Home / Uncategorized

Selasa, 11 November 2025 - 15:02 WIB

Dokumen ‘Pepesan Kosong’, Pembahasan KUA PPAS Palopo Batal Total

* ​Harisal Latief Kecewa Berat: Eksekutif Terkesan Main-Main, Anggota Dewan Sudah Menunggu Sejak Pagi, Tapi PLH Sekda Malah “Cili”
​PALOPO – Proses pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Pemerintah Kota Palopo kini berada di ambang kegagalan.
Alih-alih mendapatkan titik terang di tengah jadwal yang sudah “kasip” (terlambat), legislatif justru merasa dipermainkan dan menganggap penyerahan dokumen, terkesan hanyalah formalitas belaka.
​Wakil Ketua DPRD Palopo, H Harisal Latief, mengungkapkan kekecewaan beratnya pasca penyerahan KUA PPAS baru baru ini .
Ia menyebut dokumen yang diserahkan untuk pembahasan vital itu ibarat “pepesan kosong”, tanpa substansi yang memungkinkan untuk segera ditindaklanjuti.
Dewan Siap Sejak Pagi
​Kekecewaan dewan tidak hanya dipicu oleh tidak adanya dokumen. Anggota DPRD Palopo sudah siap dan menunggu di ruang rapat sejak pagi, namun kehadiran perwakilan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) sangat minim, menunjukkan indikasi ketidakseriusan yang nyata.
​“Padahal kita sudah komitmen setelah penyerahan akan membahas KUA PPAS secara maraton, karena jadwal sudah sangat kasip. Tapi, pembahasan yang sedianya mulai hari ini, ternyata tidak bisa dilakukan. Karena tidak ada dokumen,” kata Harisal.
Harisal melanjutkan, kehadiran eksekutif yang minim semakin menegaskan bahwa mereka tidak menganggap serius agenda ini.
​“Kalangan anggota DPRD Palopo, sejak pagi sudah menunggu untuk pembahasan. Tapi ternyata pihak eksekutif yang datang hanya Kepala Bappeda dan Plh Kabid Anggaran. Ini menunjukkan mereka hanya main main,” tegasnya.
Plh Sekda Justru “Cili” ke Makassar
​Situasi ini diperparah dengan ketidakhadiran Ketua TPAD, dalam hal ini Sekretaris Daerah (Sekda), yang tidak muncul di ruang rapat.
Harisal Latief menyoroti bahwa pihak dewan telah meminta agar seluruh personil yang terlibat pembahasan tak meninggalkan tempat.
​Ironisnya, informasi yang diterima Harisal menyebutkan bahwa Pelaksana Harian (Plh) Sekda justru memilih untuk pergi ke Makassar, di saat pembahasan anggaran mendesak tengah dinantikan.
​“Selain itu, Ketua TPAD dalam hal ini Sekda juga tidak muncul. Kami di dewan merasa dikerjain,” tandasnya seraya menilai tim eksekutif terkesan main main dan tidak serius.
​Akibat kegagalan total ini, DPRD Palopo mengambil langkah tegas. Mereka memutuskan untuk membatalkan rencana pembahasan KUA PPAS yang seharusnya bergulir.
​” Selain dokumen yang tidak ada juga ketidakhadiran pimpinan TPAD, kami terpaksa membawa masalah ini ke Badan Musyawarah (Bamus) untuk pembatalan pembahasan,” tutup Harisal.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Terobosan Baru Luwu Utara di Hari Kemerdekaan, Gelar Parade Defile Pengamanan dan Program Asta Cita

Uncategorized

Kapolres Morowali hadiri kegiatan Tabligh Akbar, Dzikir dan Doa Bersama di Masjid Nurul Taqwa Bahodopi

Uncategorized

Beasiswa Morowali Tahap II Dibuka Akhir Juli, Khusus untuk Mahasiswa Baru

Uncategorized

PT BTIIG Siap Ubah Morowali Jadi Raksasa Nikel Dunia

Uncategorized

Kabar Gembira! Listrik di Tiga Kecamatan Morowali Akan Normal 28 Maret

Uncategorized

Idul Fitri 1447 H: Bupati Andi Abdullah Rahim Ajak Warga Luwu Utara Perkuat Shalat dan Persatuan

Uncategorized

Ardiansyah: Jejak Pengabdian dari Palopo hingga Menjaga Keadilan di Kota Minyak

Uncategorized

WAKIL BUPATI IRIANE ILIYAS RESMI LUNCURKAN CAR FREE DAY KABUPATEN MOROWALI