LUWU UTARA – Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (DP2KUKM) Kabupaten Luwu Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Optimalisasi dan
Peningkatan Pengelolaan Pasar Rakyat pada Senin, 9 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk merumuskan strategi baru dalam mengelola pusat ekonomi masyarakat. Fokus utamanya adalah memperkuat sinergi antar-stakeholder guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih prima.
Menuju Pasar yang Modern dan Akuntabel
Rakor yang dibuka langsung oleh Kepala DP2KUKM, Akram Risa, ini tidak hanya sekadar pertemuan rutin, melainkan forum evaluasi mendalam. Pemerintah daerah bertekad mengubah wajah pasar rakyat di Luwu Utara agar menjadi lebih modern, bersih, dan transparan dalam pengelolaannya.
Rakor yang dibuka langsung oleh Kepala DP2KUKM, Akram Risa, ini tidak hanya sekadar pertemuan rutin, melainkan forum evaluasi mendalam. Pemerintah daerah bertekad mengubah wajah pasar rakyat di Luwu Utara agar menjadi lebih modern, bersih, dan transparan dalam pengelolaannya.
Dalam arahannya, Akram Risa menekankan pentingnya peningkatan standar di berbagai lini. “Kita ingin merumuskan langkah konkret untuk memperbaiki sarana dan prasarana, menjaga ketertiban dan kebersihan, hingga membenahi sistem distribusi melalui koordinasi yang lebih solid,” jelasnya.
Sinergi sebagai Kunci Kesejahteraan
Sinergi sebagai Kunci Kesejahteraan
Mantan Asisten I Setda Luwu Utara ini menambahkan bahwa pasar rakyat memiliki peran vital dalam menopang ekonomi daerah. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, pengelola pasar, dan pelaku distribusi menjadi harga mati.
”Melalui sinergi yang kuat, kita berharap pasar rakyat tidak hanya sekadar tempat jual beli, tetapi menjadi ekosistem ekonomi yang tertata dan berdaya saing tinggi,” tambah Akram.
Poin Utama Fokus Rakor:
Sarana & Prasarana: Revitalisasi fasilitas fisik pasar agar lebih nyaman.
Ketertiban & Kebersihan: Menciptakan lingkungan pasar yang higienis bagi pengunjung.
Ketertiban & Kebersihan: Menciptakan lingkungan pasar yang higienis bagi pengunjung.
Sistem Distribusi: Memastikan alur barang berjalan lancar dan efisien.
Pemberdayaan Ekonomi: Mendorong peningkatan kesejahteraan bagi para pedagang lokal.
Pemberdayaan Ekonomi: Mendorong peningkatan kesejahteraan bagi para pedagang lokal.
Rakor ini diakhiri dengan diskusi interaktif untuk membedah kendala teknis di lapangan. Dengan adanya langkah pembenahan ini, diharapkan pasar rakyat di Luwu Utara mampu memberikan manfaat nyata yang berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat. (LHr)











