Home / Kota Palopo

Rabu, 30 Oktober 2024 - 06:46 WIB

Tidak Ada Pemilihan RT RW Sebelum Intensif 10 Bulan Dibayar

PALOPO, Pamornews –Tuntutan Ketua RT/RW dan LPMK se Kota Palopo yang berunjukrasa selama dua hari, terkait insentif mereka yang tidak dibayarkan selama 10 bulan agar dibayarkan sebelum diadakan pemilihan ulang Ketua RT/RW dan LPMK se Kota Palopo, membuahkan hasil.

Wakil Ketua I DPRD Palopo, Harisal A Latief, saat mendampingi menerima aspirasi perwakilan Ketua RT/RW dan LPMK, menegaskan, bahwa pemilihan ulang para perangkat pemerintahan tingkat kelurahan mulai Ketua RT/RW dan LPMK, tidak akan dilaksanakan sebelum insentif 10 bulan yang menunggak dibayarkan. “Kapan dibayar, maka laksanakan (pemilihan),” kata Harisal, di hadapan pengunjukrasa, Senin (28/10/2024).

Harisal ikut mendampingi Ketua DPRD Palopo, Darwis, Pj Walikota Palopo, Firmanza DP, dan Anggota Dewan menerima perwakilan Ketua RT/RW dan LPMK yang berunjukrasa di Kantor DPRD Palopo.

Pernyataan Harisal tersebut langsung disambut tepuk tangan pengunjukrasa. Mereka menilai, pernyataan Harisal tersebut menjawab aspirasi mereka, yang sudah dua hari berunjukrasa.

“Kami pegang pernyataan Harisal selaku Wakil Ketua I DPRD Palopo, bahwa tidak ada pemilihan Ketua RT/RW dan LPMK selagih intensif 10 belum tidak dibayarkan. Kami memiliki dokumentasi video ketika Pak Harisal menyampaikan pernyataan tersebut,” kata Feriyanto selaku koordinator lapangan aksi Ketua RT/RW dan LPMK.

Baca juga  Kunjungan Ke RSUD Sawerigading, Pj Wali Kota Tegaskan Layanan Kesehatan dan Tata Kelola Sampah

Menurut Feriyanto, pihaknya dalam tuntutannya didepan Pj Walikota, pimpinan dan Anggota DPRD Palopo, pertama meminta agar insentif Ketua RT/RW dan LPMK yang tertunggak pembayarannya tetap di bayarkan, kedua pemilihan ulang Ketua RT/RW dan LPMK tidak dilaksanakan di 48 kelurahan sebelum intensif 10 bulan dibayarkan.

“Alhamdulillah, tuntutan kami dipenuhi sesuai pernyataan Pak Harisal didepan kami. Makanya, kami akan mengawal kesepakatan bersama itu ke 48 kelurahan. Kami juga meminta agar seluruh Lurah dan Camat se Kota Palopo tidak menggelar pemilihan Ketua RT/RW dan LPMK sesuai kesepakatan di DPRD sebelum intensif dibayarkan,” tandas Feriyanto.

Ketua DPRD Palopo, Darwis saat dimintai tanggapannya, mengatakan, insentif selama 10 bulan Ketua RT/RW dan Ketua LPMK di 48 kelurahan akan dicarikan solusi dan formulasi agar bisa dibayarkan. Dewan bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo akan berkonsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulsel terkait pembayaran insentif tersebut, agar tidak menimbulkan masalah hukum.

“Kita akan carikan solusi, formulasinya, agar bisa dibayarkan intensif 10 bulan itu. Kita jangan menyerah, kita akan carikan formulasinya supaya bisa dibayarkan. Kita akan konsultasikan dengan BPK,” kata Darwis kepada wartawan di Kantor DPRD Palopo.

Baca juga  Hari Terakhir Sebagai Wali Kota Palopo, Asrul Sani Minta ASN Menjaga Netralitas

Darwis menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkot Palopo terkait mekanisme pembayaran intensif RT/RW dan Ketua LPMK. “Intinya diupayakan dibayar karena hak mereka, diupayakan dibayar,” katanya.

Ditanya terkait pemilihan Ketua RT/RW dan LPMK tidak dilaksanakan sebelum insentif 10 bulan dibayarkan, Darwis mengatakan, saat ini sebenarnya sudah ada pemilihan di beberapa kelurahan. “Begitu informasinya sudah ada pemilihan di beberapa kelurahan, tetapi kami akan cek,” katanya.

Darwis juga menyampaikan jika sebelumnya dia menyarankan kepada jajaran Pemkot Palopo agar menunda pelaksanaan pemilihan Ketua RT/RW setelah Pilkada Palopo demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban menjelang hari ‘H’ pencoblosan Pilkada Palopo 2024, 27 November mendatang.

Sementara itu, Pj Walikota Palopo, Firmanza DP mengatakan, pihaknya bersama stakeholder terkait akan mencarikan formulasi agar intensif Ketua RT/RW dan LPMK yang 10 bulan menunggak, agar bisa dibayarkan. “Insya Allah akan dibayarkan, tetapi kita carikan formulasinya. Kita tidak bisa bayarkan kalau tidak sesuai regulasi, ya itu Perwal,” katanya.

Disinggung soal pemilihan ketua RT/RW dan LPMK tidak diadakan sebelum insentif 10 bulan dibayarkan, Firmanza menyebut jika hal tersebut keinginan para pengunjukrasa. “Itu keinginan mereka, tetapi akan dikoordinasikan dengan pihak terkait,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Pj Walikota Pimpin Senam dan Kerja Bakti Massal di Kompleks Terminal Palopo

Kota Palopo

Pj Walikota Pimpin Senam dan Kerja Bakti Massal di Kompleks Terminal Palopo

Kota Palopo

Hari Kesadaran Nasional Momentum Maknai Pengabdian

Kota Palopo

Warga Forum Peduli Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan se-Kota Palopo Gelar Aksi Unjuk Rasa
Pj Wali Kota Palopo Hadiri Sidang Paripurna Pengesahan Propemperda Tahun 2025

Kota Palopo

Pj Wali Kota Palopo Hadiri Sidang Paripurna Pengesahan Propemperda 2025
PALOPO - Pemerintah Kota Palopo menggelar kegiatan Dzikir dan Doa bersama dalam rangka Mewujudkan Pilkada Damai Pemilihan Suara Ulang (PSU) tahun 2025 di Kota Palopo. Kegiatan Dzikir dan Doa bersama yang digelar di Masjid Agung Luwu Palopo ini dihadiri oleh Pj. Wali Kota Palopo Drs. H. Firmanza DP, SH, M.Si., yang juga sekaligus memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Firmanza DP menuturkan bahwa pada tanggal 24 Mei 2025 nantinya, masyarakat Kota Palopo akan melaksanakan PSU, dan kiranya PSU ini dapat berjalan dengan aman dan lancar. "Oleh karena itu, melalui kesempatan ini saya mengimbau kepada seluruh jamaah yang hadir mari kita sama-sama menggunakan hak pilih kita, sama-sama kita datangi TPS pada tanggal 24 Mei tahun 2025," kata Firmanza DP. Kamis, (22/5/2025). Firmanza DP juga mengajak kepada para jamaah untuk menciptakan suasana kondusif di Kota Palopo ini. "Saya selalu sampaikan bahwa Pilkada secukupnya saja, tapi persaudaraan itu adalah selamanya. Dan kita berharap bahwa Pilkada yang kita laksanakan ini bisa menghasilkan pemimpin yang betul-betul amanah dan betul-betul memperhatikan kita semua," lanjut Firmanza DP. Selain itu, RT/RW juga kiranya mengajak warganya untuk menggunakan hak pilihnya, serta dapat mengedukasi warga agar tidak membuat hal-hal yang bertentangan dengan aturan. "Saya juga berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga lisannya agar tidak menyebarkan berita-berita hoax dan kemudian jangan main politik uang atau tidak ada money politik," pungkas Firmanza DP. Dalam kegiatan Dzikir dan Doa bersama ini juga dihadiri oleh Kapolres Palopo, Pj. Sekda, para Asisten Setda Palopo, para Pimpinan Instansi Vertikal, Ketua KPU Sulsel beserta jajaran. Serta turut hadir perwakilan Ketua Bawaslu Kota Palopo beserta jajaran, Ketua MUI Kota Palopo, para Ulama, para Pimpinan Universitas di Kota Palopo, para Kepala Perangkat Daerah Lingkup Kota Palopo, dan para Camat dan Lurah se-Kota Palopo.

Kota Palopo

Zikir dan Doa Bersama untuk PSU Palopo Aman dan Damai
Pj Wali Kota Apresiasi Respon Cepat Tagana Palopo Terhadap Bencana Banjir Luwu

Kota Palopo

DPMPTSP Palopo Gelar Bimtek Perizinan Berusaha dan Pengawasan Berbasis Risiko
Sekot Palopo Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII 2024

Kota Palopo

Sekot Palopo Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII 2024

Kota Palopo

PSI Bakal Tandem di Pilkada Se Sulsel, FKJ Kembalikan Formulir