Home / News

Rabu, 13 Agustus 2025 - 17:18 WIB

Isu Pergantian Sekda Memanas: Tiga Nama Mencuat sebagai Calon Kuat

PALOPO, PAMORNEWS — Isu pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palopo, Firmanza DP, menjadi perbincangan hangat di kalangan birokrasi dan publik. Kabar ini menguat setelah munculnya desas-desus bahwa Firmanza telah mengajukan permohonan pindah tugas pasca menjabat Pj walikota Palopo. Dikabarkan Firmanza bakal kembali ke kampung halamannya di Palu . Jika permohonan tersebut disetujui, maka posisi Sekda Palopo akan kosong dan harus diisi oleh pejabat baru.

​Seiring berhembusnya isu tersebut, sejumlah nama mulai mencuat ke permukaan sebagai calon pengganti Firmanza DP. Berdasarkan informasi yang dihimpun, setidaknya ada tiga nama yang disebut-sebut paling berpeluang untuk menduduki jabatan strategis tersebut. Ketiga nama itu adalah:

​Ilham Hamid, SE,Msi yang saat ini menjabat sebagai Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan. Ilham dikenal sebagai pejabat senior yang memiliki rekam jejak panjang di lingkungan Pemerintah Kota Palopo.

Baca juga  BBPSDM Kominfo Makassar Pacu Literasi Digital Bagi Siswa SD/SMP Sederajat Di Kota Palopo

​Andi Poci, yang menjabat sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Andi Poci disebut-sebut sebagai salah satu calon kuat karena pengalamannya dalam bidang pemerintahan.

​Andi Farid Baso Rachim, saat ini menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP). Andi Farid juga dinilai memiliki kapabilitas untuk memimpin birokrasi di tingkat tertinggi.

​Meskipun ketiga nama ini santer disebut-sebut, perlu digarisbawahi bahwa informasi ini masih sebatas spekulasi. Pengisian jabatan Sekda Palopo merupakan proses yang terstruktur dan harus melalui seleksi terbuka sesuai dengan regulasi yang berlaku. Seleksi tersebut lasimnya melibatkan Panitia Seleksi (Pansel) yang akan menilai kompetensi, rekam jejak, dan kapabilitas para calon.

Baca juga  Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-31

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Palopo terkait status Firmanza DP maupun proses seleksi calon Sekda. Firmanza sendiri sebelumnya sempat menjabat sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Palopo sebelum akhirnya kembali menduduki posisi Sekda setelah Wali Kota definitif, Hj. Naili Trisal, dilantik.

​Publik Palopo kini menunggu kepastian dari pihak berwenang. Proses seleksi dan pengumuman resmi dari Pemerintah Kota Palopo akan menjadi penentu siapa yang akan memimpin birokrasi Palopo ke depannya.(***)

Share :

Baca Juga

PERUMDA TM Palopo Berbagi Paket Buka Puasa

News

PERUMDA TM Palopo Berbagi Paket Buka Puasa

News

PKB Usung Waketum NasDem Ahmad Ali Maju Cagub Sulteng

News

Selamat Atas Pelantikan Pj. Sekda Kota Palopo
MAKASSAR-- Pj. Wali Kota Palopo Drs. H. Firmanza DP., SH., M. Si didampingi Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palopo, Ny. Hj. Isnada Firmanza menghadiri Launching Aksi Stop Stunting (ASS) di Aula Asta Cita Rujab Gubernur Sulawesi Selatan, Jl. Sungai Tangka No.31,Makassar Jumat, 25 Juli 2025. Selain itu, juga dilaunching Program Pendampingan Gizi di 504 Desa Lokus Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025 serta dirangkaikan dengan Penandatanganan MoU Komitmen Pemerintah Daerah 24 Kab/Kota Dalam Mendukung Pelaksanaan Program Aksi Stop Stunting (ASS) 2025. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan A. Sudirman Sulaiman, S.T. yang dihadiri oleh seluruh Kabupaten/ Kota se-Sulsel. Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan komitmen kolektif dalam menangani masalah stunting, yang kini telah menjadi persoalan nasional. “Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Butuh kerja sama dari semua pihak, terutama peran aktif desa dan PKK sebagai garda terdepan,” tegasnya. Sebagai wujud komitmen nyata, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU komitmen bersama Pemerintah Daerah dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel dalam mendukung pelaksanaan Program Aksi Stop Stunting (ASS) 2025. Tak hanya itu, pada acara ini, Gubernur Sulsel juga melaunching sejumlah program pendukung lainnya seperti Ambulans Mini ICU RSUD, Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB), serta program Sulsel Melayani Andalan Hati, yang kesemuanya dirancang untuk memperkuat pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa. Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi Sulawesi Selatan dalam upaya kolektif mencegah dan mengurangi angka stunting. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat desa, diharapkan generasi masa depan tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.

News

Launching Aksi Stop Stunting (ASS)

News

Bupati Luwu Utara Ajak ASN Iktikaf di 10 Malam Terakhir Ramadan

News

Perubahan Anggaran Palopo: Pendapatan dan Belanja Menurun di APBD-P 2025

News

Rapat Panitia Khusus (PANSUS 1) DPRD Kota Palopo

News

FKJ-Nur Terima Rekomendasi PSI di Pilwalkot Palopo