Home / KALIMANTAN TIMUR / Kutai Timur

Senin, 25 November 2024 - 14:03 WIB

Pemkab Kutim Tingkatkan Anggaran BOSDA untuk Pendidikan Lebih Berkualitas

SANGATTA – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2024, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengumumkan kebijakan penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono, mengungkapkan peningkatan anggaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) yang melonjak dua kali lipat, dari Rp 8,9 miliar pada 2023 menjadi Rp 19 miliar pada 2024.

Baca juga  Dinkes Kutim Kerahkan Tenaga Kesehatan untuk Amankan Pelaksanaan Pilkada 2024

Mulyono menjelaskan bahwa dana BOSDA tersebut sudah disalurkan ke sekolah-sekolah, baik negeri maupun swasta, dari tingkat TK hingga SMP.

Selain itu, Disdikbud juga mengeluarkan kebijakan yang menghapuskan pungutan dan sumbangan dari orang tua terkait biaya pendidikan, termasuk untuk buku dan seragam.

Baca juga  Disdikbud Kutim Prioritaskan 7 Program Utama di 2024 untuk Dukung Pendidikan Berkualitas

Dengan kebijakan ini, Pemkab Kutim berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan bebas dari beban biaya tambahan bagi orang tua, khususnya yang kurang mampu. (adv)

Share :

Baca Juga

KALIMANTAN TIMUR

Diskominfo Kutim Dorong Jurnalis Daerah Tingkatkan Profesionalisme dan Tangkal Hoaks

KALIMANTAN TIMUR

Pemerintah Kutim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Suksesnya Pilkada 2024

KALIMANTAN TIMUR

Optimalisasi PAD Jadi Fokus Utama Sinergi Pemkab Kutim dan KPP Pratama Bontang

KALIMANTAN TIMUR

Percasi Kutim Bangkitkan Catur Cepat dan Kilat Pasca Hasil Kurang Maksimal

KALIMANTAN TIMUR

Pemerintah Kutim Genjot Penerangan Jalan, Fokus pada Keamanan Warga

KALIMANTAN TIMUR

2024, Anggaran Beasiswa Kutim Naik Drastis untuk SD dan SMP

KALIMANTAN TIMUR

HUT ke-53 KORPRI Kutim: Semangat Layanan dan Inovasi untuk Pembangunan Bangsa

KALIMANTAN TIMUR

e-Kutim, Solusi Digitalisasi untuk Memudahkan Akses dan Amankan Dokumen Masyarakat