Home / Uncategorized

Senin, 12 Januari 2026 - 18:53 WIB

Kilang RDMP Balikpapan Beroperasi, RI Pangkas Impor BBM Rp 60 Triliun

BALIKPAPAN – Indonesia mengambil langkah raksasa menuju kemandirian energi. Proyek modernisasi kilang atau Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan resmi beroperasi penuh.

Megaproyek senilai USD 7,4 miliar (sekitar Rp 123 triliun) ini diproyeksikan menjadi “penyelamat” devisa negara dengan menekan angka impor BBM secara drastis.

​Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pengoperasian kilang ini bukan sekadar pencapaian teknis, melainkan benteng pertahanan fiskal Indonesia.

​Efek Domino Terhadap Devisa Negara

​Berdasarkan data kementerian dan PT Pertamina (Persero), kehadiran RDMP Balikpapan akan memberikan dampak signifikan terhadap neraca perdagangan nasional:

​Penghematan Devisa: Potensi penghematan mencapai Rp 60 triliun hingga Rp 68 triliun per tahun.

​Rincian Penurunan Impor:

Baca juga  Sekda Morowali Yusman Mahbub Lepas Atlet Catur ke Kejurnas di Mamuju

​Bensin (Gasoline): Rp 44,6 triliun

​Solar (Diesel): Rp 14,9 triliun

​Avtur: Rp 5,4 triliun

​LPG: Rp 2,9 triliun

​”Ini adalah mesin penyelamat devisa. Dengan RDMP ini, ketergantungan kita pada produk luar negeri berkurang drastis,” ujar Bahlil saat meninjau lokasi, Senin (12/1/2026).

​Lompatan Kapasitas dan Standar Euro 5

​Modernisasi ini mengubah wajah Kilang Balikpapan menjadi salah satu kilang tercanggih di Asia Tenggara. Kapasitas pengolahan minyak mentah melonjak dari 260 ribu barel menjadi 360 ribu barel per hari.

​Tak hanya soal kuantitas, kualitas bahan bakar yang dihasilkan kini jauh lebih ramah lingkungan. Produk BBM dari kilang ini telah memenuhi standar Euro 5, yang mendukung komitmen Indonesia menuju Net Zero Emission.

Baca juga  Absen di Hari Jadi Luwu, Gubernur Sulsel Diduga Hindari Demo "Luwu Raya" dan Bentrok Jadwal Pelantikan

​Target Produksi Tahunan:

Bensin (Gasoline) | 5,8 Juta Kiloliter (kl)

Solar (Diesel) | 1,8 Juta Kiloliter (kl)

​Ambisi Setop Impor Solar Tahun Ini

​Kabar paling menggembirakan datang dari sektor Solar. Bahlil optimistis bahwa mulai tahun ini, Indonesia tidak perlu lagi mendatangkan Solar dari luar negeri.

​”Kebutuhan solar nasional kita berada di angka 38 juta kiloliter. Dengan tambahan produksi dari RDMP Balikpapan, kita bahkan diprediksi akan mengalami surplus sekitar 1,4 juta kiloliter,” ungkapnya.

​Presiden Prabowo Subianto, yang meresmikan langsung proyek ini, mencatatkan sejarah sebagai Presiden RI pertama yang meresmikan kilang minyak dalam 32 tahun terakhir.

Pengoperasian penuh RDMP Balikpapan diharapkan menjadi tonggak baru kedaulatan ekonomi dan energi nasional di tengah ketidakpastian global.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Diskominfo Morowali Gelar Rapat Persiapan Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital 2026, OPD Diminta Lengkapi Dokumen Pendukung 

Uncategorized

Bupati Morowali Lantik Kades PAW Desa Bahodopi, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik

Uncategorized

Wabup Morowali Iriane Iliyas Pimpin Upacara Tabur Bunga Hari Pahlawan

Uncategorized

Program Kesehatan PT Vale Raih Platinum Champion di BISRA 2025

Uncategorized

Bupati Iksan: 2028–2030 Waktunya Menikmati Hasil Pembangunan

Uncategorized

Jaga Kebersihan Fasilitas Publik, Disporapar Luwu Utara Larang Warga Buang Sampah di Lapangan Tamsis

Uncategorized

Lurah Songka Bacakan Sambutan Wali Kota pada Salat Idul Adha 1447 H: Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas dan Dukung Pembangunan

Uncategorized

Gerah Menyengat di Sulsel: Bukan Suhu Aktual, Tapi ‘Real Feel’ di Atas 37 Derajat yang Bikin Warga Kepanasan