Home / News

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:40 WIB

20 Kios di Pasar Andi Tadda Hangus Terbakar, Pj Sekda Palopo Minta Warga Waspada Musim Kemarau

PALOPO – Musibah kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Rakyat Andi Tadda, Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur, menghanguskan puluhan tempat usaha dan tempat tinggal warga dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar.

​Api yang berkobar dengan cepat pada dini hari tersebut melalap bagian depan pasar yang ditempati oleh pedagang campuran, kue-kue, sembako, buah, hingga penjual pakaian.

Tercatat sebanyak 20 kios pedagang dan 8 kamar kos di sekitarnya ludes terbakar.
​Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palopo mengerahkan sedikitnya 6 unit armada untuk menjinakkan si jago merah.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, banyak pedagang yang kehilangan harta benda karena kios tersebut juga difungsikan sebagai tempat tinggal.

Baca juga  Warga Dampala Sambut Rachmansyah Ismail Yel-yel Menang Bupatiku

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, namun pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
​Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Palopo, Zulkifli Halid, ST., M.Si, meninjau langsung lokasi kejadian bersama Dinas Sosial dan BPBD pada Selasa siang.

Dalam kunjungannya, Zulkifly memastikan langkah darurat bagi para korban.
​”Kami telah berkoordinasi dengan Kepala Pasar Andi Tadda agar para pedagang yang terdampak bisa menggunakan Pos Satpol PP dan gedung di sampingnya sebagai tempat penampungan sementara,” ujar Zulkifli.

Peristiwa di Pasar Andi Tadda menambah panjang daftar kebakaran di Kota Palopo dalam sepekan terakhir. Tercatat ada empat insiden kebakaran beruntun sejak Minggu (25/1) hingga Selasa (27/1), di antaranya:

Baca juga  Pj Bupati Morowali Kunker ke PT Vale, Dukung Komitmen Keberlanjutan Perseroan

​Kelurahan Songka: Rumah dan toko mebel terbakar (1 korban jiwa meninggal dunia).
​Jalan Mangga: Toko konter HP ludes terbakar.

Kelurahan Pattene: Rumah lantai dua (kos-kosan) hangus saat ditinggal pemiliknya.
​Pasar Andi Tadda: 20 kios dan 8 kamar kos terbakar.

​Melihat tren kenaikan kasus ini, Pemkot Palopo mengeluarkan peringatan keras kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memasuki musim kemarau yang disertai angin kencang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, menghindari pembakaran lahan, dan selalu mengecek instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha.
Cuaca panas ekstrem sangat rentan memicu titik api,” tegas Pj Sekda.(***)

Share :

Baca Juga

News

FKJ-Nur Menang, Insentif RT-RW Langsung Cair
Palopo Jalin MoU Strategis dengan Poltekpar Makassar

News

Palopo Jalin MoU Strategis dengan Poltekpar Makassar
MAKASSAR-- Pj. Wali Kota Palopo Drs. H. Firmanza DP., SH., M. Si didampingi Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palopo, Ny. Hj. Isnada Firmanza menghadiri Launching Aksi Stop Stunting (ASS) di Aula Asta Cita Rujab Gubernur Sulawesi Selatan, Jl. Sungai Tangka No.31,Makassar Jumat, 25 Juli 2025. Selain itu, juga dilaunching Program Pendampingan Gizi di 504 Desa Lokus Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025 serta dirangkaikan dengan Penandatanganan MoU Komitmen Pemerintah Daerah 24 Kab/Kota Dalam Mendukung Pelaksanaan Program Aksi Stop Stunting (ASS) 2025. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan A. Sudirman Sulaiman, S.T. yang dihadiri oleh seluruh Kabupaten/ Kota se-Sulsel. Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan komitmen kolektif dalam menangani masalah stunting, yang kini telah menjadi persoalan nasional. “Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Butuh kerja sama dari semua pihak, terutama peran aktif desa dan PKK sebagai garda terdepan,” tegasnya. Sebagai wujud komitmen nyata, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU komitmen bersama Pemerintah Daerah dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel dalam mendukung pelaksanaan Program Aksi Stop Stunting (ASS) 2025. Tak hanya itu, pada acara ini, Gubernur Sulsel juga melaunching sejumlah program pendukung lainnya seperti Ambulans Mini ICU RSUD, Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB), serta program Sulsel Melayani Andalan Hati, yang kesemuanya dirancang untuk memperkuat pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa. Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi Sulawesi Selatan dalam upaya kolektif mencegah dan mengurangi angka stunting. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat desa, diharapkan generasi masa depan tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.

News

Launching Aksi Stop Stunting (ASS)

News

Perubahan Anggaran Palopo: Pendapatan dan Belanja Menurun di APBD-P 2025

News

Kursi “Panas” Bernilai Rp3 Miliar: Mengintip Pundi-Pundi Rupiah di Balik Lowongnya Posisi RMS

Morowali

Rachmansyah-Harsono Gratiskan Seragam Sekolah PAUD Sampai SMA
Pelantikan Lulusan SMK Pelayaran Samudera Nusantara Utama Palopo

News

Pelantikan Lulusan SMK Pelayaran Samudera Nusantara Utama Palopo

News

Baso Akhmad Didaulat Jadi Penasihat SMSI Palopo: Perpaduan Pengalaman Pers dan Pemerintahan