Home / Uncategorized

Sabtu, 9 Mei 2026 - 03:04 WIB

Kenakan Pakaian Adat Rongkong saat Pantau Ujian Berbasis Android, Kepala MTs DDI Masamba Curi Perhatian

Luwu Utara — Suasana Ujian Madrasah Berbasis Android di Madrasah Tsanawiah (MTs) DDI Masamba tampak berbeda dan menarik perhatian.Kepala MTs DDI Masamba, Muhammad Zuljalali, S.Pd.I., hadir memantau jalannya ujian dengan mengenakan pakaian khas adat Rongkong yang mencerminkan kecintaan terhadap budaya lokal, sekaligus memberi semangat kepada para peserta ujian.

Kehadiran Zuljalali dengan pakaian adat Rongkong memberikan nuansa khas budaya daerah di tengah pelaksanaan ujian berbasis teknologi modern.
Sekaligus perpaduan antara pelestarian budaya dan kemajuan digital yang menjadi simbol bahwa pendidikan dapat berjalan selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal.

Baca juga  Kabar Gembira! Listrik di Tiga Kecamatan Morowali Akan Normal 28 Maret

Dalam pemantauannya, Zuljalali meninjau setiap ruang ujian untuk memastikan pelaksanaan ujian berlangsung lancar, tertib, dan sesuai prosedur.
Zul, begitu ia akrab disapa, juga menyempatkan memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap percaya diri, jujur, dan fokus dalam mengerjakan soal.

“Teknologi penting untuk kemajuan pendidikan. Namun, budaya daerah juga harus tetap dijaga dan dilestarikan,” terang Zuljalali.

“Melalui momen ini, kita ingin menunjukkan bahwa madrasah mampu memadukan modernisasi dengan identitas budaya lokal,” sambungnya.

Baca juga  Wabup Iriane Iliyas Resmi Buka Orientasi PPPK 2025, Tekankan ASN Fokus Tingkatkan Kompetensi

Para guru dan siswa menyambut positif penampilan berbeda Kepala MTs DDI Masamba tersebut. Selain memberikan semangat baru, penggunaan pakaian adat Rongkong juga menjadi bentuk apresiasi terhadap warisan budaya daerah yang patut dibanggakan.

Pelaksanaan Ujian Madrasah Berbasis Android di MTs DDI Masamba sendiri berlangsung dengan baik berkat dukungan panitia, pengawas, dan kesiapan fasilitas teknologi yang memadai.

Diharapkan kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan berbasis digital, tetapi juga menanamkan rasa cinta terhadap budaya lokal kepada seluruh peserta didik. (Hasdir Anwar/LHr)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Perempuan Indonesia Maju Palopo Resmi Dilantik, Siap Bersinergi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Uncategorized

Menag Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, dianugerahi Gelar Adat oleh Kedatuan Luwu

Uncategorized

Sektor Pariwisata Luwu Utara Bergairah: 9.965 Wisatawan Padati Objek Wisata Selama Sepekan Libur Lebaran

Uncategorized

Dukung Penjaringan Atlet Daerah, Kadisporapar Lutra Buka Turnamen Bola Voli Putri di Desa Lampuawa

Uncategorized

Jejak Kasubag Luwu yang Berakhir di Kursi Gubernur Sulawesi Tengah

Uncategorized

Klarifikasi BKAD Sulsel: Lahan YON TP 872 Andi Djemma Bukan Hibah, Melainkan Tanah Hasil Pembebasan Sejak 1977

Uncategorized

Pasca-Mutasi: Dari Asmuradi Budi Hingga Samsil Masih “Bengkalai”

Uncategorized

Sinergi BUMN: PELNI Berangkatkan 1.230 Pemudik Gratis dari Balikpapan ke Surabaya