Home / Uncategorized

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:42 WIB

Mengunci Rantai Integritas dari Hamarong Anas hingga Yahya Djabal Tira

Pewaris Darah Literasi:

​Oleh: baso akhmad

​Di sebuah sudut Warkop Abah yang tenang, kepulan uap kopi menjadi saksi bisu pertemuan dua pria berbaju gelap. Di satu sisi meja, Lukman Hamarong duduk dengan kacamata bingkai hitamnya, sementara di depannya, Abd Kahar tampak santai namun sigap.

​Bagi mata awam, mereka mungkin hanya dua kawan yang sedang melepas penat. Namun bagi saya, melihat mereka adalah seperti memutar kembali rol film memori puluhan tahun silam.

Dua wajah ini bukan sekadar sahabat; mereka adalah representasi hidup dari dua mentor besar yang membentuk jati diri saya sebagai seorang abdi negara dan pemburu berita.

​Gema Baruga Ratona dan Layar Tancap

​Ingatan saya melompat ke masa-masa di Departemen Penerangan (Deppen) RI. Kala itu, nama Hamarong Anas adalah jaminan mutu bagi dunia penerangan di Luwu. Sebagai Kepala Seksi Koordinasi Media Penerangan (Kormedpen), beliau adalah sosok di balik layar yang memastikan warga desa bisa menikmati hiburan edukatif melalui layar tancap.

​Beliau bukan sekadar pejabat; beliau adalah seorang seniman. Saya masih ingat betul getaran panggung saat sandiwara fenomenal “Baruga Ratona” dipentaskan di bawah arahannya. Dari Pak Hamarong-lah, saya yang saat itu masih berstatus CPNS lulusan Stadion Mattoanging, belajar tentang struktur dasar komunikasi: 5W + 1H. Beliau mengajarkan bahwa informasi bukan sekadar data, tapi sebuah seni menyampaikan pesan.

Baca juga  Informasi Gangguan Layanan Distribusi Air

​Pena Tajam Sang Senior

​Jika Pak Hamarong adalah guru dalam struktur, maka ayahanda Abd Kahar, Yahya Djabal Tira, adalah guru saya di “lapangan”. Sebagai wartawan senior Harian Fajar, Pak Yahya adalah sosok yang memperkenalkan saya pada tajamnya pena investigasi.

​Di zaman itu, batas antara menjadi PNS dan wartawan sangatlah cair selama mendapat izin pimpinan.

Berkat bimbingan Pak Yahya, saya belajar bahwa berita bukan hanya apa yang tampak di permukaan, tapi apa yang tersembunyi di baliknya. Beliau mengajari saya cara mencium aroma kasus dan menyusun reportase yang bernyawa—sebuah nilai yang kini kian langka di tengah gempuran informasi instan.

​Satu Meja, Dua Generasi

​Kini, waktu telah bergulir. Departemen Penerangan sudah bubar dan lahir lagi dengan berganti nama, dan mesin tik manual telah digantikan oleh laptop yang terbuka di depan Lukman dan Kahar. Namun, ada satu hal yang tidak berubah: persahabatan yang melintasi zaman.

Baca juga  Reses di Kecamatan Bara, Anggota DPRD Kota Palopo, Aris Munandar SH, menyoroti Soal Ini

​Ada rasa haru yang sulit dilukiskan saat menyadari bahwa saya kini bersahabat dengan anak-anak dari para mentor saya. Melihat Lukman dan Kahar seperti melihat “titipan” semangat dari ayah-ayah mereka yang luar biasa.

Jika dulu saya menimba ilmu dari ayah mereka tentang bagaimana menggerakkan masyarakat dan menulis berita, kini saya duduk bersama anak-anak mereka sebagai rekan seperjuangan.

​Dari foto di warkop Abah yang melintas di laman FB , saya menyadari bahwa warisan terbaik seorang ayah bukanlah harta, melainkan nilai-nilai dan nama baik yang membuat orang lain tetap ingin menyambung tali silaturahmi dengan anak-cucunya.

Lukman dan Kahar mungkin tidak sedang menyutradarai drama Baruga Ratona atau menulis headline untuk Harian Fajar hari ini, namun dalam setiap diskusi kami, aroma kecerdasan dan integritas ayah mereka tetap terasa nyata. Nyala api literasi itu tidak padam; ia hanya berpindah tangan, menjaga terang di tengah riuh rendah dunia yang terus berubah.(***)

Share :

Baca Juga

Peluncuran Nasional 80.081 Koperasi Merah Putih

Uncategorized

Peluncuran Nasional 80.081 Koperasi Merah Putih

Uncategorized

Proses Rekruitmen Penyelenggara Disoal

Uncategorized

Morowali Matangkan Persiapan, Siap Sukseskan PORPROV X Sulawesi Tengah 2026

Uncategorized

Menanti ‘Tangan Emas’ Investor Pantai Labombo dari Kawasan Dugem ke Destinasi Keluarga yang Terbengkalai

Uncategorized

Bangkit dari Kevakuman, BUMDes Sejahtera Sidomakmur Sukses Panen Perdana 3 Ton Ikan Nila

Uncategorized

Gubernur Wajibkan ASN Beli Beras Bulog, Pastikan Serapan dan Stabilitas Harga

Uncategorized

Wabup Iriane Iliyas Resmi Buka Rakernis Perikanan Tangkap dan Rembuk Nelayan

Uncategorized

Matangkan Program Kerja, Kepala Disporapar Luwu Utara Gelar Rapat Internal Antarbidang