[Datu Luwu Serukan Coling Down]
PALOPO – Dinamika perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya memasuki babak baru. Setelah serangkaian aksi penyampaian pendapat di jalanan, Datu Luwu secara resmi mengeluarkan titah agar seluruh elemen masyarakat, khususnya para pejuang pemekaran, untuk mengurangi aksi demonstrasi dan menjaga kondusifitas wilayah.
Dalam pesan yang beredar di kalangan Wija To Luwu, ditegaskan bahwa saat ini fokus utama perjuangan telah bergeser ke meja diplomasi di tingkat pusat.
Datu Luwu meminta seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan kepercayaan penuh kepada para elite dan tokoh Tana Luwu yang sedang mengawal agenda besar ini di Jakarta.”Waktunya kita menunggu hasil perjuangan para elite Tana Luwu di Pusat. Provinsi Luwu Raya adalah harga diri Wija To Luwu,” bunyi penggalan pesan yang menjadi rujukan bagi para relawan dan aktivis.
Kepercayaan pada Jalur Diplomasi
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa proses birokrasi dan lobi-lobi politik di tingkat nasional dapat berjalan tanpa hambatan stabilitas keamanan di daerah.Penurunan tensi aksi di lapangan diharapkan dapat memberikan ruang bagi para delegasi untuk bernegosiasi dengan lebih kuat dan bermartabat.
Salah seorang tokoh pemuda yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa arahan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap kepemimpinan adat sekaligus strategi untuk menjaga marwah perjuangan.
“Kita tidak berhenti berjuang, hanya metodenya saja yang bergeser. Sekarang saatnya kita kawal dari aspek doa dan dukungan strategis kepada mereka yang sedang bertarung di pusat,” ujarnya.











