Home / Uncategorized

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 13:53 WIB

Jejak Abadi Dr. Mardi Taqwim di Tana Luwu

IN MEMORIAM :

Jejak Abadi Dr. Mardi Taqwim di Tana Luwu

​Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.

​Kabar duka yang menyelimuti Tana Luwu pada Jumat malam, 10 Oktober 2025, bukan hanya sekadar berita duka seorang akademisi, melainkan hilangnya seorang tokoh panutan yang mendedikasikan hidupnya untuk ilmu dan dakwah.

Dr. Mardi Taqwim, M.H.I., telah berpulang ke Rahmatullah, meninggalkan warisan spiritual dan intelektual yang tak ternilai.

​Guru dan Pembina Umat

​Dr. Mardi Taqwim dikenal sebagai sosok yang hidup di dua dunia pengabdian: kampus dan pesantren.

​Sebagai Dosen Tetap di Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UIN Palopo dan juga Direktur Ma’had UIN Palopo, ia adalah tiang penyangga bagi ratusan mahasiswa dalam mengejar ilmu keislaman dan bahasa.

Baca juga  Dari Diskusi Kebijakan Sentralisasi Walikota  

Namun, peran Dr. Mardi Taqwim meluas jauh melampaui batas kampus. Ia juga adalah Pembina di Pondok Pesantren Modern Datok Sulaiman (PMDS) Palopo, sebuah tempat di mana nilai-nilai agama diajarkan dan karakter dibentuk.

​Di PMDS, ia bukan hanya pembina, melainkan figur ayah yang hadir untuk membimbing santri-santrinya menuju kedewasaan dan kebermanfaatan.

​Warisan yang Tak Pernah Padam

​Semasa hidupnya, almarhum begitu aktif berdakwah di tengah-tengah masyarakat.

Setiap pesan, ceramah, dan wejangan yang ia sampaikan selalu bernas, merangkul, dan menenangkan. Inilah yang membuat kepergiannya terasa begitu mendalam.

​Kabar duka ini dengan cepat mengundang curahan kasih dan penghormatan dari kerabat, kolega, hingga masyarakat umum.

Baca juga  Optimalisasi Stabilitas Harga Pangan, Pemkot Palopo Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak

H. Muh Arfah, S.Pd.I, M.Pd, yang merupakan Pengurus MUI Palopo dan pimpinan kampus PMDS Palopo, menyampaikan doa yang menjadi harapan banyak orang.

“Semoga Allah mengampunkan segala dosa dan kekhilafan dan keluarga yang ditinggalkan dan diberi kesabaran atas musibah ini.”

​Lulusan S1 hingga S3 dari UIN Makassar ini mungkin telah menyelesaikan perjalanan hidupnya di dunia, tetapi jejak keilmuan dan semangat dakwah yang ia tanamkan akan terus bersemi.

​Kepergian Dr. Mardi Taqwim mengingatkan kita bahwa dedikasi tulus seorang guru dan ulama adalah harta sejati yang akan terus menerangi jalan bagi generasi penerus di Tana Luwu.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Mutasi Jilid II Pemkot Palopo: Berikut Daftar 52 Pejabat Eselon 3 Yang Baru

Uncategorized

Pemda Lutra Resmi Tetapkan Besaran Zakat Fitrah, Diimbau Dibayar Lebih Awal

Uncategorized

Parkir Liar Siswa SMAN 4 Balikpapan Menjamur, Keselamatan Pengguna Jalan Terancam

Uncategorized

Bulog Gelontorkan 4 Ton Beras SPHP di Gerakan Pangan Murah HUT Sulsel

Uncategorized

Pasca-Kericuhan di IMIP Morowali, Polisi Dalami Laporan Penganiayaan oleh Oknum Sekuriti

Uncategorized

Info Gangguan Layanan Distribusi Air

Uncategorized

Pukulan Hati Sang Pendidik: Dilema Ibu Dini dan Generasi yang Kehilangan Rasa Hormat

Uncategorized

Reaktualisasi Nilai Adat Mappacci: Jembatan Kearifan Lokal Menuju Keluarga Modern Berkarakter