Home / Luwu Utara

Minggu, 5 April 2026 - 13:45 WIB

Buah Dedikasi Penyuluh Pertanian, Sang Putra Tembus Perguruan Tinggi Terkemuka di Indonesia Timur

LUWU UTARA – Kebahagiaan tak terhingga menyelimuti keluarga seorang Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Kabupaten Luwu Utara, Suprihatin.

Putranya, Taufiq Arizal, siswa SMAN 4 Luwu Utara, dinyatakan lulus seleksi masuk ke perguruan tinggi bergengsi di Indonesia, Universitas Hasanuddin (Unhas).

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kesederhanaan profesi orangtua bukanlah penghalang untuk meraih mimpi di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Bagi Suprihatin sendiri yang sehari-harinya bergelut di sawah dan ladang mendampingi petani, kabar kelulusan putranya adalah “panen raya” paling dinanti.

Keberhasilan sang anak menembus Unhas, salah satu kampus terbaik Indonesia Timur, menjadi buah manis dari ketekunan belajar di sekolah dan dukungan orangtua.

“Alhamdulillah, anak lanangku, Taufiq Arizal, lulus Universitas Hasanuddin,” ungkap Suprihatin dalam akun media sosial pribadinya di Facebook, Jumat, (3/4/2026).

Baca juga  Pertama Kali ke Luwu Utara, Warga Bali Langsung Kunjungi Wisata Air Panas Pincara Masamba

Ungkapan bahagia dari sang Ibu tentunya menjadi modal berharga bagi Taufiq Arizal untuk lebih siap memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi di Unhas.

Taufiq akan memulai langkah besarnya memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Ini bukan sekadar pindah gedung, tetapi ini soal kemandirian meraih mimpi.

Siswa SMA Negeri 4 Luwu Utara ini pastinya akan membawa misi besar di bangku kuliah. Pasalnya, Taufiq merupakan salah satu siswa berprestasi di sekolahnya.

Apa yang dicapai Taufiq, diharapkan menjadi motivasi bagi siswa(i) lainnya agar tetap optimistis mengejar cita-cita hingga ke bangku perkuliahan, meski berasal dari daerah.

Seperti diketahui, Taufiq memang dikenal sebagai sosok pelajar yang penuh disiplin dan memiliki kemauan belajar yang kuat selama menimba ilmu di bangku SMA.

Baca juga  Tampil Percaya Diri, Andi Zhinhi Inas Fawwazah Berpeluang Melaju ke Final Hifzil 1 Juz MTQ Sulsel

Terpisah, kolega sang Ibu yang juga seorang penyuluh pertanian, Ramsal, mengakui ketekunan dan keuletan Suprihatin, Ibunda Taufiq, juga menular ke sang anak.

“Sebagai anak dari seorang penyuluh pertanian, Taufiq terbiasa kerja keras, dan semangat itulah yang dibawanya ke sekolah hingga sukses lulus Unhas,” ungkap Ramsal.

Kini, sang anak diharapkan bisa membawa semangat pengabdian seperti sang Ibu lakukan ketika betugas sebagai penyuluh pertanian lapangan sebagai pejuang pangan.

Apa yang dicapai ini membuktikan Luwu Utara tidak pernah kehabisan talenta muda dari pelosok desa untuk bersaing secara akademik di level lebih tinggi. Selamat! (LHr)

 

Share :

Baca Juga

LUWU RAYA

Buka Puasa Bersama 361 PPPK, Wabup Lutra: Harus Jadi Teladan yang Baik!

Luwu Utara

Apel Pagi Perdana Pascalibur Lebaran, Sekda Luwu Utara Apresiasi Tingginya Kehadiran ASN
Teken Perjanjian Kinerja, Diskominfo-SP Luwu Utara Siap Berlari Kencang Penuhi Pelayanan yang Responsif

Luwu Utara

Teken Perjanjian Kinerja, Diskominfo-SP Luwu Utara Siap Berlari Kencang Penuhi Pelayanan yang Responsif

Luwu Utara

Jelang Mubes, PMTI Sulsel Dukung Yulius Selvanus Lumbaa Pimpin Kembali PMTI 2026-2031

Luwu Utara

Pertama Kali ke Luwu Utara, Warga Bali Langsung Kunjungi Wisata Air Panas Pincara Masamba

Luwu Utara

Gemulai Penuh Makna! Siswa Akhir MA DDI Masamba Tampilkan Tari Tradisional dalam Ujian Praktik Seni Budaya

Luwu Utara

Perkuat Sektor Pertanian dan Perkebunan, Bupati Luwu Utara Temui Mentan Andi Amran Sulaiman

Luwu Utara

Telusuri Jejak Sejarah Islam Tana Luwu, 78 Mahasiswa UNM Sambangi Makam Datuk Pattimang