Home / Kota Palopo

Kamis, 29 Januari 2026 - 08:01 WIB

Jejak Kepedulian di JIEXPO: Saat Palopo Membuktikan Kesehatan Bukan Lagi Barang Mewah

​PALOPO – Di tengah hiruk-pikuk JIEXPO Kemayoran Jakarta, Selasa (27/1/2026), sebuah senyum merekah dari wajah Walikota Palopo, Hj. Naili Trisal.

Di tangannya, sebuah trofi penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Utama berkilau di bawah lampu aula.

​Bagi Kota Palopo, trofi ini bukan sekadar pajangan di lemari birokrasi. Ia adalah bukti otentik bahwa di bawah langit “Kota Idaman”, akses kesehatan bukan lagi sebuah kemewahan yang sulit digapai, melainkan hak dasar yang dijaga ketat oleh negara.

Menembus Standar Emas
​Dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, hanya Palopo dan Luwu Timur yang berhasil membawa pulang predikat Utama. Ini adalah kasta tertinggi dalam penghargaan UHC, melampaui kategori Madya dan Pratama.

​Namun, untuk mencapai titik ini, syaratnya tidak main-main. Kadis Kesehatan Kota Palopo, Irsan Anugrah, membeberkan “resep” di balik sukses tersebut.

“Ada tiga indikator baja yang harus ditembus. Palopo berhasil mencatat angka kepesertaan UHC sebesar 94%, tingkat keaktifan peserta di angka 91%, dan yang paling krusial: Pemerintah Kota tidak memiliki tunggakan premi sama sekali,” ungkap Irsan dengan nada bangga.
​Anggaran 25 Miliar: Investasi Nyata untuk Rakyat

Baca juga  Kunjungi SMAN 5 Palopo, Pj Gubernur Sulsel Berikan Bantuan

Di balik angka-angka statistik tersebut, ada komitmen finansial yang berani. Di tahun anggaran 2026, Walikota Naili Trisal tidak ragu menggelontorkan dana sebesar Rp25 miliar. Dana fantastis ini dialokasikan khusus untuk menyubsidi premi puluhan ribu warga Palopo agar tetap terdaftar di layanan Kelas III BPJS Kesehatan.
“Ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah. Kami ingin memastikan warga tidak perlu cemas saat jatuh sakit.

Biaya pengobatan sudah kami ‘amankan’ lewat subsidi ini,” tambah Irsan.

​Dampak di Balik Kartu JKN
​Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menegaskan bahwa apa yang dilakukan Palopo sejalan dengan target global Sustainable

Development Goals (SDGs) 2030.
Berdasarkan riset LPEM FEB UI, daerah dengan status UHC seperti Palopo cenderung memiliki tingkat kesakitan yang lebih rendah karena masyarakat tidak lagi takut memeriksakan diri secara dini.

Baca juga  Tempuh Berkilo Kilo Jalan Kaki Demi Sekolah, Pj Wali Kota Palopo Beri Sepeda Untuk Nabil

​Bagi warga Palopo, penghargaan ini adalah jaminan ketenangan. Saat ini, rata-rata kunjungan peserta JKN ke fasilitas kesehatan mencapai dua juta kunjungan per hari secara nasional.
Di Palopo, angka itu diterjemahkan sebagai kemudahan akses di Puskesmas hingga Rumah Sakit tanpa harus dihantui tagihan yang mencekik.

​Awal Tahun yang Gemilang
​Meraih penghargaan bergengsi di awal masa pemerintahan tahun 2026 menjadi sinyal positif bagi kepemimpinan Hj. Naili Trisal. Dengan predikat UHC Utama, Palopo kini berdiri sejajar dengan kota-kota maju lainnya di Indonesia dalam hal perlindungan sosial.

​Sebuah pesan tersirat dikirimkan dari Jakarta ke pelosok gang di Kota Palopo: Bahwa sehat adalah hak semua orang, dan pemerintah kota hadir untuk menjaganya.(***)

Share :

Baca Juga

Kota Palopo

FKJ, Siapkan Program Diklat Pelaut 1.000 Orang, Siswa SD dan SMP Gratis Seragam Sekolah
Pemkot Palopo Gelar Buka Puasa Bersama Dan Santuni Anak Yatim

Kota Palopo

Pemkot Palopo Gelar Buka Puasa Bersama Dan Santuni Anak Yatim

Kota Palopo

Salam Kebersamaan ️FKJ-NUR, Ini Programnya
Titik Longsor Di Palopo Ditemukan, Segera Kerahkan Alat Berat

Kota Palopo

Titik Longsor Di Palopo Ditemukan, Segera Kerahkan Alat Berat
Dekranasda Palopo Promosikan Produk Unggulan di Pameran Warna Budaya

Kota Palopo

Dekranasda Palopo Promosikan Produk Unggulan di Pameran Warna Budaya

Kota Palopo

Jelang HUT RI Ke-79, Pemkot Palopo Bagikan Bendera Merah Putih

Kota Palopo

Pasar Murah Rumah Pangan PKK Disambut Antusias Warga Palopo
Resmi Dirilis Logo HUT RI ke-80 Bertema Bersatu berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju

Kota Palopo

Resmi Dirilis Logo HUT RI ke-80 Bertema Bersatu berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju