANTAN TIMUR

Dinkes Kutim Menyerahkan 5 Unit Ambulans untuk Puskesmas dalam Peringatan HKN 2024

KALIMANTAN TIMUR

Pemkab Kutim Gelar Radalok untuk Evaluasi Kinerja dan Penyerapan Anggaran