PALOPO – Di tengah tantangan infrastruktur dan kebutuhan air bersih yang terus meningkat, Perumda Air Minum Tirta Mangkaluku (TM) Kota Palopo, yang dulunya dikenal sebagai PDAM Palopo, berhasil mencatatkan kisah transformasi yang inspiratif.
Di bawah kepemimpinan Direktur Utama, Ir. H. M. Tawakkal, MM, perusahaan milik daerah ini bukan lagi sekadar penyedia air, melainkan telah menjelma menjadi Perumda peraih predikat sehat yang disegani.
Prestasi paling mencolok adalah keberhasilan Perumda TM mempertahankan posisi peringkat pertama sebagai BUMD Air Minum terbaik di seluruh Sulawesi Selatan selama tiga tahun berturut-turut (2021-2023).
Tak hanya unggul di tingkat provinsi, di kancah nasional pun mereka merangkak naik, menembus posisi ke-33 dari ratusan PDAM se-Indonesia.
Inovasi Digital Membunuh ‘Kebocoran’ Cuan
Kenaikan kinerja ini tidak datang tiba-tiba. Tawakkal, yang dikenal sebagai sosok pemimpin visioner, membawa filosofi ‘memperbaiki dari hulu ke hilir’ dengan sentuhan digitalisasi. Salah satu inovasi paling efektif adalah perbaikan sistem operasional di lapangan, khususnya pada armada truk tangki air.
”Dulu, pendapatan dari penjualan air lewat truk tangki kami flat, hanya sekitar Rp4 juta per bulan. Kecurangan sulit dipantau,” ungkap Tawakkal.
Solusinya? Manajemen mengintegrasikan sistem GIS (Geographic Information System) pada truk tangki dan memperketat SOP.
Hasilnya sungguh mengejutkan: pendapatan dari sektor ini melonjak drastis hingga Rp20-30 juta per bulan. Sebuah contoh nyata bagaimana teknologi dan tata kelola yang baik mampu ‘membunuh’ kebocoran finansial dan menaikkan laba perusahaan.
Dividen Melejit Tiga Kali Lipat
Peningkatan efisiensi dan laba berdampak langsung pada kas daerah. Di bawah kepemimpinannya, kontribusi Perumda TM kepada Pemerintah Kota Palopo melalui dividen menunjukkan lonjakan signifikan.
Sejak awal menjabat, Tawakkal berhasil meningkatkan setoran dividen hingga lebih dari tiga kali lipat dalam kurun waktu empat tahun. Jika di awal masa jabatannya pada tahun 2021 setoran dividen berkisar Rp706 juta, pada tahun buku 2024 (kinerja 2023) angka itu menembus Rp2,2 miliar. Angka ini menegaskan predikat perusahaan ‘Sehat’ yang terus dipertahankan berdasarkan penilaian Kementerian PUPR.
Mengatasi Tantangan dengan Penguatan SDM
Tentu, perjalanan ini tidak lepas dari hambatan. Palopo, seperti daerah lain, sering menghadapi masalah air baku yang keruh akibat banjir, yang berdampak pada kontinuitas suplai.
Namun, di sini pula Perumda TM menunjukkan komitmennya.
Peningkatan nilai kinerja yang mereka raih juga disumbang oleh aspek Sumber Daya Manusia (SDM). Program diklat, pelatihan integritas, hingga pembekalan manajemen risiko bagi karyawan terus digencarkan.
”Keberhasilan ini adalah hasil dari penguatan SDM di seluruh divisi dan penerapan inovasi manajemen,” tegas Tawakkal, seraya menambahkan bahwa kunci utamanya adalah memastikan setiap karyawan memiliki kompetensi dan integritas tinggi dalam melayani masyarakat.
Dengan visi “Menuju BUMD Ternama di Indonesia” yang diusung saat HUT ke-21 perusahaan, Perumda Tirta Mangkaluku di bawah kepemimpinan Ir. H. Tawakkal bukan hanya menjaga air tetap mengalir, tetapi juga memastikan ‘suntikan’ keuntungan dan pelayanan terbaik terus mengalir deras untuk kesejahteraan Kota Palopo.(***)
Penulis : amma
editor : basoakhmad











