Home / News

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:42 WIB

Inovatif, Program PELITA Masmindo Terapkan Metode Belajar Menyenangkan bagi Siswa

LATIMOJONG – PT Masmindo Dwi Area (MDA) memperkenalkan pendekatan baru dalam dunia pendidikan di Luwu melalui program PELITA.

Program ini dirancang untuk mengubah persepsi belajar menjadi aktivitas yang lebih menyenangkan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.

​Pihak manajemen MDA menjelaskan bahwa pendekatan belajar dalam PELITA diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih dekat dengan keseharian siswa, sehingga mereka tidak merasa terbebani oleh kurikulum formal semata.

Baca juga  Lapas Palopo Diterpa Isu Pengendalian Narkoba, Kalapas Tegaskan Itu Fitnah dan Asumsi Liar

​”Kami ingin anak-anak bisa belajar dengan cara yang lebih menyenangkan. Dari situ biasanya muncul keberanian, rasa ingin tahu, dan semangat untuk terus berkembang,” tulis keterangan resmi MDA.

Baca juga  Bupati dan Wakil Bupati Luwu Tinjau Progres Awak Mas Project PT MDA

​Program PELITA ini menyasar sekolah-sekolah di sekitar wilayah operasional perusahaan di Kecamatan Latimojong. Dengan memicu rasa ingin tahu siswa sejak dini, MDA berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki mentalitas pembelajar yang berani berinovasi.(***)

Editor : aBa

Sumber :rilis masmindo

Share :

Baca Juga

News

Memahami Perbedaan Karakteristik Bidang dan UPT Perangkat Daerah dalam Pemberitaan

News

Selamat Atas Pelantikan Pj. Sekda Kota Palopo
MAKASSAR-- Pj. Wali Kota Palopo Drs. H. Firmanza DP., SH., M. Si didampingi Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palopo, Ny. Hj. Isnada Firmanza menghadiri Launching Aksi Stop Stunting (ASS) di Aula Asta Cita Rujab Gubernur Sulawesi Selatan, Jl. Sungai Tangka No.31,Makassar Jumat, 25 Juli 2025. Selain itu, juga dilaunching Program Pendampingan Gizi di 504 Desa Lokus Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025 serta dirangkaikan dengan Penandatanganan MoU Komitmen Pemerintah Daerah 24 Kab/Kota Dalam Mendukung Pelaksanaan Program Aksi Stop Stunting (ASS) 2025. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan A. Sudirman Sulaiman, S.T. yang dihadiri oleh seluruh Kabupaten/ Kota se-Sulsel. Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan komitmen kolektif dalam menangani masalah stunting, yang kini telah menjadi persoalan nasional. “Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Butuh kerja sama dari semua pihak, terutama peran aktif desa dan PKK sebagai garda terdepan,” tegasnya. Sebagai wujud komitmen nyata, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU komitmen bersama Pemerintah Daerah dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel dalam mendukung pelaksanaan Program Aksi Stop Stunting (ASS) 2025. Tak hanya itu, pada acara ini, Gubernur Sulsel juga melaunching sejumlah program pendukung lainnya seperti Ambulans Mini ICU RSUD, Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB), serta program Sulsel Melayani Andalan Hati, yang kesemuanya dirancang untuk memperkuat pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa. Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi Sulawesi Selatan dalam upaya kolektif mencegah dan mengurangi angka stunting. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat desa, diharapkan generasi masa depan tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.

News

Launching Aksi Stop Stunting (ASS)

News

Sekda Sulsel Akui Luwu Raya “Jantung” yang Sulit Dilepas

News

Jejak Cagub Sulteng 2024, Rusdy Mastura, Ahmad Ali, hingga Anwar Hafid: ‘Luar Biasa!’

News

Nama Dicatut dalam Proyek 26 Ambulans Luwu Timur, Armin Jafar: Tanda Tangan Saya Dipalsukan!

News

Praktisi Hukum Pertanyakan SOP Polisi Membakar Barang di Lokasi Dugaan Tambang Emas Ilegal

News

Kontes Perahu Bala-bala Polres Palopo 2024