Home / Uncategorized

Rabu, 21 Mei 2025 - 09:49 WIB

DPMDP3A Morowali Gelar Penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak

Bungku – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Kabupaten Morowali menggelar kegiatan penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan lingkungan yang ramah dan aman bagi anak. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula DPMDP3A dan diikuti oleh lintas sektor, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga masyarakat, hingga unsur dunia usaha pada Jumat (25/4/25).

Sekretaris DPMDP3A Morowali, Jumiati, dalam kesempatan itu menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mewujudkan kabupaten yang memenuhi hak-hak anak. “Pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tapi juga harus menjamin tumbuh kembang anak secara optimal,” ujarnya.

Jumiati menjelaskan bahwa Kabupaten Layak Anak bertujuan agar Morowali mampu memenuhi 24 indikator yang telah ditetapkan. Pemenuhan indikator tersebut memerlukan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari penyediaan layanan kesehatan ramah anak, sekolah yang layak anak, hingga infrastruktur publik yang memperhatikan aspek perlindungan anak. “Indikator Kabupaten Layak Anak adalah tanggung jawab bersama lintas sektor dan lembaga dalam gugus tugas. Kita akan dikatakan layak anak apabila semua indikator itu telah terpenuhi,” tambahnya.

Baca juga  Palopo di "Persimpangan Gelas": Menguji Ketegasan Perda di Tengah Gemerlap Kafe Malam

Ia mengungkapkan bahwa saat ini posisi Morowali masih berada di peringkat ke-10 dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah. Oleh karena itu, perlu dilakukan percepatan melalui monitoring dan evaluasi terhadap peran masing-masing OPD dalam pemenuhan indikator tersebut. “Harapannya, seluruh klaster yang ada di setiap OPD dapat berpartisipasi aktif dan bekerja sama mencapai target indikator, sehingga mampu menjadi motor penggerak dalam menyusun kebijakan dan program yang responsif terhadap kebutuhan anak. Fokus utama yang dibahas dalam kegiatan ini meliputi peningkatan layanan pendidikan, akses kesehatan, serta perlindungan terhadap kekerasan dan eksploitasi anak.” tegasnya.

Baca juga  Disporapar Luwu Utara Isi Ramadan dengan Tadarus Berjemaah, Targetkan Khatam Al-Qur'an

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan materi tentang peran gugus tugas KLA, pemetaan indikator, serta strategi percepatan pemenuhan hak-hak anak di berbagai sektor. Hadir pula narasumber yakni Koordinator PPGA LPPM-UNTAD, Andi Fatmawati Saloko dan Mety Madi R. Lataha yang menyampaikan paparan teknis terkait penguatan beberapa klaster menuju kabupaten Layak Anak maupun evaluasi gugus tugas KLA Kabupaten Morowali.

Gugus Tugas KLA di Morowali diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam menyusun kebijakan dan program yang responsif terhadap kebutuhan anak. Fokus utama yang dibahas dalam kegiatan ini meliputi peningkatan layanan pendidikan, akses kesehatan, serta perlindungan terhadap kekerasan dan eksploitasi anak. (hfd/rls)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Sorotan Publik Kasus Seragam Gratis Lutim, Kasi Pidsus Kejari: Penyidikan Masih Berjalan, Saksi Terus Diperiksa

Uncategorized

Jeritan Pedagang Palopo: Uji Petik Retribusi Baru, Antara Harapan dan Beban Ganda

Uncategorized

PEMKAB MOROWALI SOSIALISASIKAN WHISTLE BLOWING SYSTEM UNTUK PERKUAT PENGAWASAN INTERNAL  

Uncategorized

Konsultasi Publik II Revisi RTRW Morowali, Rumuskan Arah Pembangunan Jangka Panjang Daerah

Uncategorized

Kapolres Morowali Pimpin Apel dan Halalbihalal, Perkuat Soliditas untuk Pelayanan Terbaik

Uncategorized

Info Gangguan Layanan Distribusi Air

Uncategorized

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Uncategorized

Nakhoda Baru di Mapolda Kaltim: Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo Resmi Jabat Wakapolda