MASAMBA – Terpilihnya Muchammad Ichsan Lussa, SE, MM sebagai peraih nilai tertinggi dalam seleksi Direktur Perumda Tirta Bukae periode 2026-2031 membawa angin segar bagi birokrasi di Luwu Utara. Namun, di balik kemenangan tersebut, segudang “pekerjaan rumah” (PR) menahun telah menanti untuk segera dituntaskan.
Hasil seleksi yang diumumkan Panitia Seleksi (Pansel) pada 20 April 2026 kemarin memang membuktikan kompetensi Ichsan secara akademis dan manajerial. Namun, ujian sesungguhnya bagi seorang Direktur BUMD bukan di atas kertas ujian, melainkan pada tetesan air di kran-kran rumah warga Masamba dan sekitarnya.
Menanti Gebrakan di Tengah Keluhan Klasik
Selama ini, pelanggan Perumda Tirta Bukae seringkali menyuarakan keluhan klasik: mulai dari distribusi air yang tidak merata di jam-jam sibuk, kualitas air yang keruh saat intensitas hujan tinggi, hingga respons penanganan kebocoran pipa yang dinilai lambat.
Publik kini bertanya: Apakah pergantian pimpinan ini akan membawa transformasi digital dan teknis yang signifikan, atau hanya sekadar pergantian wajah di kursi direksi?
Tantangan 100 Hari Pertama
Sebagai Direktur terpilih, Ichsan Lussa dituntut untuk tidak hanya piawai dalam urusan administrasi, tetapi juga harus mampu melakukan audit teknis dan revitalisasi infrastruktur pipa yang sudah termakan usia.
”Ini adalah amanah yang akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Ichsan dalam pernyataan singkatnya.
Namun, bagi masyarakat Luwu Utara, “sebaik-baiknya” berarti air mengalir deras 24 jam tanpa ada lagi alasan teknis yang berulang.
Menunggu Ketegasan dan Eksekusi
Kini, bola panas berada di tangan Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, untuk segera melantik dan memberikan target kinerja (key performance indicators) yang jelas kepada Ichsan Lussa setelah proses konsultasi dengan Kemendagri usai.
Muchammad Ichsan Lussa memiliki modal sosial yang kuat dengan merangkul rival-rivalnya di masa seleksi sebagai sahabat untuk berkolaborasi. Langkah awal yang inklusif ini patut diapresiasi, namun efektivitas kerjanya akan terus dipantau oleh publik melalui kanal-kanal jurnalisme warga.
Akankah Tirta Bukae di bawah kendali Ichsan Lussa menjadi BUMD yang sehat secara finansial sekaligus prima secara layanan? Waktu yang akan menjawab. (***)
”Selamat untuk Bapak Ichsan Lussa. Harapan kita besar, namun tantangan di lapangan jauh lebih besar. Menurut kawan-kawan, apa masalah air bersih di Masamba yang paling mendesak untuk diselesaikan oleh Direktur baru ini? Tulis di kolom komentar agar menjadi masukan bagi beliau.”











