REPORTER : ERYCK SETIAWAN

PALOPO – Di tengah hiruk pikuk dunia digital dan kesibukan membuat konten, sekelompok kreator dan kerabat di Kota Palopo memilih cara yang sederhana namun bermakna untuk rehat sejenak: menggelar acara silaturahmi dan liburan bersama di destinasi wisata primadona Palopo, Pantai Labombo.
Acara yang diprakarsai oleh tim #eryckproduction ini terlihat bukan sekadar momen berlibur, melainkan perwujudan nyata dari semangat kebersamaan.
Jauh dari layar dan gawai, fokus utama mereka adalah mempererat ikatan kekeluargaan dan pertemanan, sesuai dengan tagline acara,
“biar makin kompak dan saling sayang.”
Aktivitas Ikan Bakar Sebagai Puncak Kebersamaan
Pemandangan khas yang terekam adalah suasana barbeque atau bakar-bakar ikan di tepi pantai yang teduh. Dalam foto yang beredar, terlihat beberapa anggota kelompok, termasuk kreator, sibuk mengolah hidangan laut segar di atas tungku panggangan tradisional. Aktivitas ini seolah menjadi simbol gotong royong dan kesederhanaan, di mana tawa dan canda mengiringi proses memasak hingga hidangan siap dinikmati bersama.
Pantai Labombo, yang dikenal dengan pasir putihnya yang lembut, pepohonan rindang, dan suasananya yang sejuk, menjadi latar sempurna bagi kegiatan ini.
Destinasi yang terletak di Salekoe, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo ini memang sering menjadi pilihan utama warga lokal untuk menghabiskan waktu berkualitas di akhir pekan.
Bentuk Apresiasi dan Jeda dari Rutinitas Digital
Menggunakan tagar seperti #kontenkreator, #SorotanPublik, dan #viral, acara ini menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara kehidupan online dan offline. Bagi para kreator, momen ini menjadi jeda (break) yang sangat dibutuhkan dari tuntutan untuk terus memproduksi konten, mengarahkan fokus kepada real-life connection yang seringkali terabaikan.
Kehangatan yang tercipta di Pantai Labombo ini diharapkan tidak hanya menjadi kenangan indah semata, tetapi juga energi baru bagi para kreator Palopo untuk kembali berkarya dengan semangat yang lebih segar dan solidaritas yang lebih kuat.
Mereka membuktikan bahwa di balik layar kesuksesan digital, ada tali silaturahmi yang harus terus dijaga erat.
[***]











