Home / KALIMANTAN TIMUR / Kutai Timur

Senin, 11 November 2024 - 09:52 WIB

Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Kutim, Disdikbud Luncurkan Tujuh Program Prioritas untuk 2024

KUTIM – Demi menciptakan pendidikan berkualitas dan inklusif, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur (Disdikbud) memperkenalkan tujuh program unggulan pada 2024 yang mencakup pemberian bantuan hingga peningkatan kesejahteraan guru.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Disdikbud terus berupaya meningkatkan kualitas serta akses pendidikan di seluruh daerah. Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono, mengungkapkan bahwa tujuh program utama disiapkan untuk memastikan seluruh siswa dan guru merasakan manfaat nyata dalam pendidikan.

Program-program ini mencakup bantuan buku dan seragam gratis yang diperuntukkan bagi 14 ribu siswa PAUD/TK, 52 ribu siswa SD, dan 18 ribu siswa SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta. “Program seperti buku dan seragam gratis ditujukan bagi seluruh siswa PAUD, SD, dan SMP di Kutai Timur, tanpa membedakan apakah mereka di sekolah negeri atau swasta,” jelas Mulyono.

Baca juga  Perluas Dukungan, Disdikbud Kutim Alokasikan BOSDA 2024 untuk Sekolah di Bawah Kemenag

Selain itu, tersedia Beasiswa Kutim Tuntas serta beasiswa stimulan yang ditujukan bagi siswa berprestasi dan siswa dari keluarga kurang mampu. Program ini juga meliputi BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah), yang memberi tambahan dana operasional bagi sekolah di Kutai Timur, dan penyediaan seragam bagi para guru sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap tenaga pendidik.

“Dengan tujuh program ini, kami berharap seluruh siswa dan guru di Kutai Timur dapat merasakan dampak positif dalam mendukung pendidikan yang lebih merata dan berkualitas,” pungkasnya.

Baca juga  Porprov Korpri Kaltim: Bupati Kutim Tekankan Sportivitas dan Kekompakan Atlet

Disdikbud juga meluncurkan insentif khusus untuk para guru sebagai langkah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pengajar. Program lainnya adalah pengadaan sarana dan prasarana sekolah demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik, serta akreditasi sekolah untuk menjaga dan meningkatkan standar pendidikan.

Sumber anggaran untuk ketujuh program ini berasal dari APBD murni serta APBD perubahan. Mulyono menyebutkan, saat ini program-program yang dibiayai dari APBD murni telah terlaksana seluruhnya, sementara program dari APBD perubahan masih dalam proses pelaksanaan. (adv)

Share :

Baca Juga

KALIMANTAN TIMUR

Dinkes Kutim Fokus pada Eliminasi Malaria untuk 2027

KALIMANTAN TIMUR

Dinkes Kutai Timur Siapkan Peningkatan Kesejahteraan Kader Posyandu

KALIMANTAN TIMUR

Disdikbud Kutim Luncurkan Beasiswa S2 untuk Guru TK dan PAUD

KALIMANTAN TIMUR

STIPER Kutim Fokus Tingkatkan Kualitas Lulusan, Wisuda ke-XIX Jadi Tonggak Pengembangan Perguruan Tinggi

KALIMANTAN TIMUR

Komitmen Kutim dalam Peningkatan Layanan Kesehatan Melalui HKN ke-60

KALIMANTAN TIMUR

Dorong Digitalisasi, Diskop UKM Kutai Timur Latih Koperasi Gunakan Aplikasi Akuntansi

KALIMANTAN TIMUR

Kutim Prioritaskan Masa Depan Generasi Muda dengan Program Edukasi

KALIMANTAN TIMUR

Kutim Perkuat Sinergi OPD untuk Pertahankan Opini WTP BPK