Home / Luwu Utara

Sabtu, 18 April 2026 - 19:28 WIB

Temui Sesmenko Pemberdayaan Masyarakat, Bupati Luwu Utara Usulkan Pembangunan Pasar di Wilayah Terpencil

JAKARTA – Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, melakukan pertemuan strategis dengan Sekretaris Menteri Koordinator (Sesmenko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Andi Megantara, Rabu (15/4/2026) di Kantor Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Pertemuan Andi Rahim dengan orang nomor dua di Kemenko PM ini dalam rangka membicarakan upaya percepatan penurunan angka kemiskinan ekstrim di Luwu Utara, sekaligus sebagai langkah untuk menggerakkan pembangunan ekonomi di Luwu Utara, khususnya di wilayah-wilayah yang masuk kategori terpencil.

Pada kesempatan itu, Andi Rahim secara khusus mengusulkan pembangunan fasilitas pasar rakyat untuk tiga kecamatan pegunungan, yakni Seko, Rampi, dan Rongkong. Langkah ini dinilai strategis, karena hingga saat ini tiga wilayah tersebut belum memiliki infrastruktur pasar yang representatif untuk mendukung aktivitas ekonomi warga.

Baca juga  Perkuat Integritas, Disporapar Luwu Utara Teken Perjanjian Kinerja Tahun Anggaran 2026

“Kita juga mengusulkan pembangunan pasar-pasar untuk daerah-daerah tertinggal yang ada di Kecamatan Rampi, Seko, dan Rongkong yang sampai saat ini belum memiliki pasar,” ungkap Andi Rahim usai pertemuan tersebut.

Pengusulan pasar di wilayah pegunungan tersebut dinilai sebagai langkah brilian seorang Bupati untuk menggerakkan roda perekonomian di wilayah terpencil tersebut.

“Selama ini, warga yang ada di wilayah pegunungan hanya mengandalkan sistem perdagangan yang tidak terpusat. Sehingga dengan kehadiran pasar nanti diharapkan mampu menstabilkan harga komoditas serta mempermudah distribusi barang pokok,” jelasnya.

Menurutnya, jika usulan ini dapat diwujudkan, maka akan meningkatkan kemandirian ekonomi desa di daerah-daerah yang masuk kategori terpencil. “Pembangunan pasar ini sudah selaras dengan visi Kemenko PM untuk meningkatkan kemandirian ekonomi desa di daerah tertinggal,” jelasnya lagi.

Baca juga  Gerakkan Ekonomi, Bupati Sebut Nilai Jual Jengkol Luwu Utara Tahun 2025 Tembus Puluhan Miliar

Bupati berharap Kemenko PM dapat memberikan dukungan prioritas terhadap usulan Luwu Utara tersebut. Mengingat Seko, Rampi, dan Rongkong adalah wilayah dengan potensi luar biasa, namun terkendala ketiadaan pasar sebagai jantung perputaran ekonomi.

“Tentunya apa yang kita usulkan ini membutuhkan kolaborasi dengan pemerintah pusat, dalam hal ini Kemenko Bidang Pemberdayaan Masyarakat dalam upaya menggerakkan perekonomian di desa, sekaligus mendorong penurunan angka kemiskinan ekstrim kita,” imbuhnya.

 

Pihak Kemenko PM sendiri menyambut baik usulan tersebut, dan menyatakan akan melakukan koordinasi lintas kementerian untuk menindaklanjuti kebutuhan infrastruktur ekonomi di wilayah tertinggal tersebut. (LHr)

 

Share :

Baca Juga

Ricuh RDP DPRD Luwu Utara: Reski Halim Ungkap Motif Penganiayaan Terkait Mafia Solar

Luwu Utara

Ricuh RDP DPRD Luwu Utara: Reski Halim Ungkap Motif Penganiayaan Terkait Mafia Solar

Luwu Utara

Akselerasi Digitalisasi, Kepala UPT Pariwisata Luwu Utara Daftarkan Sertifikat Elektronik di Diskominfo-SP

Luwu Utara

Sosok Admin MTQ Luwu Utara: Bekerja dalam Senyap Demi Kelancaran Administrasi dan Prestasi

Luwu Utara

Muchammad Ichsan Lussa Nakhoda Baru Tirta Bukae: Sejauh Mana Mampu Atasi Keluhan Pelanggan?

Luwu Utara

Andika Kangen Band Pernah Jadi “”Penyanyi Elekton” di Salulemo
Menanti Taji Hukum di Tengah Gurita Mafia BBM Subsidi Luwu Utara

Luwu Utara

Menanti Taji Hukum di Tengah Gurita Mafia BBM Subsidi Luwu Utara

Luwu Utara

Gubernur Kucurkan Rp21 Miliar untuk Pembangunan Pelabuhan Palopo

Luwu Utara

Gas LPG 3 kg Langka dan Mahal, DP2KUKM Luwu Utara Gelar Sidak Intensif di Sejumlah Kecamatan