Home / Uncategorized

Sabtu, 27 Desember 2025 - 14:10 WIB

PALOPO – Aroma kopi mengepul dari deretan kafe yang kini menjamur di sudut-sudut Kota Palopo. Di trotoar, para pelaku UMKM tampak sibuk melayani pembeli.

Pemandangan ini menjadi potret kecil bagaimana roda ekonomi di kota “Idaman” ini terus berputar di penghujung tahun 2025.

​Namun, di balik geliat tersebut, ruang sidang DPRD dan pelataran kantor pemerintahan justru menghangat.

Suara kritis bermunculan, menyoroti kinerja Walikota Hj. Naili Trisal dan Wakil Walikota Akhmad Syarifuddin yang baru seumur jagung memimpin.

​Legislator dari Fraksi Partai NasDem, Abdul Salam, angkat bicara menanggapi hiruk-pikuk kritik tersebut. Baginya, kritik adalah vitamin bagi demokrasi, asalkan tidak lahir dari ruang kosong tanpa data alias “Asal Bunyi” (Asbun).

​”Silakan kritik, tapi jangan asbun,” tegas Salam saat ditemui di gedung parlemen, Rabu (24/12/2025).

​Ia menampik tudingan bahwa ekonomi Palopo sedang lesu. Sebaliknya, Salam memotret kemudahan perizinan yang diberikan Pemkot sebagai mesin penggerak hadirnya usaha-usaha baru.

Baca juga  Bahas Kebebasan Pers, Wakapolda Sulteng Tekankan Perlindungan bagi Jurnalis di Forum Diseminasi HAM

Intervensi kebijakan seperti pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN tepat waktu pada 20 Desember lalu, menurutnya, adalah strategi jitu untuk memacu daya beli masyarakat.

​”Saat ASN memegang haknya tepat waktu, mereka berbelanja. Di situlah ekonomi rakyat menggeliat,” tambahnya.

​Dilema Insentif: Memilih Taat atau Populis?

​Isu yang paling sensitif saat ini adalah desakan pembayaran insentif dan reward bagi Ketua RT/RW serta LPMK.

Aksi unjuk rasa sempat mewarnai wajah kota, menuntut hak yang dianggap belum tertunaikan.

​Namun, di balik meja kekuasaan, ada aturan main yang kaku. Abdul Salam menjelaskan bahwa Walikota Naili berada di posisi yang dilematis namun harus tetap tegak pada regulasi.

Merujuk pada rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pembayaran tersebut memiliki ganjalan administratif yang diwariskan dari masa lalu.

​”Ibu Walikota tidak mau salah langkah dan berurusan dengan hukum. Beliau sangat menyayangi masyarakatnya, termasuk RT/RW, tapi mengelola APBD wajib dipertanggungjawabkan secara hukum,” jelas Salam.

Baca juga  Pj Wali Kota Hadiri Pendampingan Penginputan PM-PK SPIP Pemkot Palopo

​Berdasarkan siaran pers Pemkot, ada tiga syarat administratif yang harus dipenuhi jika ingin mencairkan hak tersebut, mulai dari keabsahan SK hingga laporan kegiatan yang akuntabel.

Bahkan, BPK menekankan bahwa yang bisa diberikan adalah reward non-finansial seperti sertifikat, bukan uang tunai yang berisiko menjadi temuan pelanggaran hukum.

​Menjaga Stabilitas

​Kini, di tengah suasana menjelang Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kota Palopo memilih jalan dialog. Mereka membuka ruang diskusi konstruktif namun tetap tegas terhadap tindakan anarkis yang merusak fasilitas publik.

​Bagi Abdul Salam dan pendukung kebijakan pemerintah, perjalanan Palopo ke depan bukan hanya soal seberapa kencang kritik dilemparkan, melainkan seberapa taat semua pihak pada aturan yang berlaku.

​”Andaikata aturannya membolehkan, saya percaya Ibu Walikota tidak akan sampai hati menahan hak mereka. Ini murni soal kepatuhan hukum,” pungkasnya menutup pembicaraan.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Kapolsek dan Kasi Humas Polres Morowali Hadiri Acara Bukber HPL

Uncategorized

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rusun/flat Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel

Uncategorized

Penandatanganan Kesepakatan Batas Kelurahan se-Kecamatan Bungku Tengah Resmi Digelar

Uncategorized

Kinerja Waris Halid Terukur Kepeduliannya dengan Persoalan di Luwu Raya

Uncategorized

Ranperda Anggaran Pokok Terlambat Diserahkan, Lembaga Legislatif “Gaspol”

Uncategorized

Regulasi, Penentu Arah Sentralisasi Palopo

Uncategorized

Pemkab Morowali Gelar Sosialisasi Posbankum, Wabup Iriane Iliyas: Upaya Pemerintah Hadirkan Layanan Hukum Gratis Bagi Masyarakat

Uncategorized

Zulkifli Halid Jadi Kandidat Kuat Pj Sekda Palopo, Wali Kota Naili Trisal Dijadwalkan Melantik Besok