Home / Uncategorized

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:13 WIB

Magnet dari Tana Luwu: Saat Kedokteran UMB Palopo Menjadi “Primadona” di Hotel Claro

MAKASSAR – Riuh rendah suara ratusan pelajar SMA memenuhi Grand Ballroom Hotel Claro, Makassar.

Di tengah deretan stand kampus yang berjejer dalam ajang Pameran Pendidikan dan Inovasi LLDIKTI Wilayah IX ke-17, ada satu sudut yang tak pernah sepi dari kerumunan.

​Stand itu milik Universitas Mega Buana (UMB) Palopo. Sejak hari pertama, lokasi ini seolah memiliki magnet tersendiri bagi para siswa asal Makassar, Gowa, hingga Maros yang sedang berburu masa depan.

​Menjawab Mimpi Menjadi Dokter
​Bukan tanpa alasan UMB Palopo diserbu pengunjung. Bagi banyak pelajar di Sulawesi Selatan, menjadi dokter adalah impian besar, dan UMB Palopo hadir membawa solusi konkret.

​“Hampir setiap hari, pertanyaan yang kami terima selalu bermuara pada dua prodi: Kedokteran dan Kedokteran Gigi,” ungkap Suwandi, S.KM., MPH, Wakil Rektor III UMB Palopo, di tengah kesibukannya melayani pengunjung, Rabu (28/1).

Baca juga  Bupati Morowali Iksan, Pimpin Upacara Hari Bakti PU ke-80

​Kehadiran prodi ini memang menjadi catatan sejarah. UMB Palopo merupakan perguruan tinggi pertama di luar Kota Makassar yang dipercaya menyelenggarakan pendidikan Kedokteran dan Kedokteran Gigi.

Tak heran, banyak orang tua dan siswa yang penasaran dengan kualitas dan fasilitas yang ditawarkan.

​Fasilitas Lengkap dan Akreditasi “Baik Sekali”
​Di balik meja informasi, tim promosi dengan sigap membagikan brosur dan cinderamata.

Namun, yang paling meyakinkan pengunjung bukanlah sekadar suvenir, melainkan bukti nyata kualitas institusi.
​UMB Palopo datang ke pameran ini dengan membawa rapor mentereng:
​Akreditasi Institusi “Baik Sekali”: Menjadi yang pertama di wilayah Tana Luwu dan Tana Toraja yang meraih predikat ini dari BAN-PT.

​Rumah Sakit Sendiri: Mahasiswa kedokteran tidak perlu bingung mencari tempat praktik, karena kampus ini memiliki fasilitas rumah sakit mandiri untuk mengasah kemampuan klinis.

​Jejaring Luas: Mulai dari kerja sama regional hingga internasional, menjamin lulusannya memiliki daya saing tinggi setelah menyandang gelar sarjana.

Baca juga  Peringati Hari Ibu ke-97, Wabup Morowali Iriane Iliyas Lepas Peserta Jalan Santai

​Lebih dari Sekadar Kedokteran
​Meski kedokteran menjadi bintang utama, UMB Palopo juga menunjukkan taringnya di bidang lain.

Bagi mereka yang mengincar gelar master atau doktor, universitas ini memperkenalkan Program Magister (S2) Kesehatan Masyarakat, S2 Ilmu Hukum, hingga Program Doktor (S3) Kesehatan Masyarakat.

​Pameran yang berlangsung hingga 29 Januari 2026 ini menjadi saksi bahwa pendidikan berkualitas kini tidak lagi tersentralisasi di ibu kota provinsi.

Dari “Kota Idaman” Palopo, Universitas Mega Buana membuktikan bahwa mereka siap mencetak generasi tenaga kesehatan dan profesional hukum yang unggul untuk Indonesia.

​Bagi para pelajar yang membawa brosur hari itu, stand UMB Palopo mungkin hanya sebuah persinggahan di pameran.

Namun bagi banyak orang, informasi yang mereka dapatkan adalah langkah awal menuju gerbang profesi yang selama ini mereka cita-citakan.(***)

Share :

Baca Juga

BNN Morowali Rehabilitasi Oknum Mantan Kades Terjerat Kasus Sabu

Uncategorized

BNN Morowali Rehabilitasi Oknum Mantan Kades Terjerat Kasus Sabu

Uncategorized

Jemaah Haji Morowali Dapat Dukungan Dana dari Bupati

Uncategorized

Tutup Bimbel Casis TNI/Polri dan Sekolah Kedinasan, Bupati Lutra: Investasi Terbesar adalah Generasi Muda

Uncategorized

Dirgahayu Kabupaten Luwu Utara ke-27

Uncategorized

Jangan Sampai Sekadar Ganti Status, Sejahtera Harus Jadi Fokus Utama

Uncategorized

Wakil Bupati Morowali Lanjutkan Kunker ke Kantor Fraksi Golkar RI Usai Temui Kementerian Perhubungan

Uncategorized

Kafilah Sulteng, diwakili Kabupaten Morowali Tampil Memukau di Pawai Mobil Hias STQH Nasional XXVIII di Kota Kendari

Uncategorized

Kapolres Morowali Pimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79