Home / News

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:16 WIB

Datu Luwu Sampaikan Pesan Haru: “Semoga Provinsi Luwu Raya Terwujud Sebelum Aku Wafat”

PALOPO – Sebuah pesan penuh makna dari Yang Mulia (YM) Datu Luwu XL, H. Andi Maradang Mackulau, S.H., kini menjadi sorotan publik.
Melalui baliho besar yang terpasang di salah satu sudut jalan utama, pemimpin adat Kedatuan Luwu tersebut menyampaikan pesan menyentuh terkait aspirasi pembentukan Provinsi Luwu Raya.
​Dalam baliho tersebut, Datu Luwu yang akrab dengan sapaan Opu To Bau, tampil mengenakan pakaian adat kebesaran. Pesan yang tertulis bukan sekadar imbauan biasa, melainkan sebuah wasiat dan harapan besar bagi seluruh masyarakat di Tana Luwu.
“Wahai anak cucu dan rakyatku, berjuanglah dengan ikhlas dan berkeadaban. Semoga janji revolusi, Provinsi Luwu Raya terwujud sebelum aku wafat,” tulis kutipan dalam baliho tersebut.
​Simbol Perjuangan dan Urgensi Daerah
​Pesan ini dinilai sebagai bentuk penegasan kembali atas perjuangan panjang masyarakat di empat wilayah (Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur) untuk mekar menjadi provinsi sendiri, terpisah dari Sulawesi Selatan.
Penggunaan kalimat “sebelum aku wafat” memberikan kesan urgensi yang mendalam. Hal ini mencerminkan dedikasi sang Datu yang ingin melihat tanah kelahirannya mencapai kemandirian administratif sebagai bentuk pemenuhan janji sejarah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.
​Kehadiran pesan ini memicu berbagai reaksi dari warga net dan masyarakat Tana Luwu .
Banyak yang menganggap pernyataan ini sebagai “panggilan moral” bagi para tokoh politik dan pemangku kepentingan di tingkat pusat untuk segera mencabut moratorium pemekaran daerah, khusus bagi wilayah Luwu Raya yang secara historis dan potensi ekonomi dianggap sudah sangat layak.
​Sejarah mencatat bahwa Luwu memiliki andil besar dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Aspirasi menjadi provinsi ini sering disebut sebagai “janji revolusi” yang hingga kini masih diperjuangkan oleh berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah setempat.
Hingga berita ini diturunkan, dukungan terhadap pesan Datu Luwu XL terus mengalir di media sosial, menghidupkan kembali semangat kolektif masyarakat Wija To Luwu untuk terus mengawal cita-cita terbentuknya Provinsi Luwu Raya.(***)

Share :

Baca Juga

News

Perkuat Penegakan HAM, Bupati Luwu Utara Terima Kunjungan Kakanwil KemenHAM Sulsel

News

Apel Resik Bersih-Bersih TPI

News

Kasus Ambulans Desa: Publik Desak Kejari Luwu Timur Ungkap Tersangka

News

GPM Serentak Se-Sulsel

News

Bermain Konsisten, Kadis Dukcapil Luwu Utara Jagokan Argentina Back To Back Piala Dunia 2026

News

Nama Dicatut dalam Proyek 26 Ambulans Luwu Timur, Armin Jafar: Tanda Tangan Saya Dipalsukan!

News

TPP ASN di Dua RS Pemkot Palopo Menunggak 6 Bulan, Tenaga Kesehatan Merasa Terabaikan

News

Isu Pergantian Sekda Memanas: Tiga Nama Mencuat sebagai Calon Kuat