Home / News

Rabu, 31 Juli 2024 - 14:15 WIB

Sosialisasi Penyusunan PP dan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Kota Palopo 2024

PALOPO, PAMORNEWS – Plt. Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kota Palopo, Dr. H. Andi Poci, S.IP., M.Si mewakili Pj. Wali Kota Palopo menghadiri pembukaan sosialisasi penyusunan Peraturan Perusahaan (PP) dan pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Kota Palopo tahun anggaran 2024.

Kegiatan sosialisasi PP dan PKB tersebut dilaksanakan di Hotel Harapan Kota Palopo, Rabu (31/07/2024).

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Asmiati,S.Sos,mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah terciptanya satu kesatuan langkah dalam memberikan pemahaman terhadap penyusunan Peraturan Perusahaan dan pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama.

“Memberikan pengetahuan dan penyusunan tentang pendaftaran PP dan PKB sesuai dengan norma yang berlaku. Serta memberikan masukan tentang mengetahui pentingnya masalah PP dan PKB,” kata Asmiati.

Asmiati menambahkan, jika kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari mulai tanggal 31 sampai tanggal 1 Agustus 2024.

Sementara itu, Plt. Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kota Palopo, Dr. H. Andi Poci, S.IP., M.Si menyampaikan secara umum perkembangan kondisi makro ekonomi Kota Palopo dan capaian indeks perkembangan manusia (IPM) pasca pandemi covid 19.

Baca juga  DISKOMINFO-SP MOROWALI HADIRI PEMBUKAAN SULTENG DIGIFEST 2024 DI KOTA PALU

“Hingga kini kita syukuri relatif baik. Namun demikian, kita harus menentukan akselerasi capaian kinerja agar lebih baik lagi,” kata Andi Poci.

Tema sosialisasi kali ini, kata Andi Poci, juga menunjukkan perhatian terhadap masalah ketenagakerjaan di Kota Palopo.

“Masalah yang sangat relevan dengan salah satu issu yang menjadi perhatian serius pemerintah pusat dan daerah di seluruh Indonesia yaitu, terkait angka pengangguran,” katanya.

Andi Poci menambahkan, pemerintah berharap bahwa dengan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya yang dapat menjadi solusi masalah pengangguran.

“Khususnya pada hubungan yang baik antar pekerja, perusahaan dan mitra kerja lainnya,” harapnya.

“Jika para pihak memahami kewajiban dan hak masing-masing, maka akan tercipta produktivitas pekerja yang tinggi. Produktivitas selanjutnya berdampak baik pada kinerja perusahaan,” tambahnya.

Baca juga  Pj Wali Kota & Kapolres Palopo Bersama Latihan Panahan Merah Putih

Lebih lanjut, Andi Poci mengatakan, perusahaan yang berkinerja baik yang lebih memungkinkan memberi porsi kesejahteraan pekerjanya berdasarkan hak dan kewajiban menurut peraturan perundang-undangan.

“Adapun pesan dan harapan yaitu kehadiran segenap stakeholder khususnya peserta sosialisasi, tidak lain adalah bertujuan menambah wawasan, pengetahuan dan keterampilan serta menyamakan persepsi agar terjalin hubungan kerja yang harmonis dan bertanggung jawab,” ujarnya.

“Saya ingatkan kembali, tantangan dan permasalahan yang dihadapi terutama dalam penanganan masalah pengangguran dan kesempatan kerja kian kompleks, maka pemerintah Kota Palopo tentunya berharap agar perusahaan, asosiasi pekerja mitra kerja pemerintah lainnya dapat memberikan andil soluti, inovatif, dan kreatif terhadap permasalahan ini,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Tenaga kerja Kota Palopo, Pj. Fungsional Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Sulsel, dan BPJS Ketenagakerjaan Kota Palopo. (*)

Share :

Baca Juga

News

Abidin Arif Keynote Speaker Pada Giat KPU “SEGMEN MARGINAL”
MAKASSAR-- Pj. Wali Kota Palopo Drs. H. Firmanza DP., SH., M. Si didampingi Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palopo, Ny. Hj. Isnada Firmanza menghadiri Launching Aksi Stop Stunting (ASS) di Aula Asta Cita Rujab Gubernur Sulawesi Selatan, Jl. Sungai Tangka No.31,Makassar Jumat, 25 Juli 2025. Selain itu, juga dilaunching Program Pendampingan Gizi di 504 Desa Lokus Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025 serta dirangkaikan dengan Penandatanganan MoU Komitmen Pemerintah Daerah 24 Kab/Kota Dalam Mendukung Pelaksanaan Program Aksi Stop Stunting (ASS) 2025. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan A. Sudirman Sulaiman, S.T. yang dihadiri oleh seluruh Kabupaten/ Kota se-Sulsel. Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan komitmen kolektif dalam menangani masalah stunting, yang kini telah menjadi persoalan nasional. “Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Butuh kerja sama dari semua pihak, terutama peran aktif desa dan PKK sebagai garda terdepan,” tegasnya. Sebagai wujud komitmen nyata, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU komitmen bersama Pemerintah Daerah dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel dalam mendukung pelaksanaan Program Aksi Stop Stunting (ASS) 2025. Tak hanya itu, pada acara ini, Gubernur Sulsel juga melaunching sejumlah program pendukung lainnya seperti Ambulans Mini ICU RSUD, Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB), serta program Sulsel Melayani Andalan Hati, yang kesemuanya dirancang untuk memperkuat pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa. Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi Sulawesi Selatan dalam upaya kolektif mencegah dan mengurangi angka stunting. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat desa, diharapkan generasi masa depan tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.

News

Launching Aksi Stop Stunting (ASS)

News

Pemekaran Provinsi Luwu dan Kabupaten Luwu Tengah Adalah Mandat Desartada Sejak 2016

News

IPB dan PoliDewa Palopo Gandeng PT Masmindo untuk Konservasi Hutan Latimojong

News

Belum Kantongi UKL-UPL dan PBG, DPRD Luwu Bakal Gelar RDP Terkait RS Fitrah Anugrah Medika

News

Sertifikasi Masjid, Langkah Penting Menuju Legalitas dan Perlindungan Rumah Ibadah
Independensi Pers di Tengah Pusaran Kemitraan Tambang Luwu, Masihkah Menjadi ‘Watchdog’?

News

Independensi Pers di Tengah Pusaran Kemitraan Tambang Luwu, Masihkah Menjadi ‘Watchdog’?

News

Baso Akhmad Didaulat Jadi Penasihat SMSI Palopo: Perpaduan Pengalaman Pers dan Pemerintahan