PAMORNEWS.COM — Pemerintah Kota Palopo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah sebagai pijakan dalam memperkuat solidaritas sosial sekaligus menyukseskan program pembangunan daerah
Pesan keluhuran tersebut disampaikan oleh Wali Kota Palopo, Hj. Naili Trisal, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Lurah Songka, Irfan, S.E., di hadapan jemaah salat Idul Adha yang memadati Masjid Al Huda Songka, Palopo, Rabu (27/5/2026).
Dalam sambutan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa hakikat ibadah kurban tidak sekadar ritual menyembelih hewan semata. Lebih dari itu, Idul Adha merupakan simbol peneguhan komitmen ketaatan, keikhlasan, serta pengorbanan untuk mengikis sifat egois demi kemaslahatan bersama.
”Ibadah kurban hendaknya dipahami sebagai pengakuan terhadap kesetaraan manusia di hadapan Allah SWT, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an surah Al-Hujurat ayat 13 bahwa kemuliaan seseorang ditentukan oleh derajat ketakwaannya, bukan latar belakang keluarga, pangkat, jabatan, kekayaan, atau status sosialnya,” demikian petikan sambutan
Wali Kota yang dibacakan Irfan.
Menepis Egosentrisme Demi Kemajuan Palopo
Melalui momentum hari raya ini, Pemerintah Kota Palopo mengajak seluruh elemen warga untuk menepis sikap egosentrisme yang dapat merusak tatanan sosial di lingkungan
masyarakat. Sikap dan tindakan yang kondusif dinilai sebagai kunci utama dalam mendorong laju pembangunan demi kemajuan daerah.
Pemerintah menyadari bahwa kesuksesan pembangunan Kota Palopo tidak ditentukan oleh satu orang atau pihak tertentu saja, melainkan lahir dari kontribusi nyata dan positif dari seluruh kalangan masyarakat.
”Semangat Idul Qurban juga mengingatkan kita pentingnya pembangunan ketahanan keluarga seperti yang diteladani oleh Nabi Ibrahim AS, Siti Hajar, dan Nabi Ismail AS. Keluarga adalah kelompok terkecil dalam masyarakat yang ditopang dengan spiritualitas yang baik, sikap saling menghargai sesama, dan menjaga kepercayaan satu sama lain,” lanjutnya.
Landasan Moral dan Doa untuk Jemaah Haji
Di tengah tantangan situasi nasional dan global saat ini, keteladan keluarga Nabi Ibrahim AS diharapkan dapat menjadi fondasi moral bagi pemerintah dan masyarakat Kota Palopo untuk memastikan program pembangunan terwujud dan terlaksana sesuai harapan. Warga diajak untuk terus berlomba-lomba berbuat kebaikan demi memajukan kota sesuai peran dan kapasitas masing-masing.
Menutup sambutan resmi tersebut, Pemerintah Kota Palopo secara khusus mengajak jemaah yang hadir di Masjid Al Huda Songka untuk mendoakan keselamatan dan kesehatan bagi seluruh jemaah haji asal Kota Palopo dan Tana Luwu yang saat ini sedang berada di tanah suci.
”Semoga mereka dapat kembali menjadi haji yang mabrur dan membangun nuansa religi di kota ini. Bagi yang belum menunaikan ibadah haji, semoga diberi kemudahan untuk mengunjungi dan beribadah di Baitullah,” tuturnya.
Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Palopo, Wali Kota mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1447 Hijriyah kepada segenap kaum muslimin dan muslimat.
Bertindak selaku khatib, usai Shalat Ied , udstas Lubis,S.ag , antara lain mengutip keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail tentang makna berkurban.(***)











