Home / News

Kamis, 29 Januari 2026 - 08:11 WIB

Lumpuh 5 Hari, Blokade Trans Sulawesi di Luwu Akhirnya Dibuka Pasca Mediasi Mabes Polri

​LUWU – Jalur Trans Sulawesi di Desa Marabuana, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, kini kembali normal. Aliansi Wija to Luwu resmi membuka blokade jalan pada Selasa (27/1/2026) setelah menutup akses utama tersebut selama lima hari berturut-turut sejak Jumat pekan lalu.

Aksi yang dikenal dengan istilah “Revolusi Senso” ini sebelumnya dilakukan massa dengan menebang pohon ke badan jalan. Langkah ekstrem ini diambil sebagai bentuk desakan agar pemerintah pusat segera mempercepat pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), yakni Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah.
Pendekatan Persuasif Mabes Polri
​Titik terang tercapai setelah Direktur Bidang Politik Mabes Polri, Brigjen Pol Dwi Suryo Cahyono, turun langsung ke lapangan. Menariknya, jenderal

Baca juga  Sidak IPAL Puskesmas Ponrang dan Ponrang Selatan: Tindak Lanjut Janji Komisi I DPRD Luwu Saat Reses

bintang satu ini memilih pendekatan yang jauh dari kesan kaku.
​Gaya Santai: Datang tanpa seragam dinas (berpakaian preman).

​Negosiasi Cepat: Melakukan dialog intim selama kurang lebih 30 menit bersama koordinator lapangan dan tokoh aliansi.
​Kesepakatan dan Jalur Advokasi

Hasil dari perundingan tersebut membuahkan kesepakatan bahwa massa akan menghentikan aksi blokade dan beralih ke jalur konstitusional.
Beberapa poin penting yang disepakati meliputi:

Advokasi Berjenjang: Perjuangan pemekaran akan dilanjutkan melalui jalur advokasi ke tingkat Pemerintah Provinsi hingga Pusat.
​Anggaran CDOB: Aliansi menuntut alokasi anggaran pembangunan khusus untuk persiapan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) di wilaya

Baca juga  Evaluasi Triwulan I dan II, Pemkab Morowali Komitmen Percepat Kinerja dan Penyerapan Anggaran

Walenrang-Lamasi (Walmas).
​Fasilitasi Pertemuan: Brigjen Pol Dwi Suryo menjamin akan menjembatani pertemuan antara perwakilan aliansi dengan para kepala daerah se-Luwu Raya dalam waktu dekat.

​Dengan dibukanya jalur ini, arus logistik dan transportasi yang sempat tersendat selama hampir sepekan kini mulai mengalir kembali.
Meski blokade dibuka, pihak Aliansi menegaskan akan terus mengawal janji pemerintah terkait pemekaran wilayah yang telah lama dinantikan masyarakat Luwu.(***)

Share :

Baca Juga

News

Praktik Pungutan Liar Pembelian Solar Subsidi di SPBU Lare-lare Dikeluhkan Sopir Truk

News

Sertifikat PKA Syarat Wajib Pejabat Struktural, BKPSDM Luwu Diduga Tabrak Aturan Sendiri Demi Loloskan Calon Tanpa Diklat

News

Wisata Luwu Utara Menuju Era Digital Kini Dirancang: Bayar Retribusi Tinggal Scan QRIS!
Rakor Pengendalian Inflasi Dan KLB Polio

News

Rakor Pengendalian Inflasi Dan KLB Polio

News

Mudahkan Urusan Perpajakan, Kantor Konsultan Pajak Kini Hadir di Masamba

News

Pemkot Palopo Siapkan Rp 22 Miliar untuk THR ASN, Cair Awal Ramadan 1447 H

News

Imam Darmawan Makkawaru, S.STP., MM., Sosok di Balik Modernisasi Tata Kelola Aset Kota Palopo

News

Kasiturusanna Warga Toraja Siap All Out Menangkan FKJ-NUR di Pilwalkot Palopo