Home / KALIMANTAN TIMUR / Kutai Timur

Jumat, 29 November 2024 - 08:46 WIB

Kutim Prioritaskan Ketangguhan Daerah dengan Peluncuran RPB 2025-2029

BALIKPAPAN – Mengantisipasi ancaman bencana yang semakin kompleks, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meluncurkan Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) 2025-2029 sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketangguhan daerah.

Acara peluncuran yang berlangsung di Ballroom Hotel Gran Senyiur, Jumat (29/11/2024), dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kutim, Poniso Suryo Renggono, serta perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Poniso menekankan bahwa dokumen RPB ini dirancang untuk menghadapi beragam potensi bencana di Kutim, seperti banjir, tanah longsor, hingga kebakaran hutan. “Dokumen ini bukan hanya peta risiko, tetapi juga panduan mitigasi, tanggap darurat, dan pemulihan. Tujuannya adalah membangun Kutai Timur yang lebih tangguh dan siap menghadapi bencana secara sistematis,” ujar Poniso.

Baca juga  Pemkab Kutai Timur Perluas Akses Pendidikan dengan Pembangunan 11 Sekolah Baru

Menurutnya, keberhasilan mitigasi bencana tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga kolaborasi lintas sektor yang melibatkan perangkat daerah, BUMD, dan organisasi masyarakat. “Peran aktif semua pihak sangat dibutuhkan untuk memperkuat koordinasi dan gotong royong demi menciptakan daerah yang lebih aman dan tangguh,” tambahnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kutim, M Idris Syam, menjelaskan bahwa penyusunan RPB ini melibatkan kajian mendalam serta 105 peserta dari berbagai elemen masyarakat. “RPB ini mengacu pada UU No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan bertujuan meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan lintas sektor,” kata Idris.

Baca juga  Pemkab Kutim Usulkan Tambahan Penghasilan untuk Guru SMA/SMK

Novi Kumalasari, Analis Kebencanaan Ahli Madya BNPB, menegaskan pentingnya integrasi RPB dengan rencana pembangunan daerah. “Dokumen ini harus menjadi bagian integral dari perencanaan pembangunan untuk memastikan keberlanjutan mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana,” ujarnya.

Peluncuran RPB 2025-2029 ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Kutai Timur dalam menghadapi tantangan bencana secara lebih terstruktur dan berkelanjutan, demi melindungi masyarakat dan menciptakan masa depan yang lebih aman. (adv)

Share :

Baca Juga

KALIMANTAN TIMUR

Warga Desa Muara Bengkal Ilir Antuasias Memilih Pemimpin

KALIMANTAN TIMUR

Kutim Pastikan Distribusi Logistik Pilkada Tepat Waktu ke Wilayah Terpencil

KALIMANTAN TIMUR

Meningkatkan Kompetensi ASN Kutim Hadapi Tantangan Masa Depan melalui Bimbingan Teknis

KALIMANTAN TIMUR

Kutim Pacu Ekspansi Pisang Kepok Krecek untuk Dongkrak Ekonomi Lokal

KALIMANTAN TIMUR

Pemkab Kutai Timur Kolaborasi Antar Instansi Tangani ODGJ

KALIMANTAN TIMUR

Kolaborasi dan Inovasi Jadi Kunci, Mendes PDT dan Bupati Kutim Puji Potensi Desa Tepian Langsat

KALIMANTAN TIMUR

Penguatan Teknologi untuk Pencegahan Stunting di Kutai Timur

KALIMANTAN TIMUR

Kutim Perkuat Sinergi OPD untuk Pertahankan Opini WTP BPK