Reporter pamornews : Muhammad Fajar Al Mandary

BALIKPAPAN – Sore yang tenang di Kota Beriman berubah mencekam pada Rabu (7/1/2026). Sekitar pukul 16.30 WITA, langit Balikpapan tiba-tiba menggelap, diselimuti mendung tebal yang membawa pesan bahaya.
Tak lama berselang, hujan deras yang disertai angin kencang menerjang, meninggalkan jejak kerusakan di sejumlah titik kota.
Di kawasan Balikpapan Permai (BP), rekaman video warga menangkap momen dramatis saat angin kencang mengombang-ambingkan apa saja di jalurnya.
Payung-payung pedagang kaki lima yang biasanya kokoh berdiri, tampak beterbangan dan roboh diterjang gusty (hembusan angin mendadak).
Kondisi lebih parah terjadi di Jalan Marsma R. Iswahyudi. Sebuah pohon berukuran besar tumbang tepat di depan Masjid Mikrojul, kawasan Gunung Bakaran.
Batang raksasa itu melintang, menutup akses utama jalan dan menindih kabel udara, menciptakan situasi yang membahayakan bagi para pengguna jalan.
”Pohonnya tiba-tiba tumbang saat hujan sangat deras. Jalan langsung tertutup total oleh batang dan rantingnya,” ujar salah satu warga yang menyaksikan kejadian tersebut dengan raut cemas.
Data BMKG: Angin Mencapai 36 Knot
Bukan tanpa alasan kerusakan ini terjadi. Berdasarkan data dari BMKG Balikpapan, kecepatan angin saat kejadian tercatat berada di kisaran 10 hingga 36 knot.
Kekuatan angin inilah yang disinyalir menyebabkan atap rumah warga di kawasan DAM, Jalan Pramuka, terlepas dan menimpa bangunan di sekitarnya.
Respon Cepat BPBD. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Usman Ali, bergerak cepat mengoordinasi personel di lapangan. Ia mengonfirmasi bahwa setidaknya ada tiga titik utama pohon tumbang yang harus segera dievakuasi agar mobilitas warga kembali normal.
Update Titik Kejadian:
Kawasan DAM: Kerusakan atap rumah dan gangguan kabel listrik.
Meski cuaca ekstrim memicu genangan di beberapa ruas jalan protokol seperti Jalan MT Haryono (depan Simpang Beller), Usman memastikan kondisi air tetap terkendali.
“Untuk banjir aman, hanya tergenang setinggi mata kaki,” jelasnya.
Penanganan dan Kondisi Terkini
Hingga Rabu sore, petugas BPBD bersama warga bahu-membahu memotong dahan pohon menggunakan gergaji mesin.
Beruntung, meski kerugian material menghantui, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.
Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat intensitas hujan ringan masih berlangsung hingga petang, dan potensi pohon tumbang masih menghantui saat cuaca tak menentu.(***)










