Home / KALIMANTAN TIMUR / Kutai Timur

Senin, 2 Desember 2024 - 09:28 WIB

Kutai Timur Jadi Pelopor Pengangkatan Honorer, Semua Tenaga Kontrak Berpeluang Jadi P3K

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur menegaskan posisinya sebagai pelopor dalam pengangkatan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Komitmen ini memberikan jaminan kerja bagi ribuan tenaga kontrak di wilayah tersebut.*

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyebut bahwa daerahnya menjadi satu-satunya di Indonesia yang secara terbuka memberikan peluang kepada seluruh tenaga kontrak untuk beralih status menjadi P3K. Langkah ini dilakukan demi mencegah gelombang pengangguran yang bisa terjadi akibat kebijakan penghapusan tenaga honorer.

“Hanya Kutai Timur yang membuka kesempatan penuh bagi semua tenaga kontrak. Di daerah lain, dari 12 ribu tenaga kontrak, misalnya, hanya 2.000 yang diangkat menjadi P3K. Artinya, 10 ribu lainnya terancam kehilangan pekerjaan,” ungkap Ardiansyah.

Baca juga  IPPAT Kutai Timur Resmi Berdiri, Siap Jadi Mitra Strategis Pemkab dalam Pengelolaan Pertanahan

Ardiansyah menegaskan, kesiapan Kutai Timur dalam menjalankan kebijakan ini tidak terlepas dari dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sejak aturan P3K diterbitkan, Pemkab Kutai Timur langsung menetapkan kebijakan untuk mengangkat semua tenaga honorer.

“Kami sudah memperhitungkan kemampuan APBD dan memastikan gaji P3K sepenuhnya ditanggung. Ini adalah bukti komitmen kami untuk menjaga kesejahteraan tenaga honorer,” jelasnya.

Baca juga  Pemkab Kutim Tingkatkan Anggaran BOSDA untuk Pendidikan Lebih Berkualitas

Pemkab Kutai Timur juga memastikan proses seleksi P3K akan berlangsung secara adil, dengan memberikan peluang yang sama bagi seluruh tenaga honorer. Diharapkan, kebijakan ini mampu memberikan kepastian kerja serta meningkatkan taraf hidup mereka yang selama ini mengabdi sebagai tenaga kontrak di daerah tersebut.

“Kami optimistis seluruh tenaga honorer bisa diangkat menjadi P3K. Ini bukan hanya soal pekerjaan, tapi juga tentang memberikan masa depan yang lebih baik,” pungkas Ardiansyah. (adv)

Share :

Baca Juga

KALIMANTAN TIMUR

Seskab Kutim Rizali Hadi Beri Contoh Partisipasi Aktif di Pilkada Serentak 2024

KALIMANTAN TIMUR

Kutim Targetkan Status “Informatif” dalam Keterbukaan Informasi Publik

KALIMANTAN TIMUR

Disdikbud Kutim Prioritaskan 7 Program Utama di 2024 untuk Dukung Pendidikan Berkualitas

KALIMANTAN TIMUR

Keluarga Pioner sebagai Kunci Penguatan Sosial di Kutai Timur

KALIMANTAN TIMUR

APBD 2025 Kutim: Strategi Baru Pacu Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

KALIMANTAN TIMUR

Menghadapi Musim Pancaroba, Warga Kalimantan Timur Diingatkan Bahaya DBD

KALIMANTAN TIMUR

2025, Kutim Siap Gaungkan Gebyar Promosi Investasi

KALIMANTAN TIMUR

Dinkes Kutim Siapkan Suplemen untuk Petugas TPS dalam Menghadapi Pilkada