Home / News

Senin, 16 Februari 2026 - 08:25 WIB

Kursi “Panas” Bernilai Rp3 Miliar: Mengintip Pundi-Pundi Rupiah di Balik Lowongnya Posisi RMS

MAKASSAR – Pengunduran diri Rusdi Masse Mappasessu (RMS) dari Partai NasDem tidak hanya menyisakan teka-teki politik di Sulawesi Selatan, tetapi juga membuka tabir besarnya nilai ekonomi dari satu kursi anggota DPR RI.

Kursi yang kini lowong di Dapil Sulsel III tersebut ditaksir memiliki “nilai” pendapatan fantastis mencapai Rp3 miliar per tahun.

​Angka ini sontak menjadi sorotan publik di tengah proses Pergantian Antar Waktu (PAW).

​Pundi-Pundi Rupiah di Balik Jabatan Senayan

​Bukan rahasia lagi jika posisi di Senayan merupakan salah satu jabatan dengan fasilitas finansial paling menggiurkan.

Berdasarkan data pendapatan yang diterima RMS selama menjabat, akumulasi angka di balik kursi tersebut sangat mencolok.

Baca juga  Sekda Palopo Buka Kegiatan Ramadhan Fest 2024

​Setiap bulannya, seorang anggota DPR RI berhak atas gaji pokok sebesar Rp16 juta ditambah uang tunjangan sebesar Rp59 juta.

Jika diakumulasikan dalam setahun, pendapatan rutin dari gaji dan tunjangan ini saja sudah menyentuh angka Rp900 juta.

​Namun, angka tersebut barulah “permukaan”. Sumber pendapatan terbesar justru datang dari Dana Aspirasi yang mencapai Rp450 juta per sekali cair.

Dengan frekuensi pencairan sebanyak lima kali dalam setahun, seorang anggota dewan mengelola dana aspirasi sebesar Rp2,25 miliar.

Belum lagi ditambah dengan Dana Kunjungan Daerah Pemilihan yang berada di kisaran Rp140 juta.

​”Jika ditotal secara keseluruhan, nilai pendapatan dari kursi yang ditinggalkan RMS ini mencapai sekitar Rp3 miliar lebih per tahun,” tulis laporan yang beredar.

Baca juga  Senam Sehat di Area Dangerakko, Lanjut dengan Bersih-Bersih

​Magnet Ekonomi di Balik Rebutan Kursi PAW

​Dengan pendapatan bulanan yang mencapai puluhan juta dan dana aspirasi miliaran rupiah, tak heran jika kursi DPR RI ini , pantas dibidik.

Saat ini, mata publik tertuju pada sejumlah figur, kader partai Nasdem dari Dapil 3 yang berpeluang sebagai PAW RMS.

Namun ​, pertanyaannya bukan lagi sekadar siapa yang akan menggantikan RMS, melainkan apakah sang pengganti mampu mempertanggungjawabkan fasilitas Rp3 miliar per tahun tersebut dengan kinerja nyata bagi masyarakat Sulawesi Selatan?(***)

sumber: tribunnews

 

Share :

Baca Juga

News

Balandai Terancam Tenggelam, Aktivitas di Gunung Andoli Berlanjut Pasca-RDP, DPRD Didorong Tempuh Jalur Hukum

News

Luwu Utara Berduka, Dua Politisi Senior Yusran Hamka dan Imran Mattola Tutup Usia

News

Penerimaan PKB UPT Palopo Tumbuh Hingga 81 Persen Berkat Pemberian Insentif
Sekda Palopo Buka Kegiatan Ramadhan Fest 2024

News

Sekda Palopo Buka Kegiatan Ramadhan Fest 2024

News

Pasca Lelang Jabatan, Pemkab Luwu Gelar Mutasi Pejabat Jilid III Hari Ini

News

Sosok H. Farid Kasim Judas dan Hj. Nurhaenih (FKJ-NUR) Punya Style Pemimpin Ideal

News

Ubas Gandeng 4 Kepala Daerah , Buka Jalur Politik Provinsi Luwu Raya ke Presiden
Pendampingan Keluarga Dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender Dan Hak Anak

News

Pendampingan Keluarga Dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender Dan Hak Anak