LUWU UTARA – Suasana sore di pusat kuliner Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara, mendadak berubah menjadi penuh haru dan tawa pada Jumat (27/2/2026).
Di tengah hiruk-pikuk warga yang berburu hidangan berbuka, hadirnya Bupati Andi Abdullah Rahim memberikan kejutan yang tidak terduga.
Tanpa protokol yang kaku, Bupati yang akrab disapa A2R ini melakukan aksi spontan dengan melunasi belanjaan takjil para warga yang tengah mengantre.
”Beli Saja, Nanti Saya Bayarkan”
Kalimat sederhana itu berulang kali terdengar dari lisan Andi Rahim saat menghampiri lapak-lapak pedagang yang didominasi oleh kaum ibu. “Beli saja, beli saja, Bu. Nanti dibayarkan ya,” ucapnya sembari menebar senyum di tengah kerumunan.
Warga yang awalnya sudah menyiapkan uang di tangan tampak terkejut sekaligus bersyukur.
Mereka tidak menyangka rutinitas berburu takjil sore itu justru berujung pada pertemuan hangat dan rezeki nomplok dari orang nomor satu di Luwu Utara tersebut.
Dukungan Nyata untuk Ekonomi Lokal
Di balik aksi humanis tersebut, terdapat misi penting yang diusung oleh Bupati Andi Rahim. Didampingi jajaran Kepala Perangkat Daerah, ia menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
”Aksi memborong takjil ini bukan sekadar berbagi, tapi pesan untuk menghidupkan ekonomi lokal. Kita ingin memastikan roda ekonomi masyarakat bawah tetap berputar kencang selama Ramadan,” ungkap salah satu narasi dalam pemantauan tersebut.
Menyentuh Hati Masyarakat
Selain menggerakkan ekonomi, langkah Bupati ini dinilai efektif dalam meringankan beban masyarakat menengah ke bawah. Kehadiran pemimpin di tengah-tengah rakyat tanpa sekat menunjukkan sisi kepemimpinan yang rendah hati dan peduli pada momen-momen bermakna.
Aksi ini pun lantas menuai pujian luas. Publik menilai Andi Abdullah Rahim berhasil memadukan fungsi pengawasan ekonomi dengan pendekatan personal yang menyentuh hati. (LHr/***)











