Home / Uncategorized

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:42 WIB

DARI PENEGAK PERDA KE GARDA TERDEPAN BENCANA: PROFIL ANDI FARID BASO RACHIM

PALOPO – Peta birokrasi di lingkup Pemerintah Kota Palopo kembali bergulir. Salah satu rotasi yang paling mencuri perhatian adalah penunjukan Andi Farid Baso Rachim sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo, setelah sebelumnya sukses menakhodai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

​Langkah ini dipandang bukan sekadar mutasi rutin, melainkan upaya strategis Pemerintah Kota dalam memperkuat manajemen krisis di wilayah yang memiliki kerawanan bencana cukup tinggi.

​Rekam Jejak: “Sosok Tegas yang Humanis

​Selama menjabat sebagai Kasatpol PP, Andi Farid dikenal sebagai sosok yang disiplin dan tak kompromi dalam urusan penegakan Peraturan Daerah (Perda).

Di bawah kepemimpinannya:

​Penertiban Aset: Andi Farid aktif mengawal pengamanan aset-aset milik Pemkot Palopo.

Baca juga  Pengusaha-Penguasa: Gurita Bisnis Haji Isam Ekspansi ke Luwu Timur di Era Gubernur Andi Sudirman

​Ketertiban Umum: Menata wajah kota dengan pendekatan yang tegas namun tetap mengedepankan komunikasi sebelum tindakan eksekusi.

​Kini, seragam cokelat Satpol PP telah berganti dengan seragam oranye khas kebencanaan.

Transisi ini menuntut Andi Farid untuk mengubah pola pikir dari law enforcement (penegakan hukum) menjadi humanitarian response (respons kemanusiaan).

​Tantangan Baru di BPBD

​Kota Palopo secara geografis memiliki tantangan besar, mulai dari risiko banjir bandang hingga tanah longsor di wilayah perbukitan.

Sebagai Kepala BPBD, Andi Farid memikul tiga tanggung jawab besar:

​Pra-Bencana: Memperkuat mitigasi dan sistem peringatan dini (early warning system).

​Tanggap Darurat: Memastikan personel dan logistik siap sedia dalam hitungan menit saat bencana terjadi.

Baca juga  Wali Kota Palopo Hj. Naili Trisal Dorong Sektor UMKM Jadi Prioritas TPKAD

​Pasca-Bencana: Mengoordinasikan rehabilitasi dan rekonstruksi secara cepat agar ekonomi warga tidak lumpuh.

​”Kepemimpinan di lapangan yang telah terasah di Satpol PP menjadi modal kuat. Di BPBD, kecepatan koordinasi adalah kunci keselamatan nyawa warga,” ungkap salah satu pengamat birokrasi lokal.

​Visi Kedepan

​Publik kini menanti gebrakan Andi Farid di BPBD. Apakah Ia akan membawa kedisiplinan ala Satpol PP ke dalam tubuh relawan bencana, ataukah akan melahirkan inovasi digital dalam pemetaan wilayah rawan bencana di Palopo?

Satu yang pasti, tugas baru ini menempatkan Ia sebagai “perisai” kota dalam menghadapi ketidakpastian alam.(***)

foto:ilustrasi

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Kurban 5 Ekor Sapi, FKJ: Semoga Semua Masyarakat Dapatkan Berkah Idul Adha

Uncategorized

Halalbihalal Pemda Luwu Utara: Menenun Benang Silaturahmi yang Sempat Terurai

Uncategorized

Tatap Muka Bersama Jurnalis, Kasi Humas Polres Morowali Paparkan pesan Kapolres Pentingnya Menjaga Investasi

Uncategorized

Wakil Walikota Ahmad Syarifuddin ‘Berlabuh’ ke Demokrat

Uncategorized

Dampak Polusi Industri Nikel Morowali

Uncategorized

BPN Luwu Jelaskan Alur Pengurusan Roya: Kini Berbasis Elektronik dan Lebih Terukur

Uncategorized

Strategi “Jemput Bola” Ala Bupati Sukses Datangkan 80,96% Anggaran Pusat untuk Pembangunan Jalan Luwu Utara

Uncategorized

Kapolres Pastikan PelantikanPAW Anggota DPRD Morowali Aman dan Kondusif