Home / Kota Palopo

Selasa, 27 Mei 2025 - 18:35 WIB

PEMKAB MOROWALI IKUTI PENILAIAN KINERJA 8 AKSI PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING TAHUN 2025

Morowali – Pemerintah Kabupaten Morowali mengikuti penilaian kinerja delapan aksi percepatan penurunan stunting tahun 2025 yang dilaksanakan secara daring dari Aula Bappelitbangda Morowali, Senin (5/5/25). Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi konvergensi stunting yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terhadap seluruh kabupaten/kota di wilayahnya.

Kepala Bappelitbangda Morowali, Hasyim, dalam pemaparannya menjelaskan delapan aksi percepatan penurunan stunting yang telah dilaksanakan di Kabupaten Morowali. Ia menyebut bahwa penilaian ini menjadi momen penting untuk menunjukkan komitmen dan hasil kerja pemerintah daerah dalam menangani stunting.

“Pertemuan hari ini adalah salah satu penilaian aksi konvergensi stunting dari provinsi. Alhamdulillah, tahun 2024 angka stunting kita menurun sebesar 4,60% dari tahun sebelumnya yang berada di angka 6,70%,” ujarnya.

Baca juga  Ratusan ASN Palopo Resah: Status di BKN Masih Pejabat, Realita di Daerah 'Dinonjobkan' Jadi Staf

Hasyim menekankan bahwa penurunan angka stunting ini tak lepas dari keseriusan Pemerintah Kabupaten Morowali dalam mengalokasikan anggaran dan melaksanakan berbagai program lintas sektor. Ia menilai bahwa visi dan misi Bupati Morowali saat ini sangat selaras dengan aksi konvergensi yang sedang dijalankan.

“Penanganan stunting tidak hanya menjadi tugas Dinas Kesehatan, tetapi harus melibatkan seluruh sektor terkait,” tambahnya.

Adapun delapan aksi yang menjadi fokus penilaian meliputi: analisis situasi, penyusunan rencana kegiatan, rembuk stunting, regulasi pendukung seperti peraturan bupati, pembinaan kader pembangunan manusia, manajemen sistem data, pengukuran dan publikasi hasil intervensi, serta reviu kinerja tahunan.

Baca juga  FKJ NUR For Palopo 2024

Hasyim berharap, meskipun terjadi penurunan angka stunting, tetap dibutuhkan perbaikan data, peningkatan kapasitas kader desa, dan penguatan koordinasi lintas sektor.

Diketahui, penilaian ini melibatkan tim dari kalangan akademisi Universitas Tadulako (UNTAD) serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Hasil dari penilaian ini diharapkan menjadi acuan dalam peningkatan efektivitas program penurunan stunting di Kabupaten Morowali ke depan.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya perwakilan OPD terkait diantaranya, Dinas Kesehatan, RSUD Morowali, RSUD Paku, Dinas Pendidikan Daerah, DPMDP3A, para Kepala Puskesmas, lurah, dan camat se Kabupaten Morowali.

Share :

Baca Juga

Kota Palopo

Laporkan Pencabutan APK, Tim FKJ-NUR Pertanyakan Perda atau UU Pilkada Jadi Rujukan

Kota Palopo

Warga Forum Peduli Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan se-Kota Palopo Gelar Aksi Unjuk Rasa
Tempuh Berkilo Kilo Jalan Kaki Demi Sekolah, Pj Wali Kota Palopo Beri Sepeda Untuk Nabil

Kota Palopo

Tempuh Berkilo Kilo Jalan Kaki Demi Sekolah, Pj Wali Kota Palopo Beri Sepeda Untuk Nabil
Bea Cukai dan Pemkot Palopo Gelar Operasi Pasar Berantas BKC Ilegal

Kota Palopo

Bea Cukai dan Pemkot Palopo Gelar Operasi Pasar Berantas BKC Ilegal
Kader PKK Palopo Belajar Etika Komunikasi Publik Melalui Talkshow

Kota Palopo

Kader PKK Palopo Belajar Etika Komunikasi Publik Melalui Talkshow
Sekda Kota Palopo Terima Kunjungan Forum Kerukunan Umat Beragama

Kota Palopo

Sekda Kota Palopo Terima Kunjungan Forum Kerukunan Umat Beragama
Bersama Bersih Sampah

Kota Palopo

Bersama Bersih Sampah

Kota Palopo

Selamat Idul Fitri 1445 hijriah, Jajaran PERUMDA TM Palopo