Home / Uncategorized

Senin, 13 Oktober 2025 - 16:25 WIB

Walikota Tak Boleh Tunda Gaji Nakes, Guru, dan Petugas Kebersihan 

PALOPO, PAMORNEWS — Walikota Palopo Hj Naili didesak untuk segera menetapkan kebijakan anggaran yang menjamin pembayaran gaji tepat waktu bagi tiga kelompok profesi vital: tenaga kesehatan, tenaga pendidik (guru), dan tenaga kebersihan.

Desakan ini datang dari Syamsiar Syam, seorang aktivis pemerhati kebijakan publik Kota Palopo, yang menilai ketiga sektor ini sebagai pilar utama yang tak boleh terganggu operasionalnya akibat penundaan hak gaji.

​Syamsiar Syam, yang akrab disapa Bunda Mano, menekankan bahwa mengutamakan kesejahteraan tiga profesi ini bukanlah sekadar kewajiban administratif, melainkan investasi langsung terhadap kualitas hidup dan wajah kota.

​Tiga Prioritas Mendesak untuk Pelayanan Publik

​Dalam keterangannya, Syamsiar Syam menegaskan bahwa penundaan gaji bagi ketiga kelompok ini memiliki dampak domino yang merugikan masyarakat luas.

​1. Tenaga Kesehatan (Nakes)

​Mereka adalah garda terdepan yang menjamin kesehatan masyarakat, terutama di masa-masa darurat. “Keterlambatan gaji bagi nakes dapat menurunkan moral dan fokus mereka, padahal mereka berhadapan langsung dengan nyawa. Gaji mereka adalah prioritas absolut,” ujarnya.

Baca juga  Personel Polres Morowali Gelar Salat Ghaib dan Doa Bersama untuk Almarhum Affan Kurniawan Driver Ojek Online

​2. Tenaga Pendidik (Guru)

​Guru, kata Bunda Mano, adalah penentu masa depan Palopo. Kesejahteraan finansial yang stabil akan memungkinkan para guru untuk fokus pada tugas mendidik tanpa terbebani masalah ekonomi.

“Mutu pendidikan akan sulit ditingkatkan jika tenaga pendidik kita masih harus memikirkan kapan gaji mereka cair. Ini adalah investasi SDM,” tambahnya.

​3. Tenaga Kebersihan

​Meskipun sering berada di balik layar, peran petugas kebersihan sangat fundamental bagi citra dan kesehatan lingkungan kota.

“Palopo yang bersih dan nyaman adalah hasil kerja keras mereka. Menunda gaji mereka sama dengan mengabaikan wajah kota kita. Mereka harus menjadi prioritas karena jasa mereka tak ternilai dalam menjaga keindahan dan sanitasi,” tegasnya.

Baca juga  Sikap Tawakal dan Totalitas, Sharma Hadeyang Optimis Terkait Peluang Putri Dakka ke Senayan

​Desakan Kebijakan Anggaran Berpihak

​Desakan Syamsiar Syam ini menyoroti pentingnya kepastian bagi para pekerja yang jasanya sangat dibutuhkan. Isu penundaan gaji di sektor publik sering kali memicu ketidakpastian.

​”Kami menyarankan kepada Ibu Walikota Palopo, Hj. Naili, untuk menjadikan tiga pos anggaran gaji ini sebagai ‘pos wajib bayar’ yang tak bisa diganggu gugat atau dialihkan untuk kepentingan lain. Jika ada kendala keuangan, pos-pos inilah yang harus diamankan pertama kali,” pungkas Bunda Mano.

​Saran ini diharapkan menjadi masukan serius bagi Pemerintah Kota Palopo dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), demi menjamin stabilitas pelayanan publik dan kesejahteraan para pejuang di garis depan kota.

Penulis ( Kanal Akhmad Baso )

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Plt Kadis Kominfo Sulsel Luruskan Wacana Satgas Penanganan Demonstrasi: Fokus pada Ruang Dialog

Uncategorized

Mengenal Yanti Anwar, Caleg NasDem yang Siap Gantikan Abdul Salam di Parlemen Palopo

News

RPJMD Sulawesi Tengah 2025-2030 Resmi Disahkan, Kompas Pembangunan Kesejahteraan Rakyat
Pasca Terima SK, Syaharuddin Alrif Temui RMS: Dua Tokoh Sentral "Saling Kecap"

Uncategorized

Pasca Terima SK, Syaharuddin Alrif Temui RMS: Dua Tokoh Sentral “Saling Kecap”

Uncategorized

UKW Bukan Syarat Menjadi Wartawan, Ketua DPD PPWI Lampung: Integritas dan Karya Jurnalistik Lebih Utama

Uncategorized

Anggota Dewan Palopo Dukung Penuh Visi Pembangunan Naili Trisal

Uncategorized

Pimpin Rakor Forkopimda, Wabup Jumail Larang Warga Bunyikan Petasan Saat Salat Tarawih

Uncategorized

BUPATI MOROWALI DIAPRESIASI MENTERI IMIGRASI ATAS KEPEMIMPINAN VISIONER DAN BERJIWA PENGUSAHA