LUWU UTARA – Harapan masyarakat di wilayah terpencil Seko untuk menikmati akses jalan yang memadai kini mulai menunjukkan titik terang. Pembangunan infrastruktur jalan menuju wilayah tersebut terus dipacu melalui kolaborasi strategis antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Saat ini, pengerjaan jalan poros Seko yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sudah mulai berjalan. Tak hanya itu, dalam waktu dekat, pengerjaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi juga dipastikan segera dimulai.
Kolaborasi di Tengah Efisiensi
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menuntaskan persoalan aksesibilitas di Luwu Utara secara bertahap. Meskipun kondisi keuangan daerah saat ini sedang dalam tahap efisiensi, pemerintah tetap memprioritaskan pembangunan yang berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.
”Kami tetap berusaha melakukan program pembangunan daerah pada skala prioritas sesuai dengan kemampuan keuangan daerah yang ada,” ujar Gubernur Andi Sudirman di platform medsosnya.
Imbauan Bagi Warga
Sehubungan dengan dimulainya mobilitas alat berat dan pengerjaan fisik di lapangan, pemerintah memohon pengertian dari warga sekitar. Proses konstruksi kemungkinan besar akan menyebabkan hambatan lalu lintas di titik-titik tertentu.
Mohon Dukungan: Warga diharapkan mendukung kelancaran proyek demi kepentingan bersama.
Permohonan Maaf: Pemerintah memohon maaf atas ketidaknyamanan atau akses jalan yang terhambat selama masa pengerjaan berlangsung.
Dengan adanya sinergi antara pusat dan provinsi, pembangunan Jalan Seko diharapkan tidak hanya memutus isolasi wilayah, tetapi juga menjadi urat nadi baru bagi pertumbuhan ekonomi di Luwu Utara.(***)
Editor : aBa
Sumber : FB Andi Sudirman











